Menu

Mode Gelap
Hukum Harus Berjalan Tanpa Pandang Bulu: BEM Persatuan Indonesia Minta Lembaga Negara Sinergi Bukan Bertikai di Kasus Batu Bara Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan Bukan Amplop Biasa, MataHukum Ungkap Uang Suap Kuansing Diduga Melalui Tangan Dirjen Planologi Dazz Diduga Fasilitasi Judi, Formabes Desak Blokir Prof Abdul Fickar Hadjar Dukung Tindakan Polri, Dalami Kasus Korupsi dan TPPU Terkait Febrie Adriansyah IPSM Kabupaten Lebak Peringati HUT ke-51, Wabup Dorong Dukungan Anggaran untuk Pekerja Sosial

Nasional

Wamen Diana Didampingi Dirjen Cipta Karya Dewi Melakukan Kunjungan Kerja


					Keterangan Foto: Proyek Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) serta Food Estate di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Sabtu, 1 Maret 2025. Perbesar

Keterangan Foto: Proyek Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) serta Food Estate di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Teropongistana.com Humbahas – Wakil Menteri PU Diana didampingi Dirjen Cipta Karya Dewi melakukan kunjungan kerja untuk meninjau langsung proyek Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) serta Food Estate di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, pada Sabtu, 1 Maret 2025.

Wamen Diana mengatakan, Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) merupakan program yang bertujuan menciptakan pusat budidaya dan pengembangan tanaman herbal dari berbagai daerah di Indonesia.

“Tidak hanya berfokus pada produksi, TSTH2 juga dirancang untuk menjadi pusat penelitian berstandar internasional yang akan mengembangkan obat-obatan herbal berbasis riset ilmiah serta menjadi sumber bibit unggul untuk sektor pertanian, khususnya hortikultura, di wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan”, kata Wamen Diana.

Kepala Balai Permukiman dan Prasarana Wilayah Sumatera Utara, Deva Kurniawan Rahmadi mengatakan, saat ini pembangunan Tahap II TSTH2 sudah rampung dikerjakan pada periode Jan -Des 2024 Kementerian PU DJCK melalui BPPW Sumut dengan total nilai 172 Milyar.

Wamen Diana optimis sektor pertanian Indonesia akan mengalami peningkatan kualitas bibit yang signifikan, berkat penerapan teknologi genomic dalam proses pengembangannya. Teknologi ini diharapkan mampu menghasilkan varietas tanaman unggul yang tidak hanya cocok dengan iklim lokal tetapi juga memiliki produktivitas dan ketahanan yang lebih tinggi.

“Proyek TSTH2 merupakan upaya pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan, diharapkan dapat memperkuat daya saing pertanian Indonesia di pasar internasional, terutama dalam produksi herbal dan tanaman hortikultura berkualitas tinggi,” tutup Wamen Diana.

Baca Lainnya

Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan

9 Juli 2026 - 21:01 WIB

Kejaksaan Agung: Hindari Spekulasi, Tunggu Hasil Penyidikan Resmi Sebelum Ambil Kesimpulan

Tragedi Bekasi Timur: BUMN Harus Utamakan Keselamatan & Pelayanan, Bukan Sekadar Keuntungan

8 Juli 2026 - 13:31 WIB

Tragedi Bekasi Timur: Bumn Harus Utamakan Keselamatan &Amp; Pelayanan, Bukan Sekadar Keuntungan

Peradi Profesional Jalin Kerjasama Strategis dengan Singapore Probono dan NYC Bar, Kembangkan Budaya Probono di Indonesia

8 Juli 2026 - 07:52 WIB

Peradi Profesional Jalin Kerjasama Strategis Dengan Singapore Probono Dan Nyc Bar, Kembangkan Budaya Probono Di Indonesia
Trending di Nasional