Menu

Mode Gelap
Menggali Potensi di Selat Tersibuk Dunia: Rintis Layanan Maritim di Pulau Nipa, Realitas dan Tantangan Layanan Maritim Indonesia Luruskan Isu, Budi Arie Tegaskan: Pak Jokowi Milik Bangsa dan Rakyat Anggaran Sekwan DPRD Kabupaten Tangerang Melonjak, Hikmah Ibrahim Realisasi Firaun Rutin Setiap Tahun, Nasir Djamil Tebar Solidaritas Lewat Hewan Kurban di Aceh Api Semangat Berkobar! Projo Banten Dukung Konferda Jabar: Jadilah Pelita dan Tameng Rakyat Firman Soebagyo Dorong DPR Lebih Kritis Awasi Pemerintah

Nasional

CBA Soroti Mutasi Masal di RSUD Dr Koesma Tuban, Ada Apa


					Keterangan foto : RSUD Dr Koesma Tuban, Rabu (15/1/2026) Perbesar

Keterangan foto : RSUD Dr Koesma Tuban, Rabu (15/1/2026)

Teropongistana.com Jawa Timur – Direktur Eksekutif Center for Budget Analysis (CBA), Uchok Sky Khadafi soroti rotasi dan mutasi besar-besaran puluhan perawat RSUD dr. R. Koesma Tuban ke sejumlah puskesmas yang baru saja dilakukan. Hal tersebut dinilai terkesan hanya memindahkan beban belanja pegawai dari RSUD ke Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Tuban.

“Rotasi pegawai harus berbasis kompetensi, integritas, dan rekam jejak kinerja, bukan atas dasar kedekatan atau kepentingan politik. Rotasi dan mutasi ini harus jadi momentum pembenahan birokrasi, bukan transaksi jabatan. Kalau hanya ganti posisi tanpa perubahan kinerja, publik akan menilai Kabupaten Tuvan gagal melakukan reformasi,” kata Direktur Eksekutif CBA Uchok Sky Khadafi, Rabu (15/1/2026)

Menurut Uchok, rotasi yang terjadi di RS Dr Koesma terkesan hanya memindahkan beban keuangan, bukan menyelesaikan masalah. Kata Uchok, jika yang dijadikan dalih efisiensi adalah kapasitas fiskal RSUD, maka yang semestinya diefisiensikan adalah belanja pegawai, bukan malah memangkas pegawai—yang sebenarnya masih dibutuhkan.

‘’Dengan bertambahnya layanan IPIT (Instalasi Perawatan Intensif Terpadu), semestinya kebutuhan perawat juga bertambah. Bukan malah dikurangi,’’ sebut Uchok.

Uchok juga meminta agar ratusan pejabat yang baru dilantik menunjukkan kinerja nyata, terutama dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi anggaran. Selain itu, kata Uchok pihak-pihak terkait yang melakukan rotasi besar-besaran di RSUD Dr Koesma Tuban harus memberikan penjelasan ke publik terkait kebijakannya tersebut.

“Jangan sampai rotasi ini hanya mengubah wajah, tapi tidak memperbaiki budaya kerja,” kata Budi.

Apakah kebutuhan tenaga kesehatan di tingkat puskesmas sebanyak itu? Sepertinya kok tidak,’’ tandasnya. Meski demikian, CBA berharap pelayanan di RSUD tetap berjalan baik , sehingga tidak merugikan pasien.

Untuk informasi yang dihimpin mutasi dan rotasi di RSUD Dr Koesma Tuban diperkirakan sekitar 60 orang lebih. Mereka rencananya akan dimutasi ke Puskesmas-puskesmas yang ada di wilayah Tuban.

Baca Lainnya

Menggali Potensi di Selat Tersibuk Dunia: Rintis Layanan Maritim di Pulau Nipa, Realitas dan Tantangan Layanan Maritim Indonesia

30 Mei 2026 - 20:14 WIB

Menggali Potensi Di Selat Tersibuk Dunia: Rintis Layanan Maritim Di Pulau Nipa, Realitas Dan Tantangan Layanan Maritim Indonesia

Luruskan Isu, Budi Arie Tegaskan: Pak Jokowi Milik Bangsa dan Rakyat

30 Mei 2026 - 18:56 WIB

Luruskan Isu, Budi Arie Tegaskan: Pak Jokowi Milik Bangsa Dan Rakyat

Rutin Setiap Tahun, Nasir Djamil Tebar Solidaritas Lewat Hewan Kurban di Aceh

30 Mei 2026 - 15:44 WIB

Rutin Setiap Tahun, Nasir Djamil Tebar Solidaritas Lewat Hewan Kurban Di Aceh
Trending di Nasional