Menu

Mode Gelap
DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe Diduga Ada Backing, JAN Desak Satgas PKH Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja 1.000 Genset ESDM–PLN Jadi Cahaya Warga Aceh Pascabencana PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

News

PARAH BENER…!Proyek Jalan Drainase di Jawilan Langgar Aturan


					PARAH BENER…!Proyek Jalan Drainase di Jawilan Langgar Aturan Perbesar

Teropongistana.com Serang – Dalam proyek pekerjaan jalan, kontraktor harus mempertimbangkan dan memerhatikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja atau K3. Diantaranya untuk pejalan kaki dan pekerja itu sendiri.

Pasalnya, tak jarang trotoar atau sisi jalan digunakan untuk aktivitas proyek pekerjaan jalan. Sehingga membuat pejalan kaki ataupun pesepeda masuk ke jalur padat kendaraan.

Hal ini juga terjadi pada pembuatan Drainase di Wilayah Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Provinsi Banten yang diduga abaikan K3. Dimana terlihat pembangunan tersebut terkesan semerawut dan tak menggunakan K3.

“Memang selama pembuatan proyek Drainase di Jawilan ini, kita tidak menggunakan K3, perusahaan tidak menyiapkan itu,” kata salah seorang pekerja yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (6/11).

Baca juga : SIKAT PAK…!Polres Serang Kota Kejar Pelaku KDRT 

Sementara itu, salah seorang pengguna sepeda motor yang melintasi Jalan Tersebut, Dede Jaelani (40) tahun menyayangkan tentang pembangunan proyek Drainase di Jawilan, Kabupaten Serang yang minim pengawasan. Padahal, kata Dede, pembangunan proyek tersebut nilai anggaranya fantastis dan menggunakan uang negara.

“Lemah pengawasan dari Pemerintah Kabupaten Serang, hal ini membuat para pengusaha tersenyum dan nyaman, bahkan bisa juga pembangunan yang mereka lakukan terjadi asal-asalan. Kalau bisa dikontrol terus dan dipantau, belum lagi proyek Drainase di Jawilan ini selalu bikin macet, ” jelas Dede.

Selain itu, kata Dede, bahwa para pekerja proyek Drainase di Jawilan tersebut juga terlihat tak menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), Rompi, dan Sepatu Sepatu. Dede menyebut, tak satupun pekerja yang menggunakan APD saat beraktifitas.

“Jelas ini para pekerja mengabaikan K3, .hal ini tentu berbahaya dan bisa mengganggu pengguna jalan. Kalau bisa Pemkab Serang bisa melakukan evaluasi terkait pembangunan proyek Drainase di Jawilan ini,” beber Dede.

Sampai berita ini diturunkan, awak media masih berusaha untuk mengkonfirmasi pihak perusahaan yang memang melakukan pekerjaannya. (Daus)

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

20 Desember 2025 - 11:51 WIB

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

Pamitan, Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

16 Desember 2025 - 21:51 WIB

Penyelenggaraan Haji 2025 Menjadi Tugas Terakhir Ditjen Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (Phu) Kementerian Agama. Mulai Tahun Depan, Tanggung Jawab Mengurus Haji Diemban Oleh Kementerian Haji Dan Umrah.
Trending di News