Menu

Mode Gelap
Laporta Tolak Tawaran Rp 4,9 Triliun PSG untuk Lamine Yamal Lammens Jadi Tembok MU di Kandang Everton Sesko Jadi Penentu, MU Curi Kemenangan di Markas Everton Ramadan Tanpa Khawatir, Bulog Siapkan Pasokan dan Pasar Murah Kejati Kaltim Tahan Direktur Tiga Perusahaan Tambang, Dugaan Korupsi Rugikan Negara Rp500 Miliar Pemkab Tangerang Hentikan Sementara Truk Tambang untuk Perbaikan Jalan

Politik

Jerry Massie Dugaan Keterkaitan Tantangan Debat BEM UGM dengan PSI dan Gibran


					Foto (red). Perbesar

Foto (red).

Teropongistana.com Jakarta – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) Jerry Massie menyampaikan pandangan terkait aksi Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Gadjah Mada (UGM) yang mengajak debat kepada Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, terlihat adanya indikasi bahwa langkah tersebut lebih cenderung mencari sensasi politik dan berharap menjadi topik yang ramai diperbincangkan di ruang publik.

“Sebagai mahasiswa, seharusnya fokus pada pembelajaran dan pengembangan diri. Siapa tahu kelak bisa menjadi pemimpin yang berpengaruh bahkan presiden suatu hari nanti. Presiden Prabowo memiliki sejumlah program yang telah memberikan manfaat bagi rakyat, oleh karena itu mahasiswa perlu berpikir dengan cermat dan cerdas dalam menyikapi hal ini,” ujarnya dalam rillis yang diterima redaksi, Selasa (24/2/2026)

Jerry Massie menilai bahwa perbedaan tingkat dan kedalaman pengalaman antara seorang mahasiswa dengan presiden sangat jauh.

“Ini seperti semut yang ingin berhadapan dengan gajah; tidak sebanding dalam kapasitas dan cakupan tanggung jawab,” katanya.

Ia menyarankan agar Ketua BEM tersebut lebih fokus pada penyelesaian skripsi dan mempersiapkan diri untuk pendidikan strata dua jika diperlukan, daripada terkesan sok ahli dengan menantang presiden.

“Memberikan masukan yang konstruktif sangat dianjurkan, namun mengajak debat dengan cara yang demikian terkesan kurang sopan dan tidak sesuai dengan tatakrama yang seharusnya,” ujarnya.

Selain itu, Jerry juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait pilihan kampus UGM sebagai lokasi munculnya aksi ini, bukan perguruan tinggi lain seperti UI atau ITB.

“Mengingat Presiden Jokowi juga berasal dari UGM, muncul pertanyaan apakah ada hubungan tertentu yang membuat pihak terkait merasa berani menantang Presiden Prabowo,” ucapnya.

Ia juga menduga bahwa aksi ini bisa jadi bagian dari upaya untuk merendahkan pemerintah Prabowo yang baru berjalan dua tahun, dan secara probabilistik mungkin ada keterkaitan dengan rencana Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang akan mengusung Gibran Rakabuming Raka di masa depan.

Baca Lainnya

Anggota Komisi XI DPR RI Tekankan Pengawasan Efektivitas Insentif Ramadan 2026

24 Februari 2026 - 18:24 WIB

Anggota Komisi Xi Dpr Ri Tekankan Pengawasan Efektivitas Insentif Ramadan 2026

Anggota DPR Diduga Konflik Kepentingan, Tiga Tambang Nikel di Maluku Utara Disorot

24 Februari 2026 - 17:28 WIB

Anggota Dpr Diduga Konflik Kepentingan, Tiga Tambang Nikel Di Maluku Utara Disorot

Dua Negara Buru Liu Xun, Mantan Bos Nikel Indonesia Tak Jelas Rimbanya

24 Februari 2026 - 11:44 WIB

Dua Negara Buru Liu Xun, Mantan Bos Nikel Indonesia Tak Jelas Rimbanya
Trending di Nasional