Menu

Mode Gelap
Terkait Kasus Dugaan Korupsi MBG, Matahukum Minta Nanik Diperiksa dan Dicopot ​ BaraNusa Soroti Aksi Dukungan MBG, Minta Telusuri Kepentingan di Baliknya Pemadaman Berulang dan Utang Rp804 Triliun, GSBK Minta Presiden Copot dan Periksa Dirut PLN Buronan Kasus Penipuan Rp7 Miliar Diamankan Usai Kembali dari Singapura BPA Raih PNBP Rp1,02 Triliun, Perluas Akses Masyarakat Ikut Lelang di PRJ Masyayikh NU Ingatkan Pentingnya Menjaga Khittah dalam Munas Alim Ulama dan Konbes

Nasional

BaraNusa Soroti Aksi Dukungan MBG, Minta Telusuri Kepentingan di Baliknya


					Pelaksanaan uji coba Dapur Sekolah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan SDN Ngupasan Jogjakarta pada 22 September 2025 lalu Perbesar

Pelaksanaan uji coba Dapur Sekolah Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dilakukan SDN Ngupasan Jogjakarta pada 22 September 2025 lalu

Teropongistana.com Jakarta — Maraknya aksi demonstrasi yang menyuarakan dukungan terhadap kelanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah mendapat sorotan tajam dari Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa). Ketua Umumnya, Adi Kurniawan, menilai perlu ditelusuri secara transparan apakah ada kepentingan ekonomi maupun politik yang melatarbelakangi gerakan dukungan tersebut.

Adi mengungkapkan kecurigaannya bahwa di balik aksi dukungan itu kemungkinan terdapat pihak atau kelompok yang selama ini memperoleh keuntungan dari pelaksanaan program MBG. Oleh karena itu, ia meminta aparat dan lembaga berwenang memastikan setiap aspirasi yang disampaikan bersifat independen, bukan didorong oleh kepentingan pribadi atau golongan tertentu.

Ketua Umum Barisan Rakyat Nusantara (BaraNusa) Adi Kurniawan mengingatkan dengan tegas bahwa jangan ada pihak yang sengaja mengadu domba sesama rakyat hanya untuk mempertahankan keuntungan atau kepentingan tertentu. Perdebatan soal MBG harus diletakkan semata demi kepentingan bangsa dan masyarakat luas, bukan untuk mengamankan keuntungan segelintir orang.

“Jika ditemukan fakta bahwa program ini membebani keuangan negara, penyalurannya tidak tepat sasaran, atau membuka ruang terjadinya penyimpangan anggaran, maka pemerintah wajib melakukan evaluasi menyeluruh. Setiap rupiah uang rakyat harus digunakan secara efektif, transparan, dan benar-benar bermanfaat. Jangan memaksakan program terus berjalan jika justru melahirkan masalah baru dan risiko korupsi,” katanya, Minggu (21/6/2026)

“Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari mahasiswa, pemuda, hingga organisasi kemasyarakatan, untuk terus mengawal kebijakan publik. Sampaikan pendapat secara bertanggung jawab dan sesuai aturan, agar kebijakan negara benar-benar berpihak pada kesejahteraan rakyat.” sambungnya.

Baca Lainnya

Terkait Kasus Dugaan Korupsi MBG, Matahukum Minta Nanik Diperiksa dan Dicopot ​

21 Juni 2026 - 23:04 WIB

Terkait Kasus Dugaan Korupsi Mbg, Matahukum Minta Nanik Diperiksa Dan Dicopot ​

Pemadaman Berulang dan Utang Rp804 Triliun, GSBK Minta Presiden Copot dan Periksa Dirut PLN

21 Juni 2026 - 22:01 WIB

Pemadaman Berulang Dan Utang Rp804 Triliun, Gsbk Minta Presiden Copot Dan Periksa Dirut Pln

BPA Raih PNBP Rp1,02 Triliun, Perluas Akses Masyarakat Ikut Lelang di PRJ

20 Juni 2026 - 23:20 WIB

Bpa Raih Pnbp Rp1,02 Triliun, Perluas Akses Masyarakat Ikut Lelang Di Prj
Trending di Nasional