Menu

Mode Gelap
Mantan Jampidsus Ditetapkan Tersangka, Berkas Kasus Batu Bara Dilimpahkan ke Kejagung Polri Tunjukkan Komitmen Berantas Korupsi, Sekjen Sahabat Presisi: Bravo Polri BaraNusa Apresiasi Kortastipidkor, Desak Tim Khusus Usut Skandal Batu Bara Damkar Kodim 0601/Pandeglang dan Masyarakat Padamkan Kebakaran di Cibaliung Aktivis Anti Korupsi: Isu Perjalanan Menteri PU Digiring Opini Tanpa Dasar Gabriel Isi Ulang Gas demi Hidup Terancam 6 Tahun Penjara dan Denda Rp60 Miliar: LBH PERADI Desak Pengadilan Koreksi Penegakan Hukum

News

Operasi Bina Waspada Di Desa Batulangkah Besar


					Operasi Bina Waspada Di Desa Batulangkah Besar Perbesar

Teropongistana.com Babel – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi yang digelar di SMAN 2 Pangkal Pinang, dan pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Hal itu disampaikan Mendagri dalam keterangan persnya usai memberikan pengarahan kepada Gubernur, Bupati/Wali Kota, serta unsur Forkopimda di kantor Gubernur Babel, Kamis (2/9/2021). Dalam lawatan kali ini, Mendagri menyempatkan diri untuk meninjau langsung pelaksanaan vaksinasi di SMAN 2 Pangkal Pinang.

“Dalam konteks penanganan, saya melihat apa yang dikerjakan oleh Bapak Gubernur dan jajaran, banyak sekali terobosan-terobosan kreatif, seperti vaksinasi di sekolah tadi untuk dimulainya PTM (Pembelajaran Tatap Muka),” puji Mendagri.

Ia juga turut memuji pembelajaran tatap muka di sekolah dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang ketat. Penerapan protokol kesehatan tersebut tak menyurutkan antusiasme para siswa dalam pembelajaran tatap muka yang mulai dilakukan di wilayah itu. Apalagi, vaksinasi juga dilakukan di sekolah dengan melibatkan orang tua siswa agar turut divaksin.

“Saya melihat flow-nya bagus, pertemuan tatap mukanya juga kita melihat sesuai protokol kesehatan, keinginan anak-anak untuk sekolah juga sangat tinggi, tapi mereka juga menyadari dan mengetahui langkah-langkah untuk menghindari penularan,” katanya.

Menurut Mendagri, inovasi seperti ini perlu digalakkan di setiap sekolah dengan penyesuaian kondisi dan situasi masing-masing. Apalagi, vaksinasi terhadap usia 12-17 tahun telah mengantongi izin dari Kementerian Kesehatan. Dengan demikian, anak usia sekolah di atas 12 tahun sudah dapat menerima vaksinasi.

“Yang seperti ini harus terus digalakkan di semua sekolah di seluruh Bangka Belitung, didukung oleh para bupati/wali kota, kalau ada terobosan lain yang lebih baik silakan saja, sesuai dengan kondisi situasi lapangan masing-masing,” ujar Mendagri.

Selain inovasi yang dilakukan, Mendagri juga mengapresiasi kekompakan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bersama Forkopimda dalam melakukan penanganan pandemi Covid-19. Selain itu, Mendagri menyampaikan, untuk mengendalikan pandemi Covid-19 diperlukan ide-ide kreatif, inovasi dan terobosan dari para kepala daerah.

Baca Lainnya

BaraNusa Apresiasi Kortastipidkor, Desak Tim Khusus Usut Skandal Batu Bara

12 Juli 2026 - 07:36 WIB

Baranusa Apresiasi Kortastipidkor, Desak Tim Khusus Usut Skandal Batu Bara

Dazz Diduga Fasilitasi Judi, Formabes Desak Blokir

9 Juli 2026 - 13:47 WIB

Dazz Diduga Fasilitasi Judi, Formabes Desak Blokir

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 yang Belum Ramah Anak

3 Juli 2026 - 22:14 WIB

Harapan Menjadi Luka: Sengkarut Abang None Cilik 2026 Yang Belum Ramah Anak
Trending di News