Menu

Mode Gelap
Silaturahmi Makin Erat, Muslim Suryadi Gerakkan FKDM Menuju Indonesia Maju Tolak Kambing Hitam, Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Dirut KAI Dinonaktifkan Padahal Suara Rakyat, BaraNusa Desak Pemerintah Wujudkan Sekolah Gratis Viral Video Pria Berbaju Putih Tarik Upeti PKL Parung: Ke Mana Satpol PP Rakyat Terhimpit Ekonomi, Stafsus Bamsoet Malah Pamer Jet Pribadi Momentum Baru Kejaksaan Jabar, Kajati Lantik Asisten Intel dan Kajari Cirebon

Politik

Kebijakan Bahlil Bertentangan dengan Program Presiden Prabowo yang Pro-rakyat


					Presiden Prabowo Subianto bersama Bahlil Lahadalia Mentri ESDM. Perbesar

Presiden Prabowo Subianto bersama Bahlil Lahadalia Mentri ESDM.

Teropongistana.com Jakarta – Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia dianggap melakukan upaya penggembosan wibawa dan kepemimpinan Prabowo Subianto dengan mengeluarkan kebijakan larangan penjualan LPG 3 kilogram (kg) di pengecer yang membuat rakyat menderita.

Hal itu disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi merespons banyaknya antrian masyarakat yang hendak membeli LPG 3 kg di agen-agen tertentu karena sudah tidak diperbolehkan dijual di pengecer yang lebih dekat dengan masyarakat.

“Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bikin rakyat makin susah dan menderita. Apalagi sebentar lagi bulan Ramadhan,” kata Muslim kepada wartawan , Senin, 3 Februari 2025.

Tindakan Bahlil tersebut, lanjut dia, bertentangan dengan Prabowo yang pro terhadap rakyat. Bahkan, kebijakan Bahlil menyakiti rakyat.

“Nampak Bahlil melawan presiden yang pro rakyat. Kelihatannya ada upaya gembosi wibawa dan kepemimpinan Prabowo,” pungkas Muslim.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut pembelian gas melon nantinya harus dilakukan melalui pangkalan resmi Pertamina.

Meski masih rencana, kebijakan ini ternyata sudah membuat kelangkaan tabung gas LPG 3 kg terjadi di berbagai daerah.

Baca Lainnya

Semangat Pejuang Masa Depan! Sari Yuliati Dorong Pendidikan di Cakranegara

2 Mei 2026 - 08:36 WIB

Semangat Pejuang Masa Depan! Sari Yuliati Dorong Pendidikan Di Cakranegara

KPK Dorong Aturan Baru, Doli: Langkah Progresif Demokrasi Berkualitas

30 April 2026 - 02:55 WIB

Kpk Dorong Aturan Baru, Doli: Langkah Progresif Demokrasi Berkualitas

Tiga Faktor Penentu Reshuffle: Kinerja, Pertimbangan Pribadi, dan Dukungan Politik

26 April 2026 - 21:46 WIB

Tiga Faktor Penentu Reshuffle: Kinerja, Pertimbangan Pribadi, Dan Dukungan Politik
Trending di Headline