Menu

Mode Gelap
Damkar Kodim 0601/Pandeglang dan Masyarakat Padamkan Kebakaran di Cibaliung Aktivis Anti Korupsi: Isu Perjalanan Menteri PU Digiring Opini Tanpa Dasar Gabriel Isi Ulang Gas demi Hidup Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar: LBH PERADI Desak Pengadilan Koreksi Penegakan Hukum Gelar Aksi di Kejati Jatim, Ratusan Aktivis Milenial Desak Revitalisasi Kejaksaan dan Tolak Intervensi Hukum Hukum Harus Berjalan Tanpa Pandang Bulu: BEM Persatuan Indonesia Minta Lembaga Negara Sinergi Bukan Bertikai di Kasus Batu Bara Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan

Nasional

Ratusan Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Jalani Skrining TB-HIV dan TCM


					Keterangan foto;  Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Jalani Skrining TB-HIV dan TCM, Senin (11/09/2023). Perbesar

Keterangan foto; Warga Binaan Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung Jalani Skrining TB-HIV dan TCM, Senin (11/09/2023).

Teropongistana.com Bandung – Narkotika Kelas IIA Bandung baru-baru ini telah melakukan skrining TB-HIV (Tuberculosis-Human Immunodeficiency Virus) dan TCM (Tes Cepat Molekular) bagi 515 orang warga binaan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit menular di dalam lembaga pemasyarakatan, Bandung (11/09/2023).

Skrining TB-HIV yang dilakukan di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung melibatkan pemeriksaan medis menyeluruh terhadap para warga binaan. Tes TB dilakukan dengan mengukur gejala-gejala seperti batuk kronis, demam, dan penurunan berat badan yang tidak wajar. Sementara itu, tes HIV dilakukan untuk mendeteksi adanya infeksi virus dan memberikan perawatan yang diperlukan jika ada yang terinfeksi.

Bekerjasama dengan tim skrining Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Puskesmas Jelekong serta Puskesmas Wanasari program TCM juga diterapkan untuk mengidentifikasi dan mengawasi individu yang mungkin telah terpapar TB dari kontak erat dengan penderita TB. Kegiatan dilakukan dalam beberapa tahap, untuk tahap pertama merupakan skrining gejala TBC-HIV pada tanggal 11-12 September dan dilanjutkan dengan skrining TBC Chest X-Ray (Mobile Rontgen) dan TCM (Tes Cepat Molekular) pada tanggal 13-15 September.

Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung, Gumilar Budirahayu, mengungkapkan bahwa langkah ini sangat penting dalam menjaga kesehatan warga binaan dan mengurangi risiko penyebaran penyakit di dalam lembaga pemasyarakatan. Dia juga menekankan pentingnya edukasi dan kesadaran tentang TB-HIV di kalangan warga binaan untuk meminimalkan risiko penularan.

(David)

Baca Lainnya

Aktivis Anti Korupsi: Isu Perjalanan Menteri PU Digiring Opini Tanpa Dasar

10 Juli 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Anti Korupsi: Isu Perjalanan Menteri Pu Digiring Opini Tanpa Dasar

Gelar Aksi di Kejati Jatim, Ratusan Aktivis Milenial Desak Revitalisasi Kejaksaan dan Tolak Intervensi Hukum

10 Juli 2026 - 15:03 WIB

Gelar Aksi Di Kejati Jatim, Ratusan Aktivis Milenial Desak Revitalisasi Kejaksaan Dan Tolak Intervensi Hukum

Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan

9 Juli 2026 - 21:01 WIB

Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan
Trending di Nasional