Menu

Mode Gelap
Front Mahasiswa Anti Korupsi Desak KPK Periksa Wali Kota Samarinda Terkait Anomali Anggaran Mobil Dinas SARBUPRI Sumatera Selatan Gelar Aksi Pra May Day 2026, Tuntut Pembentukan Dewan Pengupahan Kabupaten/Kota Bukan Koruptor, Tapi Korban Permainan Elit Hadir dengan Hati, Bulog Angkat Derajat Petani Lebak Jaksa Agung Di Matahukum Bagaikan Sebiji Gunung ES Dugaan Pemalsuan Dokumen, Korban Pailit Laporkan Tim Kurator ke Polisi

Nasional

Saat Prabowo Harumkan Nama Bangsa di Internasional, Biro Pers Istana Malah Cederai Kemerdekaan Pers


					Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir, Senin (29/9/2025) Perbesar

Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir, Senin (29/9/2025)

Teropongistana.com Jakarta – Pidato Presiden Prabowo Subianto pada Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (23/9/2025) menjadi perhatian dunia. Prabowo yang mendapat kesempatan pidato setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, membawa narasi yang dinilai berbeda.

Pada kesempatan itu, sejumlah isu diangkat Kepala Negara, utamanya soal perdamaian dunia hingga dukungan kemerdekaan Palestina. Namun, semua itu terkesan ternodai akibat tindakan Biro Pers dan Media Istana yang dinilai berlebihan karena melakukan pencabutan ID Card wartawan CNN untuk liputan di lingkungan kepresidenan.

Hal tersebut mendapat sorotan tajam dari Sekjen Matahukum Mukhsin Nasir, menurutnya, tindakan biro pers istana itu dinilai keliru dan dapat mengganggu wibawa Presiden Indonesia Prabowo Subianto sebagai kepala negara yang menjamin hak kemerdekaan pers. Tindakan biro pers istana juga dikategorikan sebagai penghalangan dan atau pembungkaman kerja-kerja jurnalis yang dijamin UU.

“Tindakan biro pers istana tidak bisa menyalahkan jurnalis yang mempertanyakan soal dampak MBG terhadap masyarakat dalam hal ini murid sekolah,” kata Mukhsijn kepada media, Senin (29/9).

Mukhsin mengatakan, pertanyaan jurnalis kepada presiden soal dampak MBG tepat, sebab ini persoalan keprihatinan masyarakat. Apalagi pertanyaan yang diajukan jurnalis tersebut dijawab tegas oleh presiden.

“Artinya presiden memahami persoalan tersebut dan mengambil langkah tepat perbaikan persoalan MBG dan presiden menjelaskan akan memanggil pihak pengawasan lembaga gizi mempertanggung jawabkan persoalan MBG yang menimbulkan keresahan dan keprihatinan masyakat dalam negara,” paparnya.

Karena itu tindakan biro pers istana ini perlu dievaluasi oleh presiden bahkan bila perlu biro pers istana dicopot sebab bisa mencederai wibawa presiden Indonesia Prabowo Subianto sebagai sosok negarawan yang baru saja tiba dari PBB mengharumkan negara Indonesia dimata internasional sebagai negara demokrasi yang menjunjung hak kemerdekaan setiap negara di forum PBB.

“Maka seharusnya biro pers istana tidak menciptakan tindakan yang sangat keliru berpotensi mengganggu kerja kerja jurnalis yang dilindungi negara melalui UU pers.

Lebih jauh Mukhsin menilai program MBG Presiden Indonesia Prabowo Subianto adalah program yang sangat mulia dalam memperbaiki kebutuhan gizi murid sekolah sebagai penerus bangsa.

“Tetapi sangat disayangkan program MBG yang mulia ini dinodai oleh kelompok oknum orang-orang yang punya kepentingan merusak program MBG Presiden Prabowo Subianto,” tegas Mukhsin.

Baca Lainnya

Dugaan Pemalsuan Dokumen, Korban Pailit Laporkan Tim Kurator ke Polisi

17 April 2026 - 10:13 WIB

Dugaan Pemalsuan Dokumen, Korban Pailit Laporkan Tim Kurator Ke Polisi

Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama

16 April 2026 - 22:08 WIB

Bantah Rekomendasi Parpol, Pansel Ombudsman Prof Erwan: Kami Tak Tahu Kasus Lama

Naikkan Daya Saing, CIMA Upayakan Kesejahteraan Pelaut RI

16 April 2026 - 19:22 WIB

Naikkan Daya Saing, Cima Upayakan Kesejahteraan Pelaut Ri
Trending di Nasional