Menu

Mode Gelap
BPA Kejagung dan Dirjen Sengketa Pertanahan Jalin Kerja Sama Pemulihan Aset MataHukum: Jangan Sandera Visi Prabowo, Copot Mendag yang Cuma Bisa Berwacana Dugaan Suap di MBG, Satu Pihak Swasta Ditahan Kejaksaan Komite Pemantau MBG Desak Kejagung Ungkap Peta Kuasa di Balik Korupsi BGN Matahukum: Program MBG Diduga Rusak Falsafah UUD 1945, Bisa Jadi Alarm Pemakzulan Satu Komando Bersama Ahmad Fauzi, Acep Dimyati Kembali Nahkodai PKB Lebak

Politik

Dugaan Musda Golkar DPD Hanya Seremonial, Keputusan Ada di Ujung Telunjuk Bahlil?


					Foto (Red). Perbesar

Foto (Red).

Teropongistana.com Jakarta – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar di berbagai provinsi disebut-sebut hanya bersifat seremonial belaka. Sejumlah sumber internal partai menduga bahwa keputusan terkait kepemimpinan di tingkat DPD Provinsi sebenarnya berada di bawah kendali Ketua Umum Golkar, Bahlil Lahadalia.

Menurut sumber yang enggan disebutkan namanya, proses Musda ini hanyalah formalitas karena hasil akhirnya sudah ditentukan sebelumnya.

“Musda-Musda ini cuma formalitas. Yang jadi Ketua DPD pasti orang-orangnya Bahlil. Semua sudah diatur. Pemilihan itu hanya syarat administratif saja,” ujar sumber tersebut 24 Juli 2026.

Sumber tersebut juga menyatakan bahwa langkah ini merupakan bagian dari strategi Bahlil untuk mengamankan posisinya, baik sebagai Ketua Umum Golkar maupun sebagai menteri di kabinet.

Seorang kader muda Golkar turut menyoroti kondisi internal partai saat ini, menyebut banyak kader yang merasa karier politiknya terhambat karena tidak masuk dalam lingkaran dekat Ketua Umum.

“Banyak kader yang kariernya seperti diamputasi. Kita bingung, ini agenda partai atau agenda pribadi?” katanya.

Kader tersebut menambahkan bahwa meskipun Golkar dikenal sebagai partai besar dan terbuka, kenyataan di lapangan menunjukkan dominasi kuat dari kelompok tertentu.

Sampai berita tayang media masih berupaya mengonfirmasi isu ini. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi yang diberikan.

Baca Lainnya

Satu Komando Bersama Ahmad Fauzi, Acep Dimyati Kembali Nahkodai PKB Lebak

11 Juni 2026 - 15:16 WIB

Satu Komando Bersama Ahmad Fauzi, Acep Dimyati Kembali Nahkodai Pkb Lebak

Adde Rosi: Lebih dari Kuota, Perempuan Butuh Kesempatan Memimpin

10 Juni 2026 - 15:38 WIB

Adde Rosi: Lebih Dari Kuota, Perempuan Butuh Kesempatan Memimpin

E-Voting Berpotensi Efisien, Doli Ingatkan Jangan Terburu-buru

6 Juni 2026 - 00:02 WIB

E-Voting Berpotensi Efisien, Doli Ingatkan Jangan Terburu-Buru
Trending di Politik