Menu

Mode Gelap
Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe

News

Ketua DPRD kabupaten Tangerang Kholid Ismail : Pemuda Butuh Semangat Dalam Membangun Ekonomi


					Ketua DPRD kabupaten Tangerang Kholid Ismail : Pemuda Butuh Semangat Dalam Membangun Ekonomi Perbesar

Teropongistana.com, TANGERANG – Karang Taruna Kecamatan Kosambi menggelar dialog HUT Kabupaten Tangerang ke-390, sekaligus memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-94, dengan tema ‘Moment Kebangkitan Ekonomi Pemuda di Tengah Pembangunan’, di Kedai Kopi Tuh, Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu (30/10/2022).

Hadir sebagai narasumber Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail, Camat Kosambi Dadang Sudrajat, Ketua HIPMI Kabupaten Tangerang Lukman Nurhakim, PLT Kepala Bappeda Kabupaten Tangerang Ujang Sudiartono, dan juga Ketua Katar Kecamatan Kosambi Herdi Rukmana serta Tim Inkubator Ekonomi Kecamatan Kosambi dan Tamu undangan

Dalam dialog Sebagai nara sumber Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Bappeda H. Ujang Sudiartono mengatakan, dimasa pandemi, kita bisa bertahan karena UMKM.

UMKM tersebut paling besar dan paling tahan terhadap crisis yang terjadi di Indonesia, sektor UMKM paling besar memberikan devisa negara.

“Jadi kalo saya berbicara melihatnya tinggi nya tapi tidak sampai, sementara sektor yang kecil itu masih banyak, kenapa kita tidak melakukan pengelolaan itu,”Tungkasnya.

Baca juga : LUAR BIASA…!DPRD Tangerang Peduli Qori Tunanetra Lewat Umrah Gratis

Lebih lanjut Ujang menuturkan Karena sektor UMKM terlihat memang sangat besar di kabupaten Tangerang karna jumlah penduduk di kabupaten Tangerang sangat besar oleh sebab itu bukan sektor penduduk yang homogen, melainkan struktur penduduk heterogen.

“Pepatah mengatakan, dimana bumi berpijak disitulah langit di junjung. Saya bukan asli orang Tangerang, tapi saya hidup dan makan itu di tangerang. Jadi, saya akan membangun Tangerang semampu yang saya bisa,” ujarnya.

Ujang berharap, kolaborasi dari para pemuda dan pemudi berikan informasi sebanyak banyaknya, kemudian kita kolaborasi. Apa yang bisa diberikan pemerintah dan apa yang bisa dilakukan oleh para pemuda. Karena harus diingat, Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, Pemerintah harus bisa berkolaborasi dengan semua stakeholder.

“Anda ingin sebagai subjek, apa sebagai objek. Jika sebagai subjek , lihatlah program pemerintah dalam sisi positif, dimana anda bisa mengambil peran disana dengan membantu mengambil fungsi program pemerintah. Sehingga perekonomian di kabupaten Tangerang,”Lugasnya.

Di kesempatan yang sama Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Kholid Ismail menuturkan Terkait dengan program ekonomi kreatif bahwa kami punya program secara personal nama nya program ngopi pintar (Ngobrol inpsiratif atau inovatif).

“Maka saya selalu bilang dengan teman teman diskusi dengan saya,maka saya sampaikan.ayo kita diskusi keluarkan ide dan inovasi para pemuda karna sering sering la kita berinovasi karna dengan sering nya berinovasi kita akan banyak mendapat kan ispirasi yang positif,”tandas Kholid Ismail.

Menurutnya, banyak anak anak muda yang berinovasi dan mengelurkan gagasan dan ide.untuk memberikan solusi sehingga kedepanya anak muda bisa maju dan menjadi pengerak ekonomi.

“Saat ini yang kita butuhkan semangat nya untuk membangun ekonomi, khusus nya ekonomi pemuda sehingga pemuda bisa mandiri dalam membangun ekonomi nya,”ujarnya.

Baca jugaKetua DPD RI Ajak Kepala Daerah Fokus Perkuat UMKM Dan Belanja Lokal Saat Mengahadapi Resesi

Sementara itu peserta kegiatan diskusi yang juga aktivis Utara Budi Usman mengatakan bahwa data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tangerang, Banten, mengungkapkan terkait perspektif ekonomi dan angka penduduk miskin di kabupaten itu bertambah 272 ribu orang atau sekitar 7,12 persen dari total jumlah penduduk yang ada. Peningkatan angka kemiskinan tersebut merupakan hasil sensus pada Maret tahun 2022.

“Data dari sumber BPS mencatat kenaikan di tahun ini mencapai 7,12 persen warga Kabupaten Tangerang berada di bawah rata-rata alias miskin,” pungkas Budus.

(4rD1).

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

20 Desember 2025 - 11:51 WIB

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

Pamitan, Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

16 Desember 2025 - 21:51 WIB

Penyelenggaraan Haji 2025 Menjadi Tugas Terakhir Ditjen Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (Phu) Kementerian Agama. Mulai Tahun Depan, Tanggung Jawab Mengurus Haji Diemban Oleh Kementerian Haji Dan Umrah.
Trending di News