Menu

Mode Gelap
Bareskrim Polri Gerebek Markas Judi Online Internasional di Jakarta, 321 WNA Ditangkap Perkuat Pemberantasan Narkoba, Warga Binaan Jalani Tes Urine Mendadak Gerakan Nasional Anti Narkotika Gelar Penyuluhan di SMK IT Al-Hisa Klaim Asuransi Kredit Belum Jelas, Keluarga Almarhumah Siti Nasrikah Layangkan Somasi ke BRI Bocah 5 Tahun Belum di Temukan Setelah Diduga Terseret Sungai di Lebak Komisi V DPR RI Soroti Penanganan Kawasan Rawan Longsor di Maluku

Pendidikan

Bahlil Lahadalia, Mimpi buruk Prabowo dan Partai Golkar


					Keterangan Foto : Oleh: Reni Suwarso, Ph.D. Dosen FISIP UI. Direktur Institute for Democracy, Security and Strategic Studies. Perbesar

Keterangan Foto : Oleh: Reni Suwarso, Ph.D. Dosen FISIP UI. Direktur Institute for Democracy, Security and Strategic Studies.

Teropongistana.com Jakarta — Menindak-lanjuti terbuktinya Bahlil Lahadalia melakukan pelanggaran etika akademis, tidak jujur dan tidak berintegritas dalam proses penulisan disertasi doktoral di Universitas Indonesia, seharusnya Prabowo dan Partai Golkar memberhentikan menteri dan ketua partai yang tidak bisa lagi menjadi panutan rakyat.

Dewan Guru Besar UI, per tanggal 10 Januari 2025, telah memberikan sanksi pembatalan disertasi dan mewajibkan Bahlil menulis ulang dengan topik baru sesuai standar akademik UI.

Ada juga teguran keras, larangan mengajar hingga penundaan kenaikan pangkat bagi promotor, kopromotor dan pimpinan program studi. Jelas kasus gelar doktor Bahlil telah mencoreng reputasi kampus besar seperti UI.

Tapi, tampaknya, dalam siaran pers per 7 Maret 2015, pimpinan kampus berpendapat lain. Mereka tidak berani memberikan sanksi pembatalan disertasi Bahlil.

Mereka hanya meminta Bahlil memperbaiki disertasi sesuai dengan ketentuan dan substansi yang nanti ditentukan oleh promotor dan co-promotornya.

Padahal promotor dan co-promotornya sedang menjalani sangsi akademik.

Pengambilan keputusan ini memang sarat akan konflik kepentingan mengingat bagi2 IUP tambang yg diberikan Bahlil sebagai Menteri ESDM. Usai adanya revisi UU Minerba, perguruan tinggi dan organisasi keagamaan termasuk penerima manfaat dari pengelolaan pertambangan.

Disinyalir bahkan beberapa oknum yang terlibat mungkin sudah diberikan saham di berbagai perusahaan tambang.

Walaupun, akhirnya, disertasi Bahlil Lahadalia tidak dibatalkan Rektor. UI sudah mengakui bahwa Bahlil melanggar etika akademis, tidak jujur dan tidak berintegritas.

Bahlil, si penggemar Whisky Hibiki, akan segera menuliskan permintaan maaf atas kelakuannya yg merusak reputasi UI kepada seluruh Civitas Akademika UI.

Pertanyaanya adalah: Apakah Presiden Prabowo masih mau menerima menteri dengan karakter seperti itu di kabinetnya? Apakah Partai Golkar yang memiliki kursi terbesar kedua (102 kursi) di DPR RI mau dipimpin oleh orang yg etika, kejujuran dan integritasnya sudah cacat?

Baca Lainnya

Hadir di Tengah Warga, Bonnie Triyana: Bukan Tugas Saja, Tapi Kewajiban Hati

30 April 2026 - 23:12 WIB

Hadir Di Tengah Warga, Bonnie Triyana: Bukan Tugas Saja, Tapi Kewajiban Hati

Adde Rosi Prihatin Kasus Seksual di Sekolah, Minta Satgas Bekerja Maksimal

25 April 2026 - 06:23 WIB

Adde Rosi Prihatin Kasus Seksual Di Sekolah, Minta Satgas Bekerja Maksimal

Pastikan Transparan dan Adil, Dindikbud Lebak Matangkan Tahapan SPMB

22 April 2026 - 13:37 WIB

Pastikan Transparan Dan Adil, Dindikbud Lebak Matangkan Tahapan Spmb
Trending di Pendidikan