Menu

Mode Gelap
ROKET FC Kirim Tiga Wakil ke Timnas Putri Senior, Bukti Sukses Pembinaan Sering Menginap di Hotel Padahal Rumah di Jakarta, Boyamin Curiga Pola Transaksi Respon Menohok Anggota Komisi II DPR RI Doli Kurnia Soal Penangkapan Ketua Ombudsman RI Oleh Kejaksaan Kinerja Gemilang Arif Rahman Dapil Banten I Sabet Penghargaan di Kompleks Parlemen Adde Rosi Khoerunnisa Serahkan Bantuan PIP di Lebak, Pastikan Anak Tak Putus Sekolah Modus Kejam, Nama ASN Ini Dihancurkan di Medsos

Internasional

DPR Ingatkan Masyarakat Siap Diri Jika Situasi Global Memburuk


					Keterangan foto : Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Suratto, Rabu (11/2/2026) Perbesar

Keterangan foto : Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) sekaligus Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat, Anton Suratto, Rabu (11/2/2026)

Teropongistana.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Anton Sukartono Suratto menekankan pentingnya menggandeng langkah diplomasi dan kesiapsiagaan nasional untuk mendukung terciptanya perdamaian di kawasan Timur Tengah.

Anton menyatakan bahwa diplomasi harus menjadi prioritas utama, dan pemerintah Indonesia siap untuk membantu kedua belah pihak yang terlibat konflik sebagai mediator.

“Intinya kita harus mengedepankan diplomasi, pemerintah juga siap untuk membantu kedua belah pihak bermediasi,” kata Anton, Senin (10/3/2026)

Selain upaya diplomasi, menurut Anton, pemerintah juga perlu menyusun berbagai langkah antisipasi, khususnya terkait keselamatan Warga Negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah konflik. Ia menegaskan bahwa skenario perlindungan dan evakuasi harus dipersiapkan sejak dini.

“Intinya kita harus siap dari segala macam aspek. Mulai dari bagaimana warga negara kita yang ada di sana bisa kembali ke Indonesia, langkah-langkah yang harus dilakukan sebelum terjadi kondisi darurat, hingga prosedur pemulangan apabila terjadi hal yang tidak diinginkan,” jelasnya dengan tegas.

Tak hanya itu, Anton menambahkan bahwa pemerintah juga wajib memberikan panduan yang jelas kepada masyarakat mengenai langkah-langkah penanggulangan jika situasi global memburuk. Tujuannya agar masyarakat lebih siap dan tidak mudah panik.

“Kita tentu berdoa jangan sampai terjadi perang yang lebih besar. Namun jika hal itu terjadi, masyarakat juga perlu mulai mempersiapkan diri dan menghemat apa yang bisa dihemat,” ucapnya.

“Jangan sampai kita tidak tahu harus melakukan apa ketika sesuatu terjadi dan akhirnya panik sendiri. Intinya, semua harus dipersiapkan dari sekarang,” pungkas Anton.

Baca Lainnya

Sering Menginap di Hotel Padahal Rumah di Jakarta, Boyamin Curiga Pola Transaksi

19 April 2026 - 00:24 WIB

Sering Menginap Di Hotel Padahal Rumah Di Jakarta, Boyamin Curiga Pola Transaksi

Respon Menohok Anggota Komisi II DPR RI Doli Kurnia Soal Penangkapan Ketua Ombudsman RI Oleh Kejaksaan

18 April 2026 - 23:23 WIB

Respon Menohok Anggota Komisi Ii Dpr Ri Doli Kurnia Soal Penangkapan Ketua Ombudsman Ri Oleh Kejaksaan

Kinerja Gemilang Arif Rahman Dapil Banten I Sabet Penghargaan di Kompleks Parlemen

18 April 2026 - 22:40 WIB

Kinerja Gemilang Arif Rahman Dapil Banten I Sabet Penghargaan Di Kompleks Parlemen
Trending di News