Menu

Mode Gelap
Kasat Narkoba Polres Kutai Kartanegara Ditangkap Polda Kaltim Atas Dugaan Kasus Narkotika Ratusan Warga Sorong Antusias Saksikan Pemutaran Film Dokumenter Pesta Babi di Sorpus Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Respon Pemborosan Anggaran Sewa Hotel 2026 Kajari Dr Sulvia: Kami Siap Dampingi Hukum KPU Kota Bekasi Judi Online Ancam Generasi Muda, Dave Laksono: Ruang Digital Harus Tetap Sehat dan Aman Everton Ditinggal Legenda, Seamus Coleman Putuskan Akhiri 17 Tahun Pengabdian

News

Pemuda Katolik Komda Bali Serukan Generasi Muda Tetap Tenang dan Tidak Terprovokasi


					Foto (red). Perbesar

Foto (red).

Teropongistana.com Denpasar – Pemuda Katolik Komisariat Daerah (Komda) Bali menyerukan kepada generasi muda dan mahasiswa di Provinsi Bali untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, serta terus mengedepankan komunikasi dan musyawarah dalam menyikapi dinamika sosial-politik yang tengah berkembang di berbagai daerah Indonesia.

Seruan ini disampaikan Ketua Pemuda Katolik Komda Bali, Yogaswara, melalui telekonferensi dari Jakarta, usai aksi damai yang berlangsung pada Sabtu siang (30/8).

“Prinsipnya, kami dari Pemuda Katolik Komda Bali mengimbau agar pemuda, khususnya di Bali, tidak terprovokasi dengan kejadian-kejadian yang dalam beberapa waktu ini terjadi di Jakarta, Bandung, Makassar, maupun Yogyakarta,” ujar Yogaswara.

Ia menegaskan pentingnya menjaga kondusivitas di Provinsi Bali. “Saya yakin, pemuda-pemuda dan adik-adik mahasiswa memiliki komitmen yang sama untuk menjaga Bali tetap damai,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yogaswara menilai bahwa pemerintah, baik legislatif maupun eksekutif, perlu segera membuka ruang dialog dengan seluruh elemen masyarakat. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah potensi gesekan sosial yang bisa dimanfaatkan pihak tertentu.

“Kalau ruang dialog tidak segera diberikan, saya khawatir akan ada pihak-pihak yang menginginkan Bali chaos dengan memanfaatkan situasi nasional,” tegasnya.

Menurutnya, dialog yang melibatkan berbagai unsur – mulai dari pemuda, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh perempuan, akademisi, hingga mahasiswa – merupakan alternatif terbaik demi menjaga kedamaian dan ketenteraman di Pulau Bali.

“Dengan komunikasi terbuka, musyawarah, dan melibatkan semua elemen, Bali akan mampu tetap solid dalam menjaga harmoni sosial,” pungkas Yogaswara.

Baca Lainnya

Kajari Dr Sulvia: Kami Siap Dampingi Hukum KPU Kota Bekasi

15 Mei 2026 - 20:34 WIB

Kajari Dr Sulvia: Kami Siap Dampingi Hukum Kpu Kota Bekasi

Kunjungan Kajati Jabar ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil dan Dekat Masyarakat

14 Mei 2026 - 21:20 WIB

Kunjungan Kajati Jabar Ke Subang: Pastikan Penegakan Hukum Adil Dan Dekat Masyarakat

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Dinilai Gila, Todung Mulya Lubis: Semangat Hukum Kalahkan Keadilan

14 Mei 2026 - 12:10 WIB

Tuntutan 18 Tahun Nadiem Dinilai Gila, Todung Mulya Lubis: Semangat Hukum Kalahkan Keadilan
Trending di Hukum