Menu

Mode Gelap
Dituduh Gelapkan Uang Masyarakat Adat, Mesak Mambraku Siap Polisikan PFM Respons PROJO: Kemenangan Jokowi Milik Rakyat, Bukan Klaim Individu SMKN 1 Rangkasbitung Diduga Pungut Biaya Kelulusan Siswa Kelas XII Pemkab Diminta Bertindak, THM Tanpa Izin Resahkan Lingkungan Panongan Gagasan Unik Hinca: Ruang Pemeriksaan Wajib Sejuk dan Indah Akhrom Saleh Dukung Kenaikan BBM Non-Subsidi, Langkah Tepat Selamatkan APBN

Internasional

DPD Desak Sekjen DPR RI Tak Persulit Media Saat Liputan di Senayan


					DPD Desak Sekjen DPR RI Tak Persulit Media Saat Liputan di Senayan Perbesar

Teropongistana.com

Jakarta – Anggota DPD RI asal Bali, Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna Mahendradatta Wedasteraputra Suyasa menyoroti beberapa wartawan yang hendak melakukan liputan di Senayan dipersulit. Kata Arya, mereka yang dipersulit tak seharusnya diperlakukan oleh pihak Kesekjenan DPR RI.

“Saya tidak setuju wartawan diharuskan setiap saat ada hasil Pcr karena naik pesawat saja sudah tidak pakai Pcr, masuk DPR RI ,MPR RI ,DPD RI adalah hak rakyat, Saya sayangkan kalo ada keputusan yang tidak selaras dengan visi dan misi parlemen yang lebih terbuka pada masyarakat.”kata Anggota DPD RI, Shri I Gusti Ngurah Arya Wadakarna Mahendradatta Wadasteraputra atau yang kerap disapa Arya, Sabtu (2/4)

Lanjut Arya, sebagai wakil rakyat di Senayan, tentu saya mendukung tentang kebebasan pers. Dukungan tersebut, kata Arya, bukan hanya untuk wartawan ibukota, tapi seluruh pekerja media di Indonesia yang ingin datang ke DPR, MPR dan DPD RI dalam melakukan peliputan berita demi kepentingan kontituen dan demi kepentingan masyarakat di daerah.

“Saya mendukung ketika ada wartawan yang harus didata dan teregistrasi serta memiliki Id-Card khusus untuk melakukan peliputan ke DPR, MPR dan DPD RI. Hal itu, untuk menghindari adanya kegiatan ilegal. Akan tetapi jangan sampai dibagian pamdal misalnya atau bagian luar mempersulit wartawan yang mau datang untuk meliput anggota dewan atau kegiatan yang sudah ada.”jelas Arya.

Arya, berharap aturan mempersulit wartawan untuk meliput selaras dengan visi keterbukaan parlemen. Kesekjenan yang ada di DPR RI tidak boleh mempersulit wartawan yang mau meliput di komplek Senayan.

“Jangan di persulit, kita sudah punya UU pers, jadi jangan terlalu banyak birokrasi nanti presepsi Parlemen yang transparan, terbuka aksesnya akan dikeluhkan oleh masyarakat.”tutur Arya.

Arya mendorong agar Sekjen DPR RI tak tutup mata dalam melihat persoalan ini, mereka tak boleh diam ketika ada keluhan dari kawan-kawan media yang akan melakukan pelitutan di DPR RI

“Saya harap dari Sekjen DPRI biisa memperbaiki diri dan menyempurnakan diri perinsipnya wartawan harus dibantu untuk melakukan peliputan dirumah rakyat.”terang Arya.

Sebelumnya beredar di media sosial terkait banyaknya media yang mengeluh terkait aturan masuk ke Senayan yang dibuat oleh Sekjen DPR RI. Dimana aturan tersebut banyak ditentang oleh anggota DPD, DPR dan banyak aktivis.

Baca Lainnya

Respons PROJO: Kemenangan Jokowi Milik Rakyat, Bukan Klaim Individu

19 April 2026 - 17:52 WIB

Respons Projo: Kemenangan Jokowi Milik Rakyat, Bukan Klaim Individu

Gagasan Unik Hinca: Ruang Pemeriksaan Wajib Sejuk dan Indah

19 April 2026 - 15:53 WIB

Gagasan Unik Hinca: Ruang Pemeriksaan Wajib Sejuk Dan Indah

Akhrom Saleh Dukung Kenaikan BBM Non-Subsidi, Langkah Tepat Selamatkan APBN

19 April 2026 - 14:57 WIB

Akhrom Saleh Dukung Kenaikan Bbm Non-Subsidi, Langkah Tepat Selamatkan Apbn
Trending di Headline