Menu

Mode Gelap
Wabup Lebak Akui Belum Awasi SPPG Cikulur, MBG Dinilai Menyimpang dari Perpres PPBN RI Hadiri Peringatan HUT ke-69 LVRI Transisi Penyelenggaraan Haji Dinilai Terburu-buru, SAPUHI Soroti Kesiapan Sistem dan Regulasi Kejagung Geledah Kemenhut Terkait Dugaan Korupsi IUP Nikel Konawe Utara Pergunu Nilai KH Asep Saifuddin Chalim Figur Tepat Jaga Keulamaan NU Dana Haji Khusus Tertahan, Komisi VIII: Jangan Sampai Rugikan Jamaah

News

Muchsin Pakaya Dilantik Sebagai Ketua LASQI NJ Sulteng


					Foto (Red). Perbesar

Foto (Red).

Teropongistana.com PALU— Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Jaya resmi mengukuhkan pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi Sulawesi Tengah untuk masa khidmat 2023–2028, di Palu, Jumat (23/5).

Dalam agenda pelantikan yang berlangsung semarak itu, Muchsin Pakaya, SE, M.Si., resmi dilantik sebagai Ketua Umum DPW LASQI Nusantara Jaya Provinsi Sulawesi Tengah. Pelantikan ini menjadi tonggak penting bagi penguatan peran LASQI di Tanah Celebes dalam melestarikan seni budaya Islam yang berakar dari tradisi lokal.

Acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LASQI Nusantara Jaya oleh Sekretaris Jenderal DPP, Drs. Inu Aminudin, yang kemudian dilanjutkan dengan pengucapan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Ketua DPP LASQI NJ, Dr. KH. Maman Imanulhaq.

Dalam sambutannya, Kiai Maman menekankan pentingnya peran LASQI dalam merawat nilai-nilai spiritual melalui seni. LASQI, imbuh Anggota DPR RI Komisi VIII itu, harus mampu menyatukan kekuatan seni dan dakwah untuk memperkuat karakter bangsa yang moderat dan toleran.

“LASQI tidak sekadar wadah seni, tetapi benteng kultural yang membumikan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil ‘alamin lewat ekspresi yang indah dan membangun. Kami berharap LASQI Sulteng menjadi pelopor transformasi budaya Islami yang inklusif dan membangkitkan semangat kebangsaan,” ujar Kiai Maman.

Sementara itu, Ketua DPW LASQI Sulteng yang baru dilantik, Muchsin Pakaya, menyampaikan rasa syukurnya atas kepercayaan yang diberikan. Ia menegaskan komitmen untuk menjadikan LASQI sebagai motor penggerak pelestarian seni religius dan penguatan nilai moral di tengah masyarakat Sulawesi Tengah.
Menurutnya, LASQI akan hadir lebih aktif dalam mendorong regenerasi pelaku seni qasidah serta memperluas ruang ekspresi budaya Islam yang produktif dan kreatif.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan dan Kesra Rohani Mastura, yang juga menyampaikan arahan dari Gubernur Sulteng. Menurutnya, LASQI memiliki visi yang amat baik dan linear dengan kehendak pemerintah. Oleh sebabnya, pemerintah memberikan dukungan penuh kepada LASQI dalam upayanya menjaga keharmonian di tengah masyarakat.

“Kami mendukung penuh LASQI sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperkuat nilai religius masyarakat dan menjaga harmonisasi kehidupan sosial di Sulawesi Tengah,” ujar Rohani yang mewakili Gubernur Sulawesi Tengah.

Ia juga berharap LASQI dapat menjadi bagian penting dalam membina generasi muda agar lebih mencintai budaya religius yang berkarakter.

Turut hadir pula dalam acara tersebut Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulawesi Tengah, H. Muh. Syamsu Nursi, serta Kasubag Kepegawaian, Hamzah. Keduanya memberikan apresiasi atas pelantikan tersebut dan berharap sinergi antara LASQI dan Kementerian Agama dapat terus ditingkatkan dalam pembinaan seni keagamaan yang edukatif dan inspiratif.

Pelantikan DPW LASQI Nusantara Jaya Sulawesi Tengah ini menandai awal baru dalam misi kebudayaan yang menjunjung tinggi harmoni, spiritualitas, dan kreativitas Islami di bumi Celebes.

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

20 Desember 2025 - 11:51 WIB

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

Pamitan, Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

16 Desember 2025 - 21:51 WIB

Penyelenggaraan Haji 2025 Menjadi Tugas Terakhir Ditjen Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (Phu) Kementerian Agama. Mulai Tahun Depan, Tanggung Jawab Mengurus Haji Diemban Oleh Kementerian Haji Dan Umrah.
Trending di News