Menu

Mode Gelap
Billy John Pagara Soroti Mandeknya Dampak TJSPKBL di Kabupaten Sukabumi Artis Cantik…! Camelia Petir Pilih Perawatan Kulit Modern, Glowing Bukan Sekadar Mimpi Skandal Dugaan HP dan Sabu dari Balik Jeruji, Lapas Kelas I Tangerang di Ujung Sorotan Pembakaran Plastik Aluminium di Maja Diduga Ilegal, Ancam Kesehatan Warga CBA Minta Kejati Jabar Usut Pengadaan PC Rp1,6 Miliar di Sekretariat DPRD Kabupaten Bandung Telan Anggaran 54 Miliar, Kejati Jawa Timur Diminta Bongkar Penyebab Pembangunan Proyek IPIT RSUD Dr Koesma Tuban yang Rusak

News

Ombudsman RI Gelar PVL On The Spot dan Tekankan Kolaborasi Multi Pihak


					Keterangan foto : Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto menjadi Keynote Speaker dalam Diskusi Kolaboratif Implementasi Pengawasan Layanan Publik di DKI Jakarta pada Selasa (31/5/2023) Perbesar

Keterangan foto : Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto menjadi Keynote Speaker dalam Diskusi Kolaboratif Implementasi Pengawasan Layanan Publik di DKI Jakarta pada Selasa (31/5/2023)

Teropongistana.com Jakarta – Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto menjadi Keynote Speaker dalam Diskusi Kolaboratif Implementasi Pengawasan Layanan Publik di DKI Jakarta pada Selasa (31/5/2023) yang diinisiasi oleh Yayasan Kajian Potensi Indonesia.

Dalam kegiatan ini, Hery didampingi Kepala Perwakilan Ombudsman RI Jakarta Raya dan jajaran yang turut menyelenggarakan Penerimaan dan Verifikasi Laporan (PVL) On The Spot di Aula Mahasiswa Sunan Giri, Jakarta.

Dalam menjalankan tugasnya, jelas Hery mengatakan bahwa basis Ombudsman RI adalah menerima laporan dan konsultasi non-laporan terkait pelayanan publik.

“Ombudsman berfokus untuk mengawasi pelayanan publik agar tidak terjadi maladministrasi, dimana ada 10 bentuk maladministrasi yang kerap ditemui di masyarakat,” tegas Hery.

Pada penyelenggaraan pelayanan publik, Ombudsman RI menganut paham bahwa sekurang-kurangnya pelayanan diberikan secara prima.

“Jadi kalau sudah sekurang-kurangnya, ya jangan dikurangi lagi. Itu sudah minimal, meskipun banyak kendala yang ditemui, soal minim anggaran misalnya,” lanjut Hery.

“Jadi saya mendukung kolaborasi dari banyak pihak di antaranya pemerintah, kelompok bisnis, DPR/DPRD, pers, masyarakat, dan akademisi untuk bersama Ombudsman RI melakukan pengawasan terhadap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, karena Ombudsman RI jelas tidak bisa sendiri,” tegasnya.

Adapun kegiatan ini dilakukan dengan latar belakang bahwa implementasi pengawasan pelayanan publik di wilayah DKI Jakarta, khususnya di lingkungan mahasiswa masih sangat kurang, sehingga kegiatan ini dilakukan untuk melakukan kolaborasi terkait dengan pengawasan pelayanan publik tersebut.

Sementara itu Dedi Irsan, Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya mengatakan pihaknya siap memberikan edukasi dan konsultasi kepada masyarakat untuk akses laporan pelayanan publik dan membantu penyelesaian laporan masyarakat sampai tuntas.

“Intinya bahwa kegiatan yang digelar ini merupakan wahana transfer pengetahuan, informasi, akses dan penyelesaian laporan pengaduan masyarakat sebagai pelaksanaan tugas, fungsi dan kewenangan Ombudsman. Kami siap membantu semua elemen masyarakat untuk itu,” pungkas Dedi.

Baca Lainnya

Diklat Petugas Haji Hendaknya tidak Sekadar Formalitas

12 Januari 2026 - 23:42 WIB

Anggota Komisi Viii Dpr Ri, Dini Rahmania.

KPK Tetap Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Komisi VIII: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik

12 Januari 2026 - 12:58 WIB

Kpk Tetap Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Komisi Viii: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn
Trending di Daerah