Menu

Mode Gelap
Fraksi Gerakan Indonesia Karya DPRK Raja Ampat Soroti Transportasi Daring dan Pemerataan Pembangunan dalam Paripurna LKPJ 2025 Polda Lampung Intensif Kejar Pelaku Penembakan Bripka Arya Supena, Penyekatan Diperketat di Sejumlah Wilayah Kunjungan Kajati Jabar ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil dan Dekat Masyarakat Siswi SMA di Palembang Hilang Usai Pamit Temui Teman, Keluarga Lapor ke Polisi Selesaikan Masalah Dana, Kadin Banten Siap Talangi dan Tempuh Hukum Jika Perlu Di Tengah Reruntuhan Atap, Babinsa Hadir Bawa Ketenangan bagi Warga Sukaratu

Daerah

CBA Dorong Kejari Jaksel Menyusuri Jejak Donald Wihardja dan Pandu Sjahrir


					Keterangan foto : Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, Kamis (31/7/2025) Perbesar

Keterangan foto : Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, Kamis (31/7/2025)

Teropongistana.com Jakarta – Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) resmi menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) terkait investasi yang dilakukan oleh PT Metra Digital Investama (MDI Ventures) dan PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures) ke PT Tani Group Indonesia (Tanihub) pada periode 2019–2023.

Ketiga tersangka yang telah ditetapkan adalah Direktur MDI Ventures Donald Wihardja, mantan Direktur Utama Tanihub Ivan Arie Sustiawan, dan mantan Direktur Tanihub Edison Tobing.

Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menilai langkah Kejari Jaksel tersebut masih belum cukup. Ia menyebut bahwa kasus ini merupakan bagian dari praktik korupsi berjamaah yang melibatkan lebih banyak pihak, khususnya kalangan profesional muda di sektor investasi dan teknologi.

“Sangat mungkin ada lebih dari tiga orang yang terlibat. Kejari Jaksel harus memeriksa siapa pihak internal Tanihub yang memanipulasi laporan keuangan hingga bisa mengelabui MDI Ventures,” ungkap Uchok dalam keterangannya, Ahad (3/8).

Uchok juga menyoroti pentingnya Kejari menyusuri jejak Donald Wihardja sebelum bergabung di MDI Ventures, terutama saat menjabat sebagai Partner di Convergence Ventures — perusahaan yang kini berganti nama menjadi AC Ventures.

“Apalagi salah satu pendiri AC Ventures, Pandu Sjahrir, kini berada di posisi strategis di Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara). Ini bisa menjadi pintu masuk untuk membongkar jaringan lebih besar di balik skandal ini,” tambah Uchok.

Selain itu, ia menekankan perlunya pemeriksaan terhadap Pamitra Wineka, co-founder dan mantan CEO Tanihub. “Pamitra pasti tahu lebih dalam soal manuver keuangan dan manipulasi di internal perusahaan. Jangan karena sekarang beliau duduk sebagai komisaris independen MIND ID, lalu Kejari segan memanggilnya,” ujar Uchok.

Sebagai informasi, Donald Wihardja diduga melakukan penyalahgunaan wewenang dengan menyetujui investasi secara melawan hukum kepada Tanihub. Sementara Ivan Arie Sustiawan dan Edison Tobing diduga memanipulasi data perusahaan demi menggaet dana investasi dari MDI dan BRI Ventures, lalu menyalahgunakannya untuk kepentingan pribadi.

Penyidikan masih berlanjut. Publik menanti apakah Kejari Jaksel akan berani menelusuri lebih dalam aktor-aktor besar lainnya yang selama ini berada di balik bayang-bayang “profesional muda” yang bermain dalam ranah investasi digital dan startup.

Baca Lainnya

Fraksi Gerakan Indonesia Karya DPRK Raja Ampat Soroti Transportasi Daring dan Pemerataan Pembangunan dalam Paripurna LKPJ 2025

14 Mei 2026 - 21:32 WIB

Fraksi Gerakan Indonesia Karya Dprk Raja Ampat Soroti Transportasi Daring Dan Pemerataan Pembangunan Dalam Paripurna Lkpj 2025

Polda Lampung Intensif Kejar Pelaku Penembakan Bripka Arya Supena, Penyekatan Diperketat di Sejumlah Wilayah

14 Mei 2026 - 21:25 WIB

Polda Lampung Intensif Kejar Pelaku Penembakan Bripka Arya Supena, Penyekatan Diperketat Di Sejumlah Wilayah

Siswi SMA di Palembang Hilang Usai Pamit Temui Teman, Keluarga Lapor ke Polisi

14 Mei 2026 - 21:19 WIB

Siswi Sma Di Palembang Hilang Usai Pamit Temui Teman, Keluarga Lapor Ke Polisi
Trending di Daerah