Menu

Mode Gelap
Kasus Dugaan Rp3,7 Miliar KPU Bogor, Polisi-Kejaksaan Didesak Bergerak Korupsi Dana BOS Rp319 Juta, Kepala Sekolah dan Bendahara di Takalar Ditahan Hari Pers Nasional, Integritas Adalah Kunci Permohonan Pra Peradilan Uang Rp17,55 Miliar Beny Saswin Dinilai Prematur Pramuka Nadi Pengabdian, Ade Andriana Resmi Mengemban Amanah Wakil Ketua Kwarcab Lebak Proyek Rotary Dryer Rp4 Miliar Diduga Tanpa SLO dan TKDN, MataHukum Minta Kejaksaan Periksa

Hukum

Akun Facebook Diduga Tawarkan Judi Online, Komdigi Diminta Segera Bertindak


					Akun Facebook yang menyebarkan dan mengajak bermain judi onlene(judol). Perbesar

Akun Facebook yang menyebarkan dan mengajak bermain judi onlene(judol).

Teropongistana.com Jakarta – Sebuah akun Facebook dengan nama Logic Run diduga melakukan aktivitas promosi judi online dengan cara mengirimkan pesan pribadi (inbox) ke sejumlah pengguna. Aktivitas tersebut meresahkan masyarakat karena berpotensi menjerat banyak korban.

Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) <span;>diminta segera melakukan penertiban terhadap akun tersebut. Pasalnya, jika dibiarkan, modus serupa bisa merugikan masyarakat luas, 21 Agustus 2025.

Selain itu, aparat kepolisian diharapkan turut serta menindak tegas pelaku penyebaran judi online. Praktik judi daring tidak hanya merugikan secara finansial, tetapi juga dapat menimbulkan dampak sosial negatif.

Pemerintah mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap pesan mencurigakan dari akun tidak dikenal serta segera melaporkan jika menemukan indikasi penawaran judi online.

Polri menegaskan komitmennya untuk menindak tegas segala bentuk aktivitas judi online yang meresahkan masyarakat. Salah satu langkah utama adalah menertibkan akun-akun Facebook yang secara terang-terangan menyebarkan promosi, tautan, maupun grup yang berhubungan dengan judi online.

Keberadaan akun-akun tersebut tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga berpotensi menjerat masyarakat pada praktik perjudian yang merugikan secara ekonomi maupun sosial.

Sesuai dengan amanat Undang-Undang ITE dan KUHP, setiap individu maupun kelompok yang terbukti mengelola atau menyebarkan konten perjudian dapat dijerat dengan sanksi pidana.

Baca Lainnya

Kasus Dugaan Rp3,7 Miliar KPU Bogor, Polisi-Kejaksaan Didesak Bergerak

11 Februari 2026 - 18:29 WIB

Kasus Dugaan Rp3,7 Miliar Kpu Bogor, Polisi-Kejaksaan Didesak Bergerak

Permohonan Pra Peradilan Uang Rp17,55 Miliar Beny Saswin Dinilai Prematur

10 Februari 2026 - 19:56 WIB

Permohonan Pra Peradilan Uang Rp17,55 Miliar Beny Saswin Dinilai Prematur

Sidang Lanjutan Uji Materi UU Kelautan Digelar, Kewenangan Bakamla Jadi Sorotan

9 Februari 2026 - 19:59 WIB

Sidang Lanjutan Uji Materi Uu Kelautan Digelar, Kewenangan Bakamla Jadi Sorotan
Trending di Hukum