Menu

Mode Gelap
Aktivis Anti Korupsi: Isu Perjalanan Menteri PU Digiring Opini Tanpa Dasar Gabriel Isi Ulang Gas demi Hidup Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar: LBH PERADI Desak Pengadilan Koreksi Penegakan Hukum Gelar Aksi di Kejati Jatim, Ratusan Aktivis Milenial Desak Revitalisasi Kejaksaan dan Tolak Intervensi Hukum Hukum Harus Berjalan Tanpa Pandang Bulu: BEM Persatuan Indonesia Minta Lembaga Negara Sinergi Bukan Bertikai di Kasus Batu Bara Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan Bukan Amplop Biasa, MataHukum Ungkap Uang Suap Kuansing Diduga Melalui Tangan Dirjen Planologi

Nasional

Harga Emas Antam Naik Kembali


					Emas Antam. Perbesar

Emas Antam.

Teropongistana.com Jakarta – Harga emas Logam Mulia produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) naik pada perdagangan hari ini. Kenaikan yang senada dengan dinamika harga emas dunia.

Pada Selasa (21/1/2025), emas Antam dihargai Rp 1.591.000/gram. Naik Rp 6.000 dibandingkan hari sebelumnya.

Sedangkan harga pembelian kembali (buyback) oleh Antam ada di Rp 1.437.000/gram. Menguat 6.000 dari posisi kemarin.

Kenaikan harga emas Antam dipicu oleh perkembangan harga emas dunia. Kemarin, harga emas dunia di pasar spot ditutup di US$ 2.707,6/troy ons. Naik 0,24% dibandingkan posisi penutupan perdagangan akhir pekan lalu.

Pelemahan dolar AS menjadi sentimen positif bagi emas. Kemarin, Dollar Index (yang mengukur posisi greenback di hadapan 6 mata uang utama dunia) anjlok 1,1% ke 108,08. Ini menjadi yang terendah sejak 27 Desember tahun lalu. Koreksi 1,1% menjadi penurunan harian terdalam selama 14 bulan terakhir.

Emas adalah aset yang dibanderol dalam dolar AS. Ketika mata uang Negeri Adidaya terdepresiasi, maka emas menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain. Permintaan naik, harga pun terungkit.

Pelemahan dolar AS disebabkan oleh ekspektasi bahwa Presiden Donald Trump tidak akan segera menerapkan kebijakan tarif bea masuk yang agresif. Sebagai catatan, Trump telah resmi kembali ke Gedung Putih setelah dilantik sebagai presiden malam tadi waktu Indonesia.

“Pelaku pasar menghembuskan nafas lega karena Trump tidak akan memulai pemerintahannya dengan kebijakan tarif yang agresif” ujar Valentin Marinov, Head of G-10 FX Strategy di Credit Agricole CIB.

Baca Lainnya

Aktivis Anti Korupsi: Isu Perjalanan Menteri PU Digiring Opini Tanpa Dasar

10 Juli 2026 - 21:10 WIB

Aktivis Anti Korupsi: Isu Perjalanan Menteri Pu Digiring Opini Tanpa Dasar

Gelar Aksi di Kejati Jatim, Ratusan Aktivis Milenial Desak Revitalisasi Kejaksaan dan Tolak Intervensi Hukum

10 Juli 2026 - 15:03 WIB

Gelar Aksi Di Kejati Jatim, Ratusan Aktivis Milenial Desak Revitalisasi Kejaksaan Dan Tolak Intervensi Hukum

Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan

9 Juli 2026 - 21:01 WIB

Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan
Trending di Nasional