Menu

Mode Gelap
Kenaikan Pangkat Luar Biasa Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Sudah Tepat Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

News

10 Program Unggulan Bupati Zaki Bangun Kabupaten Tangerang


					Keterangan foto : Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengklaim bahwa telah berhasil membangun wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/6/2023) Perbesar

Keterangan foto : Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengklaim bahwa telah berhasil membangun wilayah Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/6/2023)

Teropongistana.com Tangerang – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengklaim bahwa telah berhasil membangun wilayah Kabupaten Tangerang, Banten. Hal tersebut disampaikannya saat memaparkan 10 program unggulan RPJMD 2019-2023.

“Jadi kalau ditanya apakah berhasil membangun Kabupaten Tangerang. Ya, saya berhasil. Dan pengakuan itu diberikan bukan oleh saya, ” kata Bupati Tangerang, Rabu (14/6/2023).

Dimasa kepemimpinannya, Ahmed Zaki Iskandar menyebut fasilitas kesehatan Kabupaten Tangerang sudah memiliki 3 RSUD. Dan saat ini menuju ke 4 karena pembangunan RSUD Tigaraksa sedang berlangsung.

Lalu setiap Puskesmas direhab, terkait pendidikan telah dibangun sanitasi sekolah, dan saat ini akan berlangsung sekolah hybrid untuk SMP, lalu adanya intensif untuk guru-guru mengaji, sanitren menjadi percontohan nasional. Ditambah, satu-satunya kabupaten yang memiliki sarana pra sarana olahraga disetiap kecamatan hanya Kabupaten Tangerang.

” Kemudian penataan kawasan, kita pertahankan termasuk kawasan pertanian yang sudah terbatas di Kabupaten Tangerang. Tapi sebetulnya Tangerang Gemilang itu adalah, bagaimana masyarakat merasakan pembangunan dari Pemerintah Daerah langsung. Kita nangani Covid-19 saja tidak main-main, karena kita satunya daerah di Banten yang punya rumah singgah, ” ungkap Zaki.

Bupati Tangerang juga menuturkan, 10 program unggulan di periode 2019-2023 yang dianggap sukses itu diantaranya, Tangerang Religi yang didalamnya terdapat, insentif guru ngaji, pengembangan diri siswa baca Al-Qur’an, dan pembangunan sarana sanitasi pada pondok pesantren.

“Dengan menggerakan tiga OPD. Yaitu, Kesra Setda, Disdik, dan Dinkes. Indikator kinerjanya, tersedianya penerima insentif guru ngaji, jumlah peserta didik SD dan SMP yang dapat baca tulis Al-Quran, jumlah ponpes yang menerima bantuan, dan jumlah ponpes yang dibina PJBS, ” ujarnya.

Yang kedua, Gerakan Sekolah Menyenangkan, didalamnya terdapat pembangunan gedung sekolah, penambahan ruang kelas sekolah, rehabilitasi bangunan sekolah, beasiswa pendidikan berprestasi dan MBR, fasilitasi sekolah ramah anak, dan sekolah sehati.

Zaki merincikan, proporsi belanja urusan pendidikan tahun 2022 Rp 1,647,409,950,763. Dengan rincian, gaji dan tunjangan 53,33 persen bos pusat 30,18 persen penunjang urusan pendidikan 4,28 persen sarana dan prasarana pendidikan 5,17 persen dan terkahir honor tenaga pendidik dan kependidikan 7,04 persen.

Sementara di tahun 2023 sebesar Rp 1,794,876,883,514 dengan rincian penyerapan anggaran sebagi berikut, gaji dan tunjangan 57,81 persen sarana dan prasarana pendidikan 7,20 persen bos pusat 24,46 persen honor tenaga pendidik dan kependidikan 4,58% dan terakhir penunjang urusan pendidikan (PUP) 5,94 persen.

” jadi total anggaran proporsi belanja urusan pendidikan tahun 2022-2023 sebesar Rp 3,442,286,834,176 Triliun, ” jelasnya.

Ketiga, Gerakan Tangerang Sehat (GTS) yang didalamnya terdapat kegiatan kemitraan pengobatan bagi pasien Jamkesda dan BPJS, desa bebas ODF (open defecation free), pembangunan RSUD Tigaraksa, puskesmas ramah anak, olahraga bersama masyarakat dan pelajar, aksi konvergensi stunting.

Keempat, Tangerang Mandiri Tahan Pangan yang didalamnya terdapat kegiatan, pengembangan kawasan agropolitan, bantuan sarana dan prasarana produksi pertanian, pelaksanaan pembangunan pusat agropolitan, penyediaan sarana dan prasarana puskagro, pemberian insentif pada pahan LP2B, dan pembangunan daerah irigasi.

“Lalu ke 5 ada gerakan pembangunan masyarakat pantai, 6 optimalisasi tata kelola pemerintahan dan manajemen aset, 7 Gebrak Pakumis Plus, 8 Kita peduli permasalahan sampah, 9 pemgendalian kemacetan lalulintas, dan terakhir 10 Produk inovatif dan kreatif,” pungkas Bupati tangerang.

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

20 Desember 2025 - 11:51 WIB

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

Pamitan, Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

16 Desember 2025 - 21:51 WIB

Penyelenggaraan Haji 2025 Menjadi Tugas Terakhir Ditjen Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (Phu) Kementerian Agama. Mulai Tahun Depan, Tanggung Jawab Mengurus Haji Diemban Oleh Kementerian Haji Dan Umrah.
Trending di News