Menu

Mode Gelap
PN Jakarta Utara Sidang Sengketa Lahan, Ahli Waris Serahkan Bukti Polemik Tender Rp121 Miliar Kemenag: Jaksa Agung Diminta Periksa PT. MBA Arifki Chaniago: Pernyataan JK Bukan Cuma Sejarah, Ada Dimensi Politik Kekinian Diduga Cemarkan Nama Baik Robby Wanma di Medsos, HK Dilaporkan ke Polisi Direktur P3S : Cari Aman dalam TPPU, Ahmad Ali Hijrah ke PSI Jerry Massie Desak KPK Periksa Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Ada Indikasi Mark Up Besar

News

Azka Ramli: Wacana penundaan Pemilu 2024 tidak masuk akal


					Azka Ramli: Wacana penundaan Pemilu 2024 tidak masuk akal Perbesar

TEROPONGISTANA.COM JAKARTA – Isu penundaan Pemilu 2024 kembali mencuat, tak ayal membuat banyak polemik di kalangan masyarakat. Banyak yang kontra terkait isu ini, tapi ada juga yang mendukung Pemilu ditunda. Pendemi Covid-19 yang belum usai menjadi alasan utama segilintir pihka yang mewacakan penudaan ini. Alasan stagnasi ekonomi dan kepuasan terhadap kinerja pemerintahan dinilai sudah cukup untuk menunda penyelenggaraan Pemilu 2024.

Menanggapi hal tersebut, Sekjend BAKORNAS FOKUSMAKER Azka Aufary Ramli tidak setuju dengan wacana penundaan Pemilu 2024. Dia beranggapan bahwa hal tersebut menyalahi konsitutisi dan tidak masuk akal.

“Sebagai neagara hukum sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk tunduk dan patuh terhadap konstitusi yang berlaku. Sehingga saya tidak setuju dengan wacana penundaan Pemilu 2024 yang berbenturan dengan konstitusi dan undang-undang. Wacana ini saya pikir tidak masuk akal dan terkesan memaksakan kepentingan segelintir kelompok.” Ujar Azka.

Undang-undang Dasar 1945 termaktub dengan jelas didalamnya bahwa Pemilu diselenggarakan sekali dalam lima tahun. Kalau pun elite di negeri ini memaksakan amandemen UUD 1945, maka hal ini hanya akan menyisahkan masalah besar bagi Indonesia.

Menurut Azka, jika wacana ini terus digaungkan bisa saja akan menimbulkan konflik politik yang meluas dan akan mendatangkan kegaduhan yang besar di tengah masyarakat.

“Saya sangat khawatir jika ini dibiarkan bisa menimbulkan kaos (chaos). Indonesia akan berkonfik, ribut sana sini. Bukannya menjadi solusi, justru akan mendatangkan masalah dikemudian hari. Usul perpanjangan masa jabatan presiden lumrah saja dilontarkan. Namun, penyampaian usul, sebaiknya juga diikuti alasan hingga solusi yang logis.”tambah azka.

Penundaan Pemilu menurut Azka hanya bisa dilakukan pada kondisi-kondisi tertentu yang dialami Indonesia, seperti terjadi peperangan atau bencana alam yang berdampak sangat besar pada kehidupan bangsa.

“Memang sampai saat ini kita masih berjibaku menghdapi dampak dari pandemi Covid-19. Bisa dikatakan ini adalah sebuha bencana, namun menurut saya Indonesia perlahan telah menunukkan tren yang positif. Ekonomi sudah mulai stabil dan kehidupan bermasyarakat peelahan kembali normal. Sehingga alasan pandemi, tidak cukup bagi kita untuk berbenturan dengan konstitusi dan undang-undang.”Tambah Azka.

Azka juga berpesan kepada generasi muda Indonesia untuk tidak terbawa dengan isu-isu yang tidak logis dan tergiring pada opini yang bisa menimbulkan konflik kepentingan. Ia juga berharap pemerintahan Joko Widodo beserta jajarannya tidak menyetujui wacana penundaan Pemilu 2024.

Baca Lainnya

Polemik Tender Rp121 Miliar Kemenag: Jaksa Agung Diminta Periksa PT. MBA

20 April 2026 - 15:10 WIB

Polemik Tender Rp121 Miliar Kemenag: Jaksa Agung Diminta Periksa Pt. Mba

Arifki Chaniago: Pernyataan JK Bukan Cuma Sejarah, Ada Dimensi Politik Kekinian

20 April 2026 - 14:48 WIB

Arifki Chaniago: Pernyataan Jk Bukan Cuma Sejarah, Ada Dimensi Politik Kekinian

Direktur P3S : Cari Aman dalam TPPU, Ahmad Ali Hijrah ke PSI

20 April 2026 - 13:59 WIB

Direktur P3S : Cari Aman Dalam Tppu, Ahmad Ali Hijrah Ke Psi
Trending di Nasional