Menu

Mode Gelap
Kemendagri Tunjuk Bank Banten sebagai BPD Percontohan Implementasi Transaksi Elektronifikasi Dalam Peningkatan PAD  Digaji Rp12 Miliar, Ini Profil Dewan Direksi LPEI yang Diduga Guyur Kredit Macet Perusahaan Kaesang RDP Tanpa Nahkoda, Fam Fuk Tjhong Pertanyakan Keberpihakan Pemkab Lebak kepada Rakyat PERADI Profesional: RUU HPI Harus Jawab Kebutuhan Hukum Lintas Negara yang Kompleks ​ Konflik Lahan Legok, BaraNusa Desak BPN Segera Tuntaskan Sertifikasi Tanah Warga Tambang Ilegal PT Azka City Luv di Lebak, GNI: Diduga Dibekingi Oknum!

Politik

Arif Rahman Bawa Aspirasi Petani ke Menteri Pertanian Amran Sulaiman


					Foto (red). Perbesar

Foto (red).

Teropongistana.com Jakarta – Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi NasDem, Arif Rahman, menyampaikan sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat, khususnya petani, saat rapat kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Rabu (3/9/2025).

Dalam rapat tersebut, Arif yang akrab disapa Orok Menes mengungkapkan masih banyak keluhan dari masyarakat, baik di daerah pemilihannya di Banten I (Lebak-Pandeglang) maupun di luar daerah pemilihannya. Salah satu masalah utama yang ia soroti adalah irigasi yang dinilai belum memadai.

“Pertama, saya hanya ingin menyampaikan bahwa problem di lapangan itu luar biasa, baik terkait pertanian, peternakan, maupun perkebunan. Saya yakin Pak Amran dipilih menjadi Menteri Pertanian karena Pak Prabowo tahu beliau adalah pelaku dan pengusaha pertanian. Kalau kita ingin fokus membangun pertanian, masalah irigasi harus menjadi perhatian,” ujar Arif.

Ia menegaskan, bicara tentang swasembada pangan tidak bisa parsial, tetapi harus menyeluruh. Saat kunjungan ke dapil maupun daerah lain, ia menemukan keluhan masyarakat terkait irigasi yang kurang memadai.

“Bagaimana kita mau bicara swasembada pangan kalau irigasinya tidak diperhatikan? Ini yang harus menjadi perhatian Kementerian Pertanian agar target swasembada pangan bisa tercapai,” tambahnya.

Arif juga menyoroti fakta di lapangan yang berbeda dengan data. Menurutnya, meskipun pemerintah menyampaikan capaian positif terkait pangan, masyarakat justru masih mengeluhkan harga beras yang dianggap semakin mahal.

“Kita bicara cantik soal swasembada pangan dan pasokan yang cukup, tapi fakta di lapangan masyarakat mengeluhkan harga beras yang naik. Ini yang perlu kita sikapi bersama,” jelasnya.

Di akhir penyampaiannya, Arif berharap adanya kerja sama yang baik antara DPR RI dan Kementerian Pertanian dalam mendukung program-program strategis di bidang pertanian.

“Kita ini seperti pacaran, Pak Menteri. Saling bicara, berdiskusi, saling memahami dan menyayangi. Pak Menteri punya program, kita di DPR siap mendukung demi rakyat Indonesia. Semoga kerja keras Pak Amran dan jajaran bisa dianggap sebagai perjuangan untuk membangun bangsa,” tutupnya.

Baca Lainnya

Pengamat: Gibran Jadi Capres Gurem di 2029, PSI Terancam Kiamat Elektoral

29 Juni 2026 - 23:21 WIB

Desakan Fppi: Prabowo Harus Lepas Intervensi Jokowi Dan Makzulkan Gibran

Di Lampung, Jokowi Berdialog dengan Penggiat Buruh Migran soal Perlindungan PMI

28 Juni 2026 - 10:08 WIB

Di Lampung, Jokowi Berdialog Dengan Penggiat Buruh Migran Soal Perlindungan Pmi

PKB Banten Matangkan Struktur DPC, Fokus pada Keterwakilan Wilayah dan Kader Perempuan

18 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pkb Banten Matangkan Struktur Dpc, Fokus Pada Keterwakilan Wilayah Dan Kader Perempuan
Trending di Politik