Menu

Mode Gelap
Bongkar Kelicikan WA Hilang, Data Disebar, KASBI Tetap Teguh Turun Jalan Nanik Deyang Serahkan ke Pak Harjito, Nasib Korban Kecelakaan MBG Langkat Masih Menggantung Pesan Menyentuh Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus di Hari Pendidikan Nasional Pembangunan Jembatan di Cibaliung, Warga Doakan dan Terima Kasih ke Presiden Prabowo Matahukum: Dadan Hindayana Ngawur, Gizi Soal Uang Bukan Ijazah! Bantuan Rp40 Juta Per Unit! Adde Rosi Dampingi Menteri Wujudkan Rumah Layak

Nasional

FPN Minta Paus Tekan Israel Hentikan Genosida di Palestina


					FPN Minta Paus Tekan Israel Hentikan Genosida di Palestina Perbesar

Jakarta – Sekretaris Jenderal Free Palestine Network (FPN), Furqan AMC, meminta Paus Fransiskus menggunakan wibawa dan pengaruhnya untuk menekan Israel menghentikan aksi genosida di Palestina. Seruan ini disampaikan Furqan dengan tegas, menekankan peran penting Paus dalam menghentikan kekerasan yang terus berlangsung di wilayah tersebut.

“Dengan wibawa dan kapasitas yang dimilikinya Paus seharusnya bisa menekan Israel untuk menghentikan genosida di Palestina. Kita berharap Paus menggunakan pengaruhnya” tegas Furqan.

Furqan juga mengungkapkan bahwa saat Paus Fransiskus memimpin Misa Akbar di Gelora Bung Karno, Kamis (5/9/2024), FPN berupaya menyampaikan pesan secara langsung melalui salah satu anggotanya, Daniel Ananda Pradipta, yang beragama Katolik dan sedang menempuh studi pascasarjana di Universitas Parahyangan.

Daniel hadir dengan membawa sebuah poser yang bertuliskan, “Message To His Holiness, Pope Francis: Please Pressure Israel To Stop Its Genocide Against Palestinians!”

Namun penjagaan yang sangat ketat di sekitar Paus tidak memungkinkan bagi Daniel untuk mendekat. Berharap mendapat perhatian, ia hanya bisa membentangkan poster tersebut ketika Paus mengitari stadion Gelora Bung Karno menyapa seluruh umat Katolik yang hadir.

Furqan menambahkan bahwa dalam kurun waktu 320 hari, genosida Israel telah merenggut 48 ribu nyawa, di mana 16 ribu di antaranya adalah anak-anak dan 10 ribu perempuan, berdasarkan data Euro-Med Human Right Monitor.

“Jumlah korban sebenarnya sangat mungkin jauh lebih besar dari angka yang tercatat, mengingat banyaknya korban di bawah reruntuhan maupun korban yang meninggal dalam perawatan,” jelas Furqan.

Selain itu terdapat 92 ribu warga yang mengalami luka-luka, 3.550 orang ditangkap dan hampir 2 juta orang terpaksa mengungsi. 1.235 tenaga kesehatan ikut terdampak, di mana 522 orang terbunuh dan 713 orang terluka. Sementara itu dari pertahanan sipil 76 orang yang gugur dan 225 orang luka-luka. Bahkan Israel juga telah membunuh 171 Jurnalis.

“Jika situasi seperti ini terjadi di Ukraina, dunia pasti sudah mengecam Rusia habis-habisan”, tambah Furqan.

Furqan juga menyoroti peghancuran besar-besaran oleh Israel yang telah menghancurkan setengah juta rumah warga Palestina, 171.500 di antaranya hancur total.

Selain itu, Israel juga menghancurkan 489 sekolah dan 393 fasilitas kesehatan, di antaranya 32 rumah sakit, 115 klinik dan 246 ambulan. 182 kantor media juga turut dihancurkan Israel, serta 760 masjid, 4 gereja, 203 heritage dan 2.830 fasilitas industri.

Melalui seruannya, FPN berharap agar Paus Fransiskus dapat memanfaatkan pengaruhnya untuk menghentikan penderitaan rakyat Palestina yang semakin mengkhawatirkan.

Baca Lainnya

Bongkar Kelicikan WA Hilang, Data Disebar, KASBI Tetap Teguh Turun Jalan

3 Mei 2026 - 18:43 WIB

Bongkar Kelicikan Wa Hilang, Data Disebar, Kasbi Tetap Teguh Turun Jalan

Nanik Deyang Serahkan ke Pak Harjito, Nasib Korban Kecelakaan MBG Langkat Masih Menggantung

3 Mei 2026 - 17:35 WIB

Nanik Deyang Serahkan Ke Pak Harjito, Nasib Korban Kecelakaan Mbg Langkat Masih Menggantung

Pesan Menyentuh Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus di Hari Pendidikan Nasional

3 Mei 2026 - 15:55 WIB

Pesan Menyentuh Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus Di Hari Pendidikan Nasional
Trending di Nasional