Menu

Mode Gelap
Dave Laksono: Iuran 1 Miliar Dolar untuk Dewan Perdamaian Sudah Dievaluasi Matang KPK Dituduh Hentikan Kasus Terlalu Cepat, MAKI Ajukan Gugatan Soal SP3 Aswad Sulaiman Transformasi Polri Tak Lepas dari Penguatan Teknologi IT MAKKI Dorong Audit Independen, Tantang Kejagung Tangani Kasus Pupuk Putusan Final, MAKI Minta Blokir Dana Jiwasraya Dibuka Mengendap 4 Bulan di Tahanan, 3 Tersangka Korupsi PDAM Lebak Masih Menunggu Sidang

Nasional

Erick Thohir: Bukti Kolaborasi Pemerintah Pusat dan Daerah


					Keterangan Poto: Erick bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan,BUMN Selasa (9/5/2023). Perbesar

Keterangan Poto: Erick bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan,BUMN Selasa (9/5/2023).

Teropongistana.com

MANGGARAIBARAT — Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan pengembangan kawasan wisata Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi bukti kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Erick menilai kehadiran ‘Bali Baru’ mutlak diperlukan dalam mengakomodasi terus meningkatnya pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia.

Hal ini disampaikan Erick bersama Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, dan Gubernur NTT Viktor Laiskodat usai mengunjungi SMEs Hub Pameran UMKM binaan BUMN di Waterfront Meruorah, Labuan Bajo, NTT, Selasa (9/5/2023).

Erick menyebut peran penting Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam membangun dermaga, pun Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan dan Menteri Koperasi dan UMKM Teten Masduki dalam mengembangkan UMKM.

Baca juga: PENTING, Erick Thohir Beberkan Kasus Korupsi di BUMN ke Jaksa Agung

“Saya di BUMN ditugaskan membangun pelabuhan. Ini semua inisiasi Bapak Presiden Jokowi karena beliau yakin yang namanya Bali itu sesuatu yang luar biasa tapi dengan kebutuhan pertumbuhan pariwisata baru, perlu Bali-Bali baru, salah satunya Pelabuhan Bajo. Jadi kolaborasi pemerintah pusat dan daerah kalau jadi satu, insyaAllah hasilnya bagus,” ujar Erick.

Menyambangi para pengusaha UMKM di kawasan itu, Erick mengatakan UMKM ujung tombak fondasi ekonomi. Namun, para pelaku UMKM tidak mungkin dilepas sendiri. Oleh karena itu, lanjut Erick, BUMN fokus bersinergi dengan kementerian dan pemerintah daerah, melalui tiga aspek yakni pembiayaan, pembinaan, dan akses pasar.

“Kalau pembiayaan, BUMN dengan Himbara itu 92 persen KUR di BUMN, belum lagi ada PNM Mekaar ada 13,7 juta ibu-ibu yang mendapatkan pendampingan pembiayaan. Di Flores, ada 149 ribu nasabah ibu-ibu dengan nilai 435 miliar. Ini bukti nyata kita hadir,” ucap Erick.

Baca juga: Kalapas Cirebon Kanwilkumham Jabar Berikan Arahan Tugas Dan Fungsi Pegawai Lapas

Erick menyebut pembiayaan saja tidak cukup bagi UMKM untuk bisa naik kelas. Untuk itu, BUMN bersama Kementerian Koperasi dan UMKM secara intens memberikan pendampingan agar para pelaku UMKM bisa meningkatkan kualitas produk dan skala usaha.

“Tadi salah satu dilakukan IFG. Barang-barangnya dijual di Uniqlo, ini bukti produk kita tidak kalah. Tadi ada juga sendal lukis itu yang dijual di Italia. Penciptaan akses ini yang memang harus kolaborasi. Ini kenapa Bapak Presiden buka e-Katalog supaya TKDN didorong,” kata Erick.

Baca Lainnya

KPK Dituduh Hentikan Kasus Terlalu Cepat, MAKI Ajukan Gugatan Soal SP3 Aswad Sulaiman

28 Januari 2026 - 01:13 WIB

Ott Inhutani V Meledak: Aktivis Teriak Audit Perhutani, Presiden Ingatkan Jangan Ada Yang Kebal!

Putusan Final, MAKI Minta Blokir Dana Jiwasraya Dibuka

27 Januari 2026 - 12:38 WIB

Putusan Final, Maki Minta Blokir Dana Jiwasraya Dibuka

Anggaran Perawatan Rumah Dinas Ketua DPRD DKI Meledak hingga Rp722 Juta, Kejagung Diminta Telusuri

25 Januari 2026 - 21:43 WIB

Kejagung Tetapkan Dua Tersangka Kasus Pt Duta Palm Group Indragiri Hulu
Trending di Nasional