Menu

Mode Gelap
Jerry Massie Minta Relawan Jokowi Dibubarkan Demi Menjaga Keteduhan Politik Anggota MPR RI Ahmad Fauzi Tekankan Pentingnya Demokrasi Pancasila di Pandeglang Lebih dari Sekadar Asupan Gizi, MBG Gerakkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja Harga Satuan Rp2,2 Miliar per Unit, Kesesuaian Mobil Derek Dishub DKI Dipertanyakan Kasus Penyekapan Bandung Ditangkap, Wakil Ketua Komisi III DPR: Hukum Seberat-beratnya Diduga Dimobilisasi, BaraNusa Minta Usut Sumber Dana Aksi Pro MBG di Depok

Nasional

Bantah Isu Setoran Rp30 Miliar, Wakil Ketua Baleg DPR RI: Usulan Kenaikan Jaminan Belum Final


					Wakil Ketua Baleg DPR RI Martin Manurung Perbesar

Wakil Ketua Baleg DPR RI Martin Manurung

Teropongistana.com Jakarta – Isu dugaan adanya setoran hingga Rp30 miliar dalam proses legislasi di Badan Legislasi (Baleg) DPR RI ramai diperbincangkan publik setelah diungkap oleh akun TikTok “Mis Yuni Your Peduli”. Akun tersebut menyebut ada permintaan dana besar kepada perusahaan terkait pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) di Baleg.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Baleg DPR RI Martin Manurung menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Ia menjelaskan, isu yang viral itu sebenarnya berkaitan dengan usulan kenaikan besaran jaminan perusahaan penempatan pekerja migran Indonesia (PMI), yang sebelumnya Rp1,5 miliar (sejak 2017), diusulkan menjadi Rp3 miliar, Jakarta 28 Agustus 2025.

Menurut Martin, usulan itu muncul dari berbagai masukan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) serta saat sosialisasi RUU ke beberapa daerah, seperti Jawa Timur, NTB, dan Lampung. Tujuannya untuk memastikan perusahaan penyalur PMI memiliki kualitas baik serta memberikan perlindungan maksimal apabila terjadi masalah, termasuk kasus kematian PMI di luar negeri.

“Itu masih usulan, belum final. Pembahasan detailnya akan dilakukan bersama pemerintah saat pembahasan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM). Kalau ada yang keberatan dengan materi RUU, silakan bersurat ke Baleg agar bisa diundang kembali untuk menyampaikan pendapat,” jelas Martin.

Sementara itu, isu setoran Rp30 miliar juga mencuat dalam sesi tanya jawab Anggota DPR RI Fraksi Golkar Abraham Sridjaja saat kunjungan kerja ke Hong Kong. Ia menegaskan tidak pernah mendengar adanya pungutan atau permintaan dana sebagaimana disampaikan dalam unggahan viral di media sosial.

Di sisi lain, Direktur Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi, menilai isu ini harus segera ditindaklanjuti lembaga penegak hukum. Ia menyebut, jika benar ada setoran miliaran rupiah, seharusnya Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah melakukan penyelidikan. Namun, ia menyoroti sikap KPK yang dinilai pasif dalam merespons dugaan tersebut.

“Di parlemen kalau sudah begini, semua harus ada duit. Padahal seharusnya urusan legislasi gratis dan untuk kepentingan rakyat. Kalau benar ada setoran Rp30 miliar, KPK mestinya sudah bergerak,” ujar Uchok.

Saat ini, pembahasan RUU terkait penempatan dan perlindungan PMI masih berlangsung di DPR dan belum mencapai tahap finalisasi.

Baca Lainnya

Jerry Massie Minta Relawan Jokowi Dibubarkan Demi Menjaga Keteduhan Politik

25 Juni 2026 - 17:22 WIB

Jerry Massie: Isu Munaslub Golkar Bukan Hoaks, Bahlil Dan Mekeng Bukan Pemilik Partai

Lebih dari Sekadar Asupan Gizi, MBG Gerakkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

25 Juni 2026 - 11:57 WIB

Lebih Dari Sekadar Asupan Gizi, Mbg Gerakkan Ekonomi Dan Buka Lapangan Kerja

Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund PT Jaya Real Property

24 Juni 2026 - 17:56 WIB

Klausula Baku Tidak Adil, Konsumen Gugat Skema Refund Pt Jaya Real Property
Trending di Nasional