Menu

Mode Gelap
ROKET FC Kirim Tiga Wakil ke Timnas Putri Senior, Bukti Sukses Pembinaan Sering Menginap di Hotel Padahal Rumah di Jakarta, Boyamin Curiga Pola Transaksi Respon Menohok Anggota Komisi II DPR RI Doli Kurnia Soal Penangkapan Ketua Ombudsman RI Oleh Kejaksaan Kinerja Gemilang Arif Rahman Dapil Banten I Sabet Penghargaan di Kompleks Parlemen Adde Rosi Khoerunnisa Serahkan Bantuan PIP di Lebak, Pastikan Anak Tak Putus Sekolah Modus Kejam, Nama ASN Ini Dihancurkan di Medsos

Megapolitan

Smart City Jakarta Dinilai Uchok Sky Khadafi Perlu Dioptimalkan


					Foto: Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi. Perbesar

Foto: Direktur Eksekutif Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi.

Teropongistana.com JAKARTA – Pengamat Kebijakan Publik, Uchok Sky Khadafi, menyoroti implementasi konsep Smart City di Jakarta dalam diskusi publik bertajuk “Smart City untuk Masyarakat” yang digelar di Kantor Pusat Asosiasi Pengamat Kebijakan Indonesia (APKI), Selasa (25/2/2026). Dalam paparannya, ia mengapresiasi langkah Pemprov DKI Jakarta namun juga mengingatkan pentingnya optimalisasi teknologi agar benar-benar berdampak pada kesejahteraan rakyat.

“Konsep Smart City yang diterapkan Jakarta telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama dalam bidang manajemen lalu lintas, pengelolaan sampah, dan pelayanan publik daring. Namun, kita perlu memastikan bahwa setiap inovasi teknologi tidak hanya sekadar simbol kemajuan, tetapi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat luas,” ujar Uchok.

Menurutnya, beberapa program unggulan Smart City seperti sistem pengatur lalu lintas berbasis IoT, aplikasi pelayanan publik Jakarta Smart City, dan pemantauan kualitas udara secara real-time telah memberikan manfaat. Namun, terdapat tantangan yang perlu diatasi, antara lain aksesibilitas teknologi bagi kelompok masyarakat berpenghasilan rendah dan penyebaran infrastruktur yang belum merata di seluruh wilayah ibu kota.

“Kita melihat bahwa di beberapa wilayah seperti di pinggiran Jakarta, masih banyak masyarakat yang belum dapat merasakan manfaat penuh dari layanan digital. Selain itu, literasi teknologi yang belum merata menjadi faktor penghambat agar program Smart City dapat menjangkau semua lapisan,” jelasnya.

Uchok juga mengusulkan beberapa langkah strategis, antara lain memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi dan pelaku industri untuk mengembangkan solusi teknologi yang sesuai dengan kondisi lokal, meningkatkan program pelatihan literasi digital bagi masyarakat, serta melakukan evaluasi berkala terhadap efektivitas setiap program Smart City.

“Smart City seharusnya menjadi alat untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup rakyat. Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi contoh terbaik di kawasan Asia Tenggara, asalkan implementasinya berfokus pada kepentingan masyarakat,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik Pemprov DKI Jakarta menyampaikan bahwa pihaknya akan menindaklanjuti masukan dari pengamat dan terus berupaya menyempurnakan program Smart City agar lebih inklusif dan bermanfaat.

Baca Lainnya

Sering Menginap di Hotel Padahal Rumah di Jakarta, Boyamin Curiga Pola Transaksi

19 April 2026 - 00:24 WIB

Sering Menginap Di Hotel Padahal Rumah Di Jakarta, Boyamin Curiga Pola Transaksi

Respon Menohok Anggota Komisi II DPR RI Doli Kurnia Soal Penangkapan Ketua Ombudsman RI Oleh Kejaksaan

18 April 2026 - 23:23 WIB

Respon Menohok Anggota Komisi Ii Dpr Ri Doli Kurnia Soal Penangkapan Ketua Ombudsman Ri Oleh Kejaksaan

Kinerja Gemilang Arif Rahman Dapil Banten I Sabet Penghargaan di Kompleks Parlemen

18 April 2026 - 22:40 WIB

Kinerja Gemilang Arif Rahman Dapil Banten I Sabet Penghargaan Di Kompleks Parlemen
Trending di News