Menu

Mode Gelap
Mantan Jampidsus Ditetapkan Tersangka, Berkas Kasus Batu Bara Dilimpahkan ke Kejagung Polri Tunjukkan Komitmen Berantas Korupsi, Sekjen Sahabat Presisi: Bravo Polri BaraNusa Apresiasi Kortastipidkor, Desak Tim Khusus Usut Skandal Batu Bara Damkar Kodim 0601/Pandeglang dan Masyarakat Padamkan Kebakaran di Cibaliung Aktivis Anti Korupsi: Isu Perjalanan Menteri PU Digiring Opini Tanpa Dasar Gabriel Isi Ulang Gas demi Hidup Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar: LBH PERADI Desak Pengadilan Koreksi Penegakan Hukum

News

GPMC Rayakan Nobar Film dan Shalawat Saat HUT RI ke 76


					GPMC Rayakan Nobar Film dan Shalawat Saat HUT RI ke 76 Perbesar

TeropongIstana.com Lebak – Organisasi Kepemudaan Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Cipanas (GPMC) memiliki cara tersendiri dalam menyambut momen Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-76.

Dalam kesempatan tersebut, GMPC menggelar acara yang santai tapi penuh makna untuk merajut keberagaman Indonesia. Acara itu dihadiri sekitar 300 orang yang terdiri pemuda, mahasiswa, pelajar dan masyarakat Sekitar Desa Jaya Pura.

“Film yang memang ditonton bareng ialah film Pasukan Berani Mati Film yang diproduseri Denny JA dan Hanum Bramantyo tersebut berkisah tentang.” ujar Ketua GPMC Komunitas Muslim Anti Rasisme, Heri Mufti kepada awak media, Minggu (22/8/21) di Cipanas.

Heri menjelaskan, bahwa manusia tercipta berbeda-beda. Namun begitu, hendaknya perbedaan suku, ras, dan agama membuat manusia saling mengenal dan menghormati. Bukan sebaliknya, perbedaan yang bersumber dari penciptaan Tuhan itu dijadikan alat untuk menghardik satu sama lain.

“Ingat, di mata Allah SWT hanya tingkat keimanan dan ketakwaan yang membedakan kita sebagai manusia,”tutur Heri.

Sementara itu, Ketua FGMC, Kiki Hambali menyambut baik atas kegiatan yang diinisasi oleh Pemuda dan Mahasiswa saat perayaan HUT ke 76 di Cipanas. Kata Kiki, kegiatan tersebut juga bermanfaat dalam merajut arti kemerdekaan.

“Apresiasi kepada Pemuda dan Mahasiswa Cipanas yang telah melaksanakan kegiatan keagamaan dan kenegaraan lewat pembacaan Sholawat Jibril dan Pemutaran Film Dokumner. Tujuanya memberikan penyadaran tentang kemerdekaan di tengah masyarakat kondisiĀ  Covid-19. Semoga dengan kegiatan tersebut kita bisa mengingat pentingnya persatuan dan kesatuan salah satunya dengan metode gotong ,”terangnya.

Baca Lainnya

BaraNusa Apresiasi Kortastipidkor, Desak Tim Khusus Usut Skandal Batu Bara

12 Juli 2026 - 07:36 WIB

Baranusa Apresiasi Kortastipidkor, Desak Tim Khusus Usut Skandal Batu Bara

Dazz Diduga Fasilitasi Judi, Formabes Desak Blokir

9 Juli 2026 - 13:47 WIB

Dazz Diduga Fasilitasi Judi, Formabes Desak Blokir

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 yang Belum Ramah Anak

3 Juli 2026 - 22:14 WIB

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 Yang Belum Ramah Anak
Trending di News