Menu

Mode Gelap
Kritik Kasus Nadiem, MataHukum: Jangan Kriminalisasi Inovasi Kebijakan Bongkar Praktik Korupsi Tambang Nikel, Kejagung Tahan LSO di Rutan Salemba Negara Hadir Lewat Jalan 18 Kilometer, Pangdam Tinjau Karya Bakti TNI di Pandeglang Dolar Tembus Rp17.500, BaraNusa Minta Pemerintah Fokus Pemulihan Ekonomi Domestik Ironi Humas Kemendag: Kritik Harga Pangan Dibalas Lobi Edit Berita 1.066 Kasus Diungkap, Projo: Pemberantasan Narkoba Bukan Sekadar Kejar Angka

Headline

Dave Laksono: Iuran 1 Miliar Dolar untuk Dewan Perdamaian Sudah Dievaluasi Matang


					Keterangan foto : Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Jumat (31/3/2023) Perbesar

Keterangan foto : Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri DPP Partai Golkar Dave Akbarshah Fikarno Laksono, Jumat (31/3/2023)

Teropongistana.com Jakarta – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono mendukung keikutsertaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Hal ini disampaikan seusai rapat kerja dengan Menteri Luar Negeri Sugiono di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (27/1/2026)

Dave Laksono menyatakan bahwa keanggotaan Indonesia di lembaga tersebut merupakan langkah penting dalam memperkuat peran negara ini dalam upaya perdamaian global. Menurutnya, partisipasi ini sejalan dengan komitmen Indonesia sebagai negara yang aktif dalam diplomasi perdamaian.

“Kita mendukung keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian. Hal ini menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki peran strategis dalam menyukseskan upaya perdamaian internasional,” kata Dave Laksono.

Ia juga mengkonfirmasi bahwa Indonesia akan membayar iuran sebesar 1 miliar dolar Amerika Serikat untuk menjadi anggota. Menurutnya, besaran iuran tersebut telah melalui proses evaluasi dan dianggap sesuai dengan manfaat serta tanggung jawab yang akan diemban sebagai anggota dewan.

“Pengeluaran iuran sebesar 1 miliar dolar AS telah diperhatikan secara matang. Kita yakin bahwa kontribusi ini akan memberikan nilai tambah bagi Indonesia dan dunia dalam rangka mewujudkan perdamaian yang lebih luas,” jelasnya.

Dave Laksono menambahkan bahwa Komisi I DPR RI akan terus mengawasi pelaksanaan keikutsertaan Indonesia di Dewan Perdamaian. Pihaknya juga akan memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sejalan dengan kepentingan nasional dan prinsip-prinsip luar negeri Indonesia.

Baca Lainnya

Skandal Sawah Tangerang: MataHukum Tuding Pemkab Main Mata

30 April 2026 - 21:52 WIB

Skandal Sawah Tangerang: Matahukum Tuding Pemkab Main Mata

Krisis Kerja Berlapis, 84 Juta Orang Bekerja Hanya untuk Bertahan Hidup

30 April 2026 - 19:25 WIB

Krisis Kerja Berlapis, 84 Juta Orang Bekerja Hanya Untuk Bertahan Hidup

Minta Damai Ditolak Trump, Iran Terdesak Ekonomi Hancur dan Industri Lumpuh

30 April 2026 - 18:12 WIB

Minta Damai Ditolak Trump, Iran Terdesak Ekonomi Hancur Dan Industri Lumpuh
Trending di Headline