Menu

Mode Gelap
KPK Dorong Aturan Baru, Doli: Langkah Progresif Demokrasi Berkualitas Usut, Anggota DPRD Sulbar Dilaporkan Terima Suap Rp50 Juta Urus SPPG Narkoba Merambah Ruang Digital, Dave Fikarno: Butuh Strategi Adaptif Anggaran Laundry Gubernur Kaltim Melonjak, CBA: Jangan Habiskan Uang Rakyat Fokus Bangun Jalan dan RTLH, Dandim Afri: Hadir Untuk Kesejahteraan Kejati Sumsel Sita 14 Unit Alat Berat Milik PT KMM

Pendidikan

Muncul Petisi Alumni UI Desak Pemecatan Bahlil Lahadalia dan Pembatalan Disertasi


					Keterangan Foto : Bahlil Lahadalia Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Mentri Esdm. Perbesar

Keterangan Foto : Bahlil Lahadalia Ketua Umum Partai Golkar sekaligus Mentri Esdm.

Teropongistana.com Jakarta – Keputusan Universitas Indonesia (UI) atas disertasi doktor Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menuai kecaman dari berbagai pihak, termasuk alumni kampus tersebut. Sebagai bentuk protes, mereka membuka petisi berjudul “UI: Pecat Bahlil dan Batalkan Disertasinya,” yang telah ditandatangani lebih dari 5 ribu partisipan.

Dalam keputusan yang diteken pada 4 Maret 2025, rektor UI bersama Majelis Wali Amanat, Dewan Guru Besar, dan Senat Akademik meminta Bahlil untuk merevisi disertasinya dan meminta maaf kepada civitas akademika UI. Sementara itu, pihak internal UI yang terlibat dalam polemik ini, termasuk promotor, ko-promotor, Direktur Sekolah Kajian Stratejik dan Global (SKSG), serta kepala program studi, diberikan pembinaan.

Para alumni menilai keputusan tersebut tidak cukup tegas. Mereka menganggap kampus telah melukai martabat dan integritas UI serta dunia akademis di Indonesia. Disertasi Bahlil, menurut mereka, terbukti mengandung unsur plagiarisme, pemalsuan data, penerbitan di jurnal predator, serta ketidakwajaran dalam waktu perkuliahan.

“Di sana terbukti ada plagiarisme, pemalsuan data, penerbitan di jurnal predator, dan ketidakwajaran dalam waktu perkuliahan,” tertulis dalam keterangan resmi yang diterima pada Kamis, 13 Maret 2025.

Mereka juga membandingkan ketatnya prosedur UI terhadap calon mahasiswa baru dalam kasus joki. Jika pelaku joki adalah mahasiswa lama, UI langsung mengeluarkannya (drop out), sementara calon mahasiswa yang menggunakan jasa joki tidak akan diloloskan. Namun, mereka melihat perlakuan berbeda dalam kasus disertasi Bahlil.

“Ini sebuah skandal di dunia pendidikan yang akan membuat citra dunia pendidikan di Indonesia semakin jelek, kualitas pendidikan semakin mundur, dan sulit bersaing di level internasional,” ujar mereka.

Sebagai langkah lanjut, asosiasi alumni UI bersama civitas akademika UI dan masyarakat yang prihatin atas skandal ini melayangkan tiga tuntutan, yaitu:

• UI harus tegas memecat Bahlil sebagai mahasiswa S3 dan membatalkan disertasi doktornya.

• Memecat dengan tidak hormat para promotor dan ko-promotor disertasi Bahlil.

• Jika rektor UI dan anggota Majelis Wali Amanat (MWA) tidak mampu bersikap tegas, mereka diminta mengundurkan diri karena dianggap gagal menjaga integritas dan marwah akademik UI.

Baca Lainnya

Adde Rosi Prihatin Kasus Seksual di Sekolah, Minta Satgas Bekerja Maksimal

25 April 2026 - 06:23 WIB

Adde Rosi Prihatin Kasus Seksual Di Sekolah, Minta Satgas Bekerja Maksimal

Pastikan Transparan dan Adil, Dindikbud Lebak Matangkan Tahapan SPMB

22 April 2026 - 13:37 WIB

Pastikan Transparan Dan Adil, Dindikbud Lebak Matangkan Tahapan Spmb

SMKN 1 Rangkasbitung Diduga Pungut Biaya Kelulusan Siswa Kelas XII

19 April 2026 - 17:11 WIB

Smkn 1 Rangkasbitung Diduga Pungut Biaya Kelulusan Siswa Kelas Xii
Trending di Pendidikan