Menu

Mode Gelap
Buronan Kasus Penipuan Rp7 Miliar Diamankan Usai Kembali dari Singapura BPA Raih PNBP Rp1,02 Triliun, Perluas Akses Masyarakat Ikut Lelang di PRJ Masyayikh NU Ingatkan Pentingnya Menjaga Khittah dalam Munas Alim Ulama dan Konbes DPR Desak Audit Total MBG, Firman: Jangan Sampai Niat Baik Rusak di Lapangan Harga Batik Setda DKI Capai Rp2,9 Juta per Lembar, CBA Sindir Seolah Dicampur Emas Dari Gelombang Hallyu ke Pelukan Nenek

News

SEGERA…!Komisi X Minta Kemendikbud ke Banten Perbaiki Data Guru Bocor


					SEGERA…!Komisi X Minta Kemendikbud ke Banten Perbaiki Data Guru Bocor Perbesar

TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI) meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) turun ke Banten agar memperbaiki kebocoran data guru. Hal tersebut ditegaskan langsung oleh Anggota Komisi X DPR RI, Zainuddin Maliki, Kamis (11/11) di Jakarta.

“Kemendikbudristek bisa turun ke Banten memastikan agar kebocoran data guru tidak disalah gunakan. Jadi yang memegang akun atau mengelola website harus benar-benar yang bisa dipercaya.”kata Zainuddin Maliki, Kamis (11/11) di Jakarta.

Baca juga 

Selain itu, Zainuddin juga mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Banten agar segera melakukan evaluasi menyeluruh tentang pengelolaan data. Tak hanya berhenti disitu, Zainuddin juga meminta Kemendikbudristek agar kejadian di Banten tak terulang kembali di daerah lain.

“Kalau memang sesitemnya ada kelemahan di situ, segera perbaiki dan jangan sampai ada korban dan memenfaatkan data para guru. Zainuddin menyenut, kebocoran ini harus jadi yang terakhir.

Baca juga 

Anggota DPR RI dari partai Amanat Nasional (PAN) juga mendorong pihak kepolisian agar memproses kelalaian yang dilakukan oleh oknum petugas Dindik Banten. Kata Zainuddin, seandainya ada kesengajaan, kasus tersebut harus bisa diperiksa.

“Kita dari DPR RI minta aparat agar segera melakukan tindakan bahkan memanggil pelaku yang memang ceroboh.”tutur Zainuddin.

Baca juga : Presiden Jokowi Bersama PM Malaysia Bahas TKI dan Batas Negara

Sebelumnya , Ombudsman Banten juga menilai bocornya data ratusan guru disebabkan karena SDM pada Disdikbud Banten yang tidak kompeten. Sebab, kata Ombudsman Banten, pengelolaan data kepegawaian seharusnya bisa dilakukan oleh prgawai yang kompeten.

“Bocornya data guru di Tangerang menunjukan kurang kompetenya SDM di Disdikbud Banten, mereka harus berbenah dan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Selain itu, Polda Banten juga harus mengusut kasus kebocoran data guru itu secara tuntas.”jelas Ketua Ombudsman Banten, Dedy Irsan.

Baca juga : Menkominfo Ciptakan Ekosistem Kondusif dan Aman

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Tabrani saat dimintai tanggapan belum bisa memberikan keteranganya. (Red)

Baca Lainnya

KOHATI Bogor Luncurkan Program TOKO HATI untuk Kemandirian Ekonomi Kader

15 Juni 2026 - 20:51 WIB

Kohati Bogor Luncurkan Program Toko Hati Untuk Kemandirian Ekonomi Kader

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, GSBK Soroti Kualitas Barang

8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, Gsbk Soroti Kualitas Barang

Setahun Berdiri Belum Terbuka, FPHI Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​

8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Setahun Berdiri Belum Terbuka, Fphi Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​
Trending di News