Menu

Mode Gelap
Diduga Dimobilisasi, BaraNusa Minta Usut Sumber Dana Aksi Pro MBG di Depok Jamin Kualitas, Tim Kodam III Siliwangi Periksa Program Pembangunan di Pandeglang ​ Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund PT Jaya Real Property Cetak Talenta dan Dosen Berdaya Saing Global, ADI Jalin Kerja Sama Strategis Fotonya Muncul di Sidang Suap Bea Cukai, CBA: KPK Harus Usut Anggota BPK Nyoman Adhi Suryadnyana Dugaan Ada Uang Rp300 Juta, Matahukum: Jangan Jadikan Aspirasi Mahasiswa Komoditas

Hukum

Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kota Malang Tanam Obat Keluarga


					Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Kota Malang Tanam Obat Keluarga Perbesar

Teropongistana.com Malang – Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Kota Malang melakukan penanaman puluhan Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan tersebut dilakukan di halaman belakang kantor Kejaksaan Negeri Kota Malang.

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) berfungsi sebagai penyedia obat sekaligus berupa taman berestetika yang memenuhi kriteria keindahan pekarangan.

“Tanaman Obat Keluarga (TOGA) juga dapat memenuhi upaya kesehatan preventif (pencegahan penyakit), promotif (peningkatan derajat kesehatan), kuratif (penyembuhan penyakit) dan rehabilitatif (pemulihan kesehatan). Disamping itu, keberadaan Tanaman Obat Keluarga (TOGA) juga berfungsi sebagai upaya pelestarian tanaman obat dari proses pelangkaan,” kata Kasi Intelijen Kejari Kota Malang, Eko Budisusanto, Jumat (30/9).

Adapun untuk jenis tanaman yang ditanam di taman Toga tersebut antara lain Cabe yang berfungsi sebagai anti nyeri.

“Jahe berfungsi sebagai menurunkan kadar kolesterol, anti radang, anti reumatik, Kunyit berfungsi sebagai anti Kanker, Lengkuas berfungsi sebagai anti nyeri dan anti diabetes dan Serei berfungsi sebagai anti bakteri,” tutup Eko.

Baca Lainnya

Fotonya Muncul di Sidang Suap Bea Cukai, CBA: KPK Harus Usut Anggota BPK Nyoman Adhi Suryadnyana

24 Juni 2026 - 17:26 WIB

Ott Inhutani V Meledak: Aktivis Teriak Audit Perhutani, Presiden Ingatkan Jangan Ada Yang Kebal!

Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Tersangka Kasus MBG

23 Juni 2026 - 18:13 WIB

Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Tersangka Kasus Mbg

CBA Sebut Penyidikan KPK di Bea Cukai Janggal, Diduga Lindungi Jaringan Mafia

22 Juni 2026 - 12:43 WIB

Cba Sebut Penyidikan Kpk Di Bea Cukai Janggal, Diduga Lindungi Jaringan Mafia
Trending di Hukum