Menu

Mode Gelap
Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe Diduga Ada Backing, JAN Desak Satgas PKH Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja

Megapolitan

Tim 8 Prabowo Apresiasi Makan Bergizi Gratis, Sebut 41% Anak Sekolah Tak Sarapan Dapat Diatasi


					Keterangan Foto : Koordinator Tim 8 Prabowo-Gibran, Wignyo Prasetyo di Jakarta, (Rabu, 8/1/2025) Perbesar

Keterangan Foto : Koordinator Tim 8 Prabowo-Gibran, Wignyo Prasetyo di Jakarta, (Rabu, 8/1/2025)

TeropongIstana.com, JAKARTA – Program makan siang gizi gratis Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka telah terealisasi beberapa waktu yang lalu. Apresiasi pun datang dari berbagai kalangan, salahsatunya, Tim 8 Prabowo-Gibran.

“Program prioritas makan siang bergizi gratis pemerintahan Prabowo-Gibran perlu kita apresiasi yang setinggi-tinggi. Tapi perlu kita sadari juga bahwa program ini masih ada kekurangan di sana sini. Dan kita maklumi karena program ini baru di negara kita,” ujar Koordinator Tim 8 Prabowo-Gibran, Wignyo Prasetyo, di Jakarta, Rabu (8/01/2025).

Demikian ia menambahkan bahwa program tersebut akan terlihat dampak positifnya lima sampai sepuluh tahun ke depan. “Program ini akan kelihatan dampak positifnya 5 sampai 10 tahun ke depan untuk mengatasi kekurangan gizi anak, stunting dllnya,” imbuh mantan aktivis 98 ini.

Sambungnya, bahwa program makan siang bergizi tersebut itu juga sebagai bagian yang dapat mengatasi masalah 41% anak sekolah yang tidak sarapan.

“Program ini paling tidak sebagai program jangka pendek pemerintah yang bisa mengatasi problem 41 persen anak sekolah yang enggak sarapan. Apalagi orang tua yang tidak mampu saya kira sangat tertolong dengan program ini,” tutup eks tahanan politik di era pemerintahan Presiden Soeharto ini.

Selain itu, Sekretaris Umum Tim 8 Prabowo-Gibran, Akhrom Saleh menambahkan bahwa saat digulirkan makan bergizi gratis oleh pemerintah pada Senin 6 Januari 2025 pihak turut serta memantau secara langusng ke sekolah-sekolah untuk memastikan bahwa program prioritas pemerintah tersebut telah berjalan.

“Tentu sebagai relawan kami memiliki kewajiban moral melihat program itu berjalan. Apalagi saat melihat wajah kebahagian anak-anak yang senang saat diberikan makanan bergizi. Ngeliatnya, haru sedih bercampur aduk,” lanjut Akhrom.

“Maka dari itu program ini perlu didukung oleh segenap elemen masyarakat. Hanya saja depannya, harapan kami pemerintah bisa melibatkan para UMKM yang tadinya berjualan nasi atau _cetering_ kecil-kecilan di sekolah khususnya yang berdampak bisa diikutsertakan. Kasihan mereka dagangannya jadi kurang pembeli. Artinya para pedagang kecil itu perlu didata lalu dilibatkan ke depannya,” pungkas Akhrom.

Baca Lainnya

Kebijakan PP Nomor 49 tahun 2025 Tentang Pengupahan Jadi Polemik di Kalangan Buruh

20 Desember 2025 - 08:56 WIB

Kebijakan Pp Nomor 49 Tahun 2025 Tentang Pengupahan Jadi Polemik Di Kalangan Buruh

Halo Pak Gubernur, Biasa…., Ada Banjir Tahunan di Pasar Minggu, Nih! 

2 Desember 2025 - 16:21 WIB

Halo Pak Gubernur, Biasa...., Ada Banjir Tahunan Di Pasar Minggu, Nih! 

KBBI Dorong RUU PPRT Jadi Undang-undang

21 November 2025 - 19:24 WIB

Kbbi Dorong Ruu Pprt Jadi Undang-Undang
Trending di Megapolitan