Menu

Mode Gelap
Diteror, Uchok Sky Khadafi Terima Kiriman Paket Bangkai Ayam Anggaran OMC DKI Jakarta Naik Tajam, CBA Desak Kejagung Telusuri BNBD dan BMKG FWS Ancam Bawa Dugaan Fitnah Wartawan di Lebak ke Ranah Hukum Politisi Golkar Sebut Kunjungan Presiden ke Inggris dan Swiss Langkah Strategis Indonesia di Mata Dunia Legislator Demokrat Usulkan Lembaga Khusus Awasi Rotasi Jabatan Komisi III DPR RI Setuju Usulan Jaksa Agung Terkait Penambahan Anggaran di Kejaksaan

Nasional

Cegah Radikalisme, Ormas KITA Dorong BNPT Pantau Rumah Ibadah


					Keterangan foto : Ketua Umum Ormas KITA, Maman Imanulhaq, Minggu (16/2/2025) Perbesar

Keterangan foto : Ketua Umum Ormas KITA, Maman Imanulhaq, Minggu (16/2/2025)

Teropongistana.com JAKARTA – Ormas Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) mendorong Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk melakukan pemantauan rumah ibadah. Hal itu, sangat penting dalam upaya BNPT dalam menjaga NKRI.

“Yang ditekankan oleh BNPT ialah kolaborasi dengan semua elemen masyarakat. Menjaga persatuan dan kesatuan dimulai dari rumah ibadah, ” kata Ketua Umum Ormas KITA, Maman Imanulhaq, Minggu (16/2/2025)

Anggota DPR RI dapil Jawa Barat tersebut menjelaskan bahwa titik tekan BNPT adalah memberikan edukasi kepada penceramah (pesantren) agar memberikan pencerahaan untuk tidak saling membenci dan memaki, sehingga tercipta toleransi. Kata Maman, bahwa benih radikalisme dan terorisme adalah intoleransi dan anti perbedaan. Padahal menurutnya, perbedaan adalah sebuah takdir yang sulit dielakkan.

“Nah tugas edukasi itulah dilakukan oleh pengelola rumah ibadah. Diberi pengertian bahwa Indonesia adalah negeri majemuk. Dan perbedaan adalah hukum alam (sunnatullah),” ucap Legislator dari partai PKB tersebut.

Sebab itu, legislator Senayan tersebut mendorong kepada sejumlah ormas untuk menciptakan mekanisme kolaboratif yang matang dan mantap. Dikatakan Maman, dengan jejaring Ormas KITA di berbagai daerah, pihaknya siap berkolaborasi dan berkontribusi dalam pencegahan radikalisme di rumah ibadah.

“Di satu sisi, lebih teknis pengelola rumah ibadah menyiapkan sumber daya manusia atau tokoh agama yang mengedepankan cinta kasih. Menghindari para penceramah yang membabi-buta menyebarkan ajaran-ajaran kebencian dan intoleransi. Ormas KITA siap ikut terlibat bareng BNPT cegah bahaya radikalisme tumbuh di rumah ibadah, ” cerita Maman.

Sementara di sisi pemerintah, menyiapkan regulasi yang dapat menguatkan benih-benih kebangsaan. Serta menyiapkan mekanisme dalam rangka membangun kesadaran kolektif terkait urgensi moderasi dalam beragama.

“Apalagi kebebasan beragama dan berekspresi dijamin oleh konstitusi negara kita. Sebaiknya gotong royong ini ditujukan untuk menguatkan benih-benih kebangsaan agar tidak mudah dikoyak oleh kepentingan sementara,” tutup Maman.

Baca Lainnya

Diteror, Uchok Sky Khadafi Terima Kiriman Paket Bangkai Ayam

22 Januari 2026 - 20:32 WIB

Diteror, Uchok Sky Khadafi Terima Kiriman Paket Bangkai Ayam

Politisi Golkar Sebut Kunjungan Presiden ke Inggris dan Swiss Langkah Strategis Indonesia di Mata Dunia

21 Januari 2026 - 19:26 WIB

Politisi Golkar Sebut Kunjungan Presiden Ke Inggris Dan Swiss Langkah Strategis Indonesia Di Mata Dunia

CBA Prediksi Prabowo Lanjutkan Efisiensi Anggaran 2026, Subsidi Energi Terancam Dipangkas

20 Januari 2026 - 19:43 WIB

Cba Prediksi Prabowo Lanjutkan Efisiensi Anggaran 2026, Subsidi Energi Terancam Dipangkas
Trending di Nasional