Menu

Mode Gelap
Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe Diduga Ada Backing, JAN Desak Satgas PKH Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja

Pendidikan

FK UIN Walisongo Berdiri Lewat Persuasi Wamenag Romo Syafii dengan Kemendiktisaintek


					Keterangan Foto : Pertemuan antara Wamenag dan Kemendikbud Saintek Jakarta, 31 Desember 2024- Kiri ke Kanan (Junisab akbar Tenaga Ahli bidang Pengawasan dan Pengendalian ASN, Dr. H. Sutomo, S.Pi., M.Si. adalah Staf Khusus Menteri Agama RI yang menjabat di Bidang Hubungan dan Kerjasama Kelembagaan, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo. R. Muhammad Syafii, S.H., M.Hum.,, Prof. Abu Rokhmad Dirjen Pendis Kemenag, Nona Gayatri Nasution, S.Si. Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pendidikan Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola. Perbesar

Keterangan Foto : Pertemuan antara Wamenag dan Kemendikbud Saintek Jakarta, 31 Desember 2024- Kiri ke Kanan (Junisab akbar Tenaga Ahli bidang Pengawasan dan Pengendalian ASN, Dr. H. Sutomo, S.Pi., M.Si. adalah Staf Khusus Menteri Agama RI yang menjabat di Bidang Hubungan dan Kerjasama Kelembagaan, Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo. R. Muhammad Syafii, S.H., M.Hum.,, Prof. Abu Rokhmad Dirjen Pendis Kemenag, Nona Gayatri Nasution, S.Si. Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pendidikan Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola.

Teropongistana.com Jakarta  — Wakil Menteri Agama Republik Indonesia, Dr. KH. Romo. R. Muhammad Syafii, S.H., M.Hum., mengucapkan selamat atas dibukanya Fakultas Kedokteran di Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang. Izin pembukaan fakultas tersebut resmi diterbitkan melalui Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 193/B/O/2025.

Dalam pernyataannya, Romo Syafii menyampaikan bahwa pembukaan Fakultas Kedokteran ini juga mendukung visi Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan kemandirian nasional di bidang kesehatan serta penguatan sumber daya manusia unggul dan berkarakter, Jakarta 11 April 2025.

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemandirian nasional di bidang kesehatan dan mempercepat pembangunan sumber daya manusia unggul sebagai bagian dari visi besar menuju Indonesia Emas 2045. Pembukaan Fakultas Kedokteran di lingkungan perguruan tinggi keagamaan Islam menjadi bagian penting dari strategi tersebut.

“Saya mengucapkan selamat atas berdirinya Fakultas Kedokteran UIN Walisongo. Kami di Kementerian Agama berkomitmen mensukseskan visi Presiden Prabowo untuk mencetak generasi sehat, tangguh, dan cerdas secara spiritual maupun intelektual. FK UIN Walisongo adalah salah satu pijakan awal menuju hal itu,” pungkasnya.

Izin pembukaan Fakultas Kedokteran ini diumumkan dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-55 UIN Walisongo pada Rabu (9/4/2025) di Auditorium II Kampus III. Rektor UIN Walisongo, Prof. Dr. Nizar, M.Ag., menyebut bahwa pendirian fakultas ini merupakan “kado istimewa untuk Dies Natalis ke-55” dan bagian dari langkah strategis kampus untuk memperluas kontribusi di bidang medis.

Wamenag Romo Syafii diketahui berperan aktif dalam mengawal proses pembukaan fakultas ini. Dalam pertemuan dengan Mendikti Saintek Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro, Wakil Mendikti Saintek Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., dan Sekjen Togar M. Simatupang pada akhir Desember 2024, Romo Syafii yang menginisiasi pertemuan hadir bersama Dirjen Pendis Kemenag saat itu, Prof. Abu Rokhmad, serta jajaran kemenag Nona Gayatri Nasution, S.Si. Staf Khusus Menteri Agama Bidang Pendidikan Reformasi Birokrasi dan Tata Kelola, Dr. H. Sutomo, S.Pi., M.Si. adalah Staf Khusus Menteri Agama RI yang menjabat di Bidang Hubungan dan Kerjasama Kelembagaan dan Junisab akbar Tenaga Ahli bidang Pengawasan dan Pengendalian ASN.

Pertemuan tersebut menjadi forum strategis membahas akselerasi pembukaan program studi umum di UIN, termasuk FK di UIN Walisongo dan UIN Semarang, menyusul suksesnya pembukaan FK UIN Jambi. Tak hanya itu, dalam kesempatan tersebut juga disuarakan harapan besar terhadap penambahan kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk Kementerian Agama serta dukungan rekomendasi LPDP bagi santri jenjang S2 dan S3 sebagai bagian dari strategi menyongsong Indonesia Emas 2045.

Dekan Fakultas Kedokteran UIN Walisongo, Dr. dr. Sugeng Ibrahim, M.Biomed bahkan menyampaikan pandangan Wakil Mendikti Saintek Prof. Fauzan, bahwa terbitnya izin pembukaan Fakultas Kedokteran UIN Walisongo tidak lepas dari inisiasi dan dorongan kuat Wamenag Romo Syafii.

“Prof. Fauzan selaku Wakil Mendikti Saintek memang menyampaikan langsung kepada kami bahwa terbitnya izin Fakultas Kedokteran ini tak lepas dari persuasi kuat Romo Wamenag,” ujarnya.

Dr. dr. Sugeng Ibrahim juga mengapresiasi peran strategis Wamenag Romo Syafii dalam pendirian FK. Ia menyampaikan harapannya agar Romo Syafii dapat hadir langsung ke kampus dan menyaksikan hasil kerja bersama tersebut.

“Kami sangat ingin beliau berkenan menjenguk FK UIN Walisongo yang telah beliau dirikan.” tambah dr. Sugeng.

Romo Syafii menambahkan, kolaborasi lintas kementerian seperti ini adalah bentuk nyata komitmen terhadap penguatan pendidikan Islam yang inklusif dan berorientasi pada masa depan.

“InsyaAllah ini menjadi bagian dari ikhtiar menuju Indonesia Emas 2045, di mana umat Islam siap berkontribusi aktif dalam berbagai bidang keilmuan, termasuk kesehatan,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Hari Amal Bakti ke-80, Menag Minta ASN Kemenag Warnai AI dengan Konten Mencerahkan

3 Januari 2026 - 19:28 WIB

Hari Amal Bakti

Kemenag Longgarkan Perkuliahan PTKI Terdampak Bencana: Belajar Jalan Terus, Meski Kampusnya Ikut Mengalir

5 Desember 2025 - 15:11 WIB

Kemenag Longgarkan Perkuliahan Ptki Terdampak Bencana: Belajar Jalan Terus, Meski Kampusnya Ikut Mengalir

MPLS SMPN1 Kemang pada tahun ajaran 2025/2026

19 Juli 2025 - 16:19 WIB

Setelah Melaksanakan Proses Spmb Tingkat Smp, Smp Satu Negri Kemang Menyambut Kehadiran Murid Baru Dengan Melaksanakan Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (Mpls) Pada Tahun Ajaran 2025/2026. Kegiatan Mpls Ini, Berlangsung Selama 5 Hari, Terhitung Mulai Hari Ini Senin Kemarin, Dengan Menampilkan Kegiatan Demontrasi Salah Satunya Eskul Paskibraka Yang Ada Di Smpn 1 Kemang. Nurul Rahayu Priatna Kelas 8,6 Salah Satu Anggota Paskibraka Menambahkan Dengan Antusias Smpn1 Nekem  Ini Sering Mengikuti Kegiatan Lomba Dan Berhasil Mendapat Juara Dalam Beberapa Kategori. Begitu Juga Ibu Nini Suherti  Salah Satu Guru Wali Kelas 8,6 Menjelaskan Kegiatan Mpls Untuk Murid Baru Ini Menjadi Sarana Untuk Mengenal Lebih Jauh Sekolah Mereka. Pelaksanaan Mpls Disesuaikan Dengan Berbagai Kegiatan Positif, Yang Diawali Dengan Doa Bersama Dan Wawasan Wiatamandala Ibu Nini Suherti Juga Mengungkapkan Kegiatan Ini Rutin Di Laksanakan Setiap Tahun Yang Diselenggarakan Di Lingkungan Sekolah Smpn 1 Kemang Dan Mpls Mulai Dari Tanggal 14-18 Juli Dengan Diawali Pembukaan, Doa Bersama, Penyampaian Wawasan Wiatamandala, Pengenalan Lingkungan Sekolah. Selain Itu Juga Kegiatan Mpls Ini Juga Disertai Dengan Berbagai Sosialisasi Mulai Dari Sosialisasi Dari Bapak Ibu Guru Mengenai Beberapa Kegiatan Yang Eskul Yang Ada Di Lingkungan Smpn1 Kemang Dan Tentang Pemanfaatan Teknologi Dalam Pembelajaran Untuk Menjadi Lingkungan Yang Aman Dan Nyaman Serta Bahaya Judi Online. Dan Memberikan Materi Pencegahan Bullyng Dilingkungan Sekolah Dan Pentingnya Pendidikan Tinggi. Harapan Dengan Adanya Mpls Ini Dapat Membantu Para Murid Baru Untuk Bisa Beradaptasi Dan Mengenal Satu Sama Lain Serta Para Guru Selama Mpls. Selain Itu Mereka Juga Perlu Mengetahui Aturan-Aturan Yg Berlaku Di Sekolah, Sehingga Tercipta Lingkungan Belajar Yang Disiplin, Dan Nyaman. Kepala Sekolah Berharap Untuk Kedepannya Smpn 1 Kemang  Bisa Lebih Maju Dalam Memberikan Pelajaran Dan Ilmu Yg Terbaik Bagi Murid-Murid Sehingga Bisa Menjadi Pribadi Yg Berkarakter Dan Berbudi Pekerti Yang Luhur Sehingga Menghasilkan Murid-Murid Yang Berprestasi Walaupun Masih Dalam Keterbatasan Dari Pihak Guru Pengajar.
Trending di Pendidikan