Menu

Mode Gelap
Tujuannya Tekan Biaya Politik, Threshold Diusulkan Turun ke DPRD Kondisi Pilu Sri Rahayu SPPG Langkat: Masih Kritis, Belum Bisa Bergerak, Keluarga Tunggak Rp600 Juta Marwan Jafar Dorong Mabes Polri Ambil Alih Kasus Dukun Berkedok Kiai di Pati Bayern Vs PSG: Bola Kena Tangan Joao Neves, Kenapa Tak Penalti? Momentum 75 Tahun, Kajati Jabar: PERSAJA Pengawal Kedaulatan dan Stabilitas Kejari HST Geledah 4 Lokasi, Buru Bukti Korupsi Alkes Dinkes

News

Eks Penyidik KPK Dilantik Jadi Kapolda Metro Jaya


					Keterangan foto : Irjen Karyoto resmi sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Fadil Imran. Pelantikan ini dilakukan pada acara serah terima jabatan yang dilaksanakan di Mabes Polri, Jumat (31/3). Perbesar

Keterangan foto : Irjen Karyoto resmi sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Fadil Imran. Pelantikan ini dilakukan pada acara serah terima jabatan yang dilaksanakan di Mabes Polri, Jumat (31/3).

TeropongIstana.com JAKARTA – Irjen Karyoto resmi dilantik sebagai Kapolda Metro Jaya menggantikan Irjen Fadil Imran. Pelantikan ini dilakukan pada acara serah terima jabatan yang dilaksanakan di Mabes Polri, Jumat (31/3).

Sebelumnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Karyoto menjadi Kapolda Metro lewat Telegram Kapolri dengan nomor ST/713/III/KEP./2023 tertanggal 27 Maret 2023. Pejabat lama, Fadil Imran menempati posisi Kepala Badan Pemeliharaan dan Keamanan (Kabaharkam) Polri.

Baca juga : Diduga Tak Profesional, Bareskrim Diminta Periksa Kapolda Metro Jaya

Karyoto sempat ditugaskan sebagai Deputi Penindakan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ia bertugas di sana sejak 2020. Selama menjabat, ia beberapa kali menangani kasus kakap.

Antara lain, kasus korupsi izin ekspor benih lobster atau benur yang menjerat Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo, kasus korupsi bansos Covid-19 yang menjerat Menteri Sosial Juliari Peter Batubara, kasus korupsi mantan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

Kemudian kasus dugaan korupsi yang menyeret Gubernur Papua nonaktif Lukas Enembe hingga kasus dugaan korupsi pengadaan tanah PD Sarana Jaya di Munjul dan Pulogebang, Jakarta Timur.

Karyoto merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1990. Selain di KPK, ia tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan strategis di korps Bhayangkara.

Pada 2014, Karyoto dipercaya untuk menjabat sebagai Dirreskrimum Polda DIY. Setahun bertugas, ia kemudian dimutasi menjadi Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri.

Kemudian pada 2016, ia mendapat tugas di luar institusi Polri. Kala itu, Karyoto ditunjuk menjadi Deputi Analisis Pemutus Jaringan Internasional Badan Narkotika Nasional (BNN).

Dua tahun bertugas, ia kembali ke korps Bhayangkara dan dimutasi menjadi menjadi Analisis Kebijakan Madya Bidang Pidkor Bareskrim Polri.

Pada 2019, Karyoto ditunjuk menjadi Wakapolda Sulawesi Utara. Setahun berselang, ia dimutasi menjadi Wakapolda DIY. (Jum)

Baca Lainnya

Tujuannya Tekan Biaya Politik, Threshold Diusulkan Turun ke DPRD

7 Mei 2026 - 10:36 WIB

Tujuannya Tekan Biaya Politik, Threshold Diusulkan Turun Ke Dprd

Kondisi Pilu Sri Rahayu SPPG Langkat: Masih Kritis, Belum Bisa Bergerak, Keluarga Tunggak Rp600 Juta

7 Mei 2026 - 10:11 WIB

Kondisi Pilu Sri Rahayu Sppg Langkat: Masih Kritis, Belum Bisa Bergerak, Keluarga Tunggak Rp600 Juta

Pradhana Probo Resmi Jabat Kajari, Janji Hukum Dukung Ekonomi Kota

6 Mei 2026 - 22:04 WIB

Pradhana Probo Resmi Jabat Kajari, Janji Hukum Dukung Ekonomi Kota
Trending di Nasional