Menu

Mode Gelap
Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe Diduga Ada Backing, JAN Desak Satgas PKH Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja 1.000 Genset ESDM–PLN Jadi Cahaya Warga Aceh Pascabencana PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945 Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar

Nasional

Mabes TNI Terus Dorong Pembangunan Pesantren Perdamaian


					Keterangan foto; Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono, C.H.R.M.P., Rabu (04/10/2023). Perbesar

Keterangan foto; Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono, C.H.R.M.P., Rabu (04/10/2023).

Teropongistana.com Kediri – Perkembangan pembangunan Pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Nusantara Menuju Perdamaian Dunia di Situs Bung Karno Kediri terus berjalan. Bahkan Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono, C.H.R.M.P. terus memberikan dorongan semangat kepada segenap Panitia Pembangunan.

Pemberian semangat ini ditandai dengan membelikan genteng untuk percepatan pembangunan tempat pendidikan untuk generasi bangsa Indonesia lintas agama ini yang terletak di Situs Ndalem Pojok Bung Karno Kediri Ds. Pojok Kec. Wates Kab. Kediri.

“Jadi beliau Bapak Kapuspen TNI memberikan semangat bukan dalam kata-kata saja, tapi dengan fakta bicara membelikan genteng untuk atap pesantren jati diri bangsa Indonesia ini. Beliau membelikan sejumlah 3000 buah genting,” aku Suhardono, SE Ketua Panitia Pembangunan. Rabu (04/10/2023).

Suhardono mengaku, pemberian genteng itu menjadi penyemangat bagi segenap panitia. Mereka mengaku sangat bergembira dengan dikirimnya genting itu.

“Tentu bukan hanya saya, semua panitia pembangunan tambah semangat, tambah kompak untuk segera menyelesaikan pesantren untuk mendidik cinta tanah air Indonesia, bela bangsa dan bela negara ini. Bukan soal jumlahnya, tapi ini sebuah dukungan yang nyata dan tulus,” ujar Suhartono

“Jadi seperti pepatah mengatakan, seribu kata patah dengan satu fakta,” jelas Pria yang juga Ketua Prosus DPP Orshid Indonesia ini.

Sementara itu, selain Kapuspen TNI Jenderal Bintang Satu Mabes TNI juga memberikan dukungan untuk percepatan pembangunan antren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Nusantara Menuju Perdamaian Dunia

“Kami mengikuti apa yang telah dicontohkan oleh Bapak Kapuspen TNI untuk mendorong percepatan pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia di Situs Persada Soekarno ini. Kami juga ikut dengan fakta bicara,” ujar Jenderal Urip Bambang yang memang pernah mendampingi Kapuspen TNI saat peletakan batu pertama di Kediri.

Seperti diketahui pembangunan Pesantren Jatidiri Bangsa Indonesia Merajut Nusantara Menuju Perdamaian Dunia ini digagas oleh Kiai Moch Muchtar Mu’thi Mursyid Thoriqoh Shiddiqiyyah Jombang. Pada awal Juli lalu telah dilakukan peletakan batu pertama bersama Kapuspen TNI Laksamana Muda Julius Widjojono yang hadir atas nama Panglima TNI.

Hingga saat ini pembangunan masih terus berjalan dan saat ini sudah memasuki tahap pemasangan atap.

“Iya pekan ini sudah masuk tahap pemasangan atap, rangka dan kuda-kuda. Insya Allah tidak akan lama lagi masuk pemasangan genteng,” ujar Sumaryono Ketua Pelaksana Pembangunan

“Kami mohon doa restu semoga pembangunan Pesantren ini terus berjalan lancar dan cepat. Kita sudah berjanji berapapun biayanya tidak akan membuat proposal. Kita kerjakan secara gotong royong dengan kesadaran dan keikhlasan bersama. Namun demikian kita tidak pernah menolak bagi siapapun yang tergugah hatinya ingin memberikan sumbangan. Baik tenaga, pikiran maupun dana,” tutup Kushartono Ketua Harian Situs Ndalem Pojok Persada Soekarno. (David)

Baca Lainnya

Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

11 Januari 2026 - 10:13 WIB

Matahukum : Data Di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah Kpk Terkait Kasus Tambang

PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

10 Januari 2026 - 09:05 WIB

Ppbn Ri–Lvri Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar

9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Audiensi Mandek, Kompas-R Ultimatum Kementerian Pu Soal Proyek Rp9,6 Miliar
Trending di Nasional