Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe

Headline

Mahasiswa Dipukul Pereman Didepan Polisi, Diduga Pendukung Menteri ESDM


					Keterangan Foto: Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Energi di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (12/2/2025) pukul 14.20 WIB, berakhir ricuh. Perbesar

Keterangan Foto: Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Energi di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (12/2/2025) pukul 14.20 WIB, berakhir ricuh.

Teropongistana.com Jakarta – Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Energi di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (12/2/2025) pukul 14.20 WIB, berakhir ricuh.

Peserta aksi mengaku mendapat intimidasi dan kekerasan fisik dari sekelompok orang yang diduga pendukung Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Sekitar 60-70 orang tak dikenal tiba-tiba menyerang dari arah Jalan Kebon Sirih. Mereka mengintimidasi demonstran, bahkan memukuli salah satu peserta, Riswan Siahaan, dikutip dari RMOL 12 februari 2025.

Kericuhan ditandai dengan perebutan spanduk, perusakan mobil komando, dan pengeras suara. Beberapa demonstran mengalami kekerasan fisik, seperti ditarik dan diseret.

Menariknya, insiden ini terjadi di depan aparat kepolisian yang berjaga, namun mereka dinilai tidak melakukan tindakan preventif.

Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Energi menilai ini sebagai upaya pembungkaman kritik terhadap kebijakan Menteri ESDM. Sekitar pukul 14.30 WIB, aksi dibubarkan tanpa perlawanan.

Aliansi menuntut pengusutan pelaku kekerasan dan pemecatan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Kementerian ESDM maupun kepolisian.

Baca Lainnya

Matahukum Dukung Terobosan Kajari Karawang Serifikasi Tanah Wakaf

1 November 2025 - 10:05 WIB

Matahukum Dukung Terobosan Kajari Karawang Serifikasi Tanah Wakaf

Matahukum Sebut Keterlibatan TNI di Satgas PKH Terkesan Berlebihan

30 Oktober 2025 - 12:13 WIB

Matahukum Sebut Keterlibatan Tni Di Satgas Pkh Terkesan Berlebihan

Didik Farkhan Minta Jajaranya Berani Keluar Zona Nyaman

27 Oktober 2025 - 23:22 WIB

Didik Farkhan Minta Jajaranya Berani Keluar Zona Nyaman
Trending di Nasional