Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe

News

Jalin Hubungan Baik, Komisi I Terima Kunjungan Dubes Australia


					Jalin Hubungan Baik, Komisi I Terima Kunjungan Dubes Australia Perbesar

TEROPONGISTANA.COM – Hubungan bilateral antara Indonesia dengan Australia telah terjalin sejak awal kemerdekaan Indonesia. Pada saat itu, Australia merupakan salah satu negara yang mendukung kemerdekaan Indonesia. Untuk membangun hubungan dan komunikasi yang baik antar kedua negara, Ketua Komisi I DPR RI Meutya Viada Hafid memimpin pertemuan Komisi I DPR RI dengan Duta Besar Australia Peni William PMS di Gedung Nusantara I, Senayan, Jakarta, Selasa (31/5/2022).

Anggota Komisi I DPR RI Nurul Arifin yang mendampingi Meutya dalam pertemuan tersebut mengatakan bahwa pertemuan antar kedua negara tersebut membahas berbagai hal seperti mengenai kaukus perempuan parlemen, hubungan bilateral Indonesia-Australia di neraca perdagangan hingga sikap dan posisi Australia terhadap permasalahan di Papua.

“Beberapa hal yang kita bahas tadi kita dengar tentang kaukus (perempuan parlemen), kemudian juga tentang posisi mereka terhadap Papua, dan juga yang lainnya adalah tentang hubungan bilateral di neraca perdagangan. Kita ingin tahu lah sebagaimana biasanya dalam komunikasi antar dua negara begitu,” ungkapnya.

Baca juga : Waketum Golkar Bamsoet: Selamat Jalan Buya Syafii Maarif, Sang Guru Bangsa

Jalin Hubungan Baik, Komisi I Terima Kunjungan Dubes Australia

Terkait dengan isu-isu permasalahan di Papua, Nurul mengatakan bahwa Australia tidak berpihak kepada kelompok separatis tertentu dan mendukung Pemerintah Indonesia. “Ini bahasa-bahasa kenegaraan ya, saya kira memang posisinya tidak berpihak kepada separatis tertentu saja seperti itu, tapi lebih mendukung pemerintahan Indonesia dan tidak ada urusan dengan gerakan separatis tersebut,” jelasnya.

Nurul menambahkan, hubungan bilateral dan komunikasi antara Indonesia dan Australia selama ini telah berjalan dengan baik. Oleh karena itu, ia berharap hubungan kedua negara ini dapat terus terjalin dengan baik. Terlebih, kini pandemi sudah mulai berangsur normal dan letak geografis Indonesia dengan Australia yang cukup dekat.

“Sekarang mereka juga sudah mulai melakukan kembali kunjungan kunjungan wisatawan masyarakat Australia ke Bali kemudian juga membuka kembali pintunya untuk para student Indonesia di sana dan wisatawan juga,” imbuh politisi Partai Golkar ini.

Baca juga : SEGERA…!FORMASI Desak Kejagung Periksa Airlangga Hartanto

Jalin Hubungan Baik, Komisi I Terima Kunjungan Dubes Australia

Lebih lanjut, legislator daerah pemilihan (dapil) Jawa Barat I ini terkesan dengan Dubes Peni William PMS. Pasalnya, Dubes William merupakan dubes perempuan pertama Australia untuk Indonesia. Selain itu, Dubes William juga fasih berbahasa Indonesia dan pernah tinggal di Indonesia di masa kecilnya.

“Tadi kita senang karena beliau juga masa kecilnya dilalui di Indonesia kemudian ada adik-adiknya juga masih tinggal di Indonesia, jadi saya kira ini ke-Indonesiaannya cukup kuat lah, beliau juga bisa berbahasa Indonesia, pada umumnya duta besar Australia bisa berbahasa Indonesia tapi beliau kan pernah tinggal di sini di masa kecilnya,” kesan Nurul.

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

20 Desember 2025 - 11:51 WIB

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

Pamitan, Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

16 Desember 2025 - 21:51 WIB

Penyelenggaraan Haji 2025 Menjadi Tugas Terakhir Ditjen Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (Phu) Kementerian Agama. Mulai Tahun Depan, Tanggung Jawab Mengurus Haji Diemban Oleh Kementerian Haji Dan Umrah.
Trending di News