Menu

Mode Gelap
Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama KPK Dinilai Tak Lagi Relevan, IndexPolitica Dorong Penguatan Kejaksaan Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI Ironi Pengawas: Dilantik Prabowo, Ditangkap Kejagung Cuma 6 Hari Ketua Ombudsman HS Jadi Tersangka, Terima Suap Rp1,5 Miliar Tender Borongan Kemenag, Mukhsin: Buka Dokumen atau Diperiksa

Headline

Mahasiswa Dipukul Pereman Didepan Polisi, Diduga Pendukung Menteri ESDM


					Keterangan Foto: Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Energi di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (12/2/2025) pukul 14.20 WIB, berakhir ricuh. Perbesar

Keterangan Foto: Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Energi di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (12/2/2025) pukul 14.20 WIB, berakhir ricuh.

Teropongistana.com Jakarta – Aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Energi di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Rabu (12/2/2025) pukul 14.20 WIB, berakhir ricuh.

Peserta aksi mengaku mendapat intimidasi dan kekerasan fisik dari sekelompok orang yang diduga pendukung Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia.

Sekitar 60-70 orang tak dikenal tiba-tiba menyerang dari arah Jalan Kebon Sirih. Mereka mengintimidasi demonstran, bahkan memukuli salah satu peserta, Riswan Siahaan, dikutip dari RMOL 12 februari 2025.

Kericuhan ditandai dengan perebutan spanduk, perusakan mobil komando, dan pengeras suara. Beberapa demonstran mengalami kekerasan fisik, seperti ditarik dan diseret.

Menariknya, insiden ini terjadi di depan aparat kepolisian yang berjaga, namun mereka dinilai tidak melakukan tindakan preventif.

Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Peduli Energi menilai ini sebagai upaya pembungkaman kritik terhadap kebijakan Menteri ESDM. Sekitar pukul 14.30 WIB, aksi dibubarkan tanpa perlawanan.

Aliansi menuntut pengusutan pelaku kekerasan dan pemecatan Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia. Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Kementerian ESDM maupun kepolisian.

Baca Lainnya

KPK Dinilai Tak Lagi Relevan, IndexPolitica Dorong Penguatan Kejaksaan

16 April 2026 - 20:57 WIB

Kpk Dinilai Tak Lagi Relevan, Indexpolitica Dorong Penguatan Kejaksaan

Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI

16 April 2026 - 19:22 WIB

Naikkan Daya Saing, Cima Upayakan Kesejahteraan Pelaut Ri

Ketua Ombudsman HS Jadi Tersangka, Terima Suap Rp1,5 Miliar

16 April 2026 - 14:33 WIB

Ketua Ombudsman Hs Jadi Tersangka, Terima Suap Rp1,5 Miliar
Trending di Headline