Menu

Mode Gelap
Surat Asli Berisi 20 Nama Dititipkan Sony Sonjaya untuk Disimpan oleh Yusuf Harga Timbangan Capai Rp6,8 Juta per Unit, CBA: Seolah Terbuat dari Emas Aset 1,1 Hektar Dikuasai Sepihak Tanpa Izin, Aparat Hukum Harus Bongkar Gurita Kebocoran PAD Kabupaten Bogor Warga Depok Minta Bukti Nyata, Bukan Hanya Janji Pemerintah Matahukum: Asal Usul Harta Besar Anak Pejabat Wajib Dipertanggungjawabkan Pemprov DKI Jakarta Bangun JPO GOR Ciracas

Politik

Kader Muda Golkar DKI Kritik Ahmed Zaki Iskandar, Nilai Bukan Putra Asli Jakarta


					Foto Ahmed Zaki Iskandar. Perbesar

Foto Ahmed Zaki Iskandar.

Teropongistana.com Jakarta – Seorang kader muda Partai Golkar DKI Jakarta, yang enggan disebutkan namanya, melontarkan kritik tajam terhadap Ahmed Zaki Iskandar yang saat ini disebut-sebut sebagai kandidat kuat Ketua DPD Partai Golkar Provinsi DKI Jakarta.

Menurutnya, Zaki yang berasal dari Tangerang dinilai bukanlah sosok yang memahami secara mendalam situasi dan dinamika politik di Jakarta. Ia mempertanyakan mengapa Partai Golkar Jakarta justru mempercayakan kepemimpinan kepada figur dari luar wilayah.

“Apakah memang kader Golkar Jakarta sudah kehabisan tokoh? Sampai-sampai harus memilih orang Tangerang yang tidak memahami kondisi akar rumput di DKI?” ujarnya kepada wartawan, Selasa (22/7).

Ia menilai bahwa kepemimpinan politik di DKI tidak cukup hanya mengandalkan kedekatan dengan kekuasaan atau modal finansial semata. Ketokohan dan kedekatan dengan masyarakat Jakarta dianggap sebagai faktor penting dalam meraih kepercayaan pemilih.

“Pemilih di DKI Jakarta tidak bisa dibeli hanya dengan uang atau sekadar kedekatan dengan elit. Harus ada figur yang memang dikenal dan berakar dari Jakarta,” tambahnya.

Lebih lanjut, kader muda tersebut juga menyinggung rekam jejak Zaki saat menjabat sebagai Bupati Tangerang. Ia menilai tidak ada capaian signifikan yang ditorehkan Partai Golkar di bawah kepemimpinan Zaki di wilayah tersebut.

“Di Tangerang saja Golkar tidak mengalami kemajuan signifikan. Sekarang Zaki malah ingin mengatur Jakarta, padahal di sini dia tidak dikenal dan bukan orang asli Jakarta,” ungkapnya.

Ia pun mengusulkan agar Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia, mempertimbangkan untuk menunjuk pemimpin Partai Golkar DKI dari kalangan tokoh lokal yang benar-benar memahami dinamika politik Jakarta.

“Akan lebih bijak jika ketua Golkar DKI ke depan adalah orang Jakarta yang tahu betul kondisi sosial-politik di sini. Bukan orang yang hanya datang dari luar untuk sekadar menjabat,” pungkasnya.

Baca Lainnya

PKB Banten Matangkan Struktur DPC, Fokus pada Keterwakilan Wilayah dan Kader Perempuan

18 Juni 2026 - 12:51 WIB

Pkb Banten Matangkan Struktur Dpc, Fokus Pada Keterwakilan Wilayah Dan Kader Perempuan

Satu Komando Bersama Ahmad Fauzi, Acep Dimyati Kembali Nahkodai PKB Lebak

11 Juni 2026 - 15:16 WIB

Satu Komando Bersama Ahmad Fauzi, Acep Dimyati Kembali Nahkodai Pkb Lebak

Adde Rosi: Lebih dari Kuota, Perempuan Butuh Kesempatan Memimpin

10 Juni 2026 - 15:38 WIB

Adde Rosi: Lebih Dari Kuota, Perempuan Butuh Kesempatan Memimpin
Trending di Politik