Menu

Mode Gelap
Kasus Dugaan Rp3,7 Miliar KPU Bogor, Polisi-Kejaksaan Didesak Bergerak Korupsi Dana BOS Rp319 Juta, Kepala Sekolah dan Bendahara di Takalar Ditahan Hari Pers Nasional, Integritas Adalah Kunci Permohonan Pra Peradilan Uang Rp17,55 Miliar Beny Saswin Dinilai Prematur Pramuka Nadi Pengabdian, Ade Andriana Resmi Mengemban Amanah Wakil Ketua Kwarcab Lebak Proyek Rotary Dryer Rp4 Miliar Diduga Tanpa SLO dan TKDN, MataHukum Minta Kejaksaan Periksa

Nasional

Golkar Ingin Gabung Poros PKB, Ini Respon Gus Jazil


					Golkar Ingin Gabung Poros PKB, Ini Respon Gus Jazil Perbesar

TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – Wakil Ketua DPP PKB, Jazilul Fawaid angkat bicara terkait keinginan Partai Golkar bergabung dengan Koalisi PKB, PAN dan PPP.

Menurut Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid, PKB membuka pintu lebar-lebar bagi parpol manapun yang ingin bergabung termasuk Golkar. “Kami di PKB sangat terbuka dan welcome terhadap siapapun termasuk Partai Golkar,” ujar Gus Jazil, Minggu (19/12/2021).

Namun demikian tegas Gus Jazil, Golkar tidak bisa serta merta bergabung dengan membawa nama seseorang untuk diusung menjadi Capres 2024 mendatang.

“Kalau ujug-ujung mau gabung dengan kode sandi harus Capres dari mereka, ya repot. Harusnya kita duduk bersama dulu, kami (PKB) dengan PAN dan PPP misalnya punya gagasan dan visi misi, nah mereka juga harusnya beberkan dulu programnya,” tukasnya.

“Jika gagasan, program serta visi misi kita sama atau minimal bisa dikolaborasikan, baru kita sama-sama tentukan siapa yang akan kita usung, jangan tiba-tiba ingin gabung terus bawa syarat tertentu,” tegasnya.

Baca juga : Golkar Bagikan Token Listrik, Masyarakat : Terimakasih Golkar, Terimakasih Fery Auparay

Untuk diketahui, Partai Golongan Karya (Golkar) mengaku tertarik untuk berkoalisi dengan poros partai Islam yang diwacanakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). PKB sebelumnya mengajak Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) untuk membentuk poros alternatif pada Pilpres 2024.

Menurut Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia, saat ini memanglah masa di mana semua kekuatan politik menjajaki kemungkinan terbangunnya kerja sama menuju potensi koalisi di Pemilu Serentak 2024.

“Jadi sah-sah saja, dan memang dimungkinkan setiap parpol mencoba mengimplementasikan rencana-rencana politiknya. Termasuk PKB yang berkeinginan membentuk koalisi dengan partai Islam lainnya,” ujar Doli kepada wartawan, Minggu (19/12/2021).

Doli pun menyatakan, Golkar siap membangun koalisi dengan partai-partai Islam tersebut. Sebagai partai tengah yang nasionalis-religius, kata dia, Golkar membuka kerja sama dengan kekuatan politik mana pun.

“Kami, Golkar pun, sebagai partai tengah, yang bercirikan partai politik nasionalis religius, juga sangat membuka diri untuk bisa bekerja sama dan dapat membangun koalisi dengan kekuatan politik manapun, apalagi dengan Partai-Partai Islam,” kata Ketua Komisi II DPR RI ini.

Baca juga : Setiap Warga Negara Berhak dan Wajib Bela Negara

Hanya saja, tambah Doli, mengenai calon presiden Golkar sudah memutuskan Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai calon presiden yang akan diusung. “(Tapi, red) Kami sudah putuskan bahwa capres kami adalah Pak Airlangga Hartarto,” kata Doli.

Sebelumnya, ajakan poros PKB, PAN dan PPP itu tercetus dari Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid. Menurutnya, PKB akan bisa mengusung pasangan capres dan cawapres apabila bergabung dengan PAN dan PPP.

Baca Lainnya

Hari Pers Nasional, Integritas Adalah Kunci

11 Februari 2026 - 07:45 WIB

Hari Pers Nasional, Integritas Adalah Kunci

Aroma Mundur Pejabat KemenPU Jadi Sorotan Matahukum, Proses Perubahan Jabatan Harus Sesuai Aturan

10 Februari 2026 - 15:12 WIB

Aroma Mundur Pejabat Kemenpu Jadi Sorotan Matahukum, Proses Perubahan Jabatan Harus Sesuai Aturan

CBA Soroti Dugaan Double Anggaran Rehabilitasi Gedung DPRD DKI 2026, Desak KPK Selidiki

9 Februari 2026 - 17:26 WIB

Cba Soroti Dugaan Double Anggaran Rehabilitasi Gedung Dprd Dki 2026, Desak Kpk Selidiki
Trending di Megapolitan