Menu

Mode Gelap
Avanza Berisi 11 Penumpang Tabrak Truk di Tol Bakter, 3 Orang Tewas Diduga Sopir Kelelahan Duel Panas Brasil vs Maroko di Grup C Piala Dunia 2026, Mohamed Ouahbi: Kami Mau Menang! UU Polri Disahkan, Sahroni Yakin Korps Bhayangkara Makin Profesional Tirtanadi Lakukan Perawatan JDU di Jalan Purwo Delitua, Pelanggan Diminta Tampung Air Spesialis Begal Pelajar di Sorong Barat Dibekuk, Terancam 9 Tahun Penjara Pedagang Cilok Tewas, Polisi Tangkap Ayah-Anak di Jakarta

News

Anggota DPR RI, Sarankan Petani Dan Peternak Manfaat Fintech


					Anggota DPR RI, Sarankan Petani Dan Peternak Manfaat Fintech Perbesar

LAMPUNG -Anggota DPR RI Fraksi PKS Dr Ir H A Junaidi Auly MM menyampaikan bahwa tugas DPR RI 3 yakni pengawasan, regulasi dan anggaran.

Dari sisi lain regulasi perlu banyak penataan, karena FinTech merupakan keniscayaan. FinTech merupakan salah satu alternatif berinvestasi dengan menghadirkan pilihan untuk petani dan peternak yang mempunyai keinginan untuk mengakses layanan jasa keuangan secara praktis, efisien, nyaman dan ekonomis.

Hal tersebut diutarakan Junaidi Auly dalam kegiatan diskusi OJK dan ISPI yang diselenggarakan di aula fakultas pertanian Universitas Lampung, Senin (3/10/2022).

“Jaman sudah semakin “baik” dengan kehadiran fintech untuk membantu masyarakat, terutama bagi Peternak dan Petani di Indonesia khususnya di Provinsi Lampung untuk berinvestasi secara digital yang nyaman, efisien, dan praktis,” terang Junaidi.

Alumni Institut Pertanian Bogor ini menjelaskan bahwa Kebutuhan digitalisasi petani dan peternak sangat penting karena kontribusi kedua sektor tersebut sangat besar bagi perekonomian.

Digitalisasi diharapkan dapat meningkatan pendapatan masyarakat. Disisi lain DPR terus mendorong OJK untuk meningkatkan sensitivitas terhadap kebutuhan regulasi dalam FinTech.

DPR juga khususnya Fraksi PKS membuka ruang diskusi khususnya terkait kebutuhan Undang-Undang yang secara khusus mengatur Fintech.

“FinTech harus dimanfaatkan secara bijak oleh petani dan peternak. Pengawasan terhadap FinTech juga harus terus ditingkatkan baik dalam antisipasi dan mitigasi dimana saat ini masih banyak pinjaman ilegal dengan penawaran yang menggiurkan calon targetnya,” ujar Junaidi.

Pentingnya partisipasi aktif bagi setiap stakeholder dalam rangka terlibat langsung dalam pengembangan FinTech yang lebih relevan dan adil bagi Petani dan Peternak. Jelas bahwa FinTech bukan saja soal akses keuangan, namun juga harus memberikan akses keadilan dan kesejahteraan.

“Yang jelas, kami berharap peran yang di lakukan DPR RI dapat di rasakan oleh masyarakat baik dari segi regulasi, anggaran dan pengawasan yang merupakan bagian dari perjuangan kami di parlemen,” tutup Junaidi.

Baca Lainnya

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, GSBK Soroti Kualitas Barang

8 Juni 2026 - 19:56 WIB

Anggaran Aki Truk Sampah Rp3,9 Miliar, Gsbk Soroti Kualitas Barang

Setahun Berdiri Belum Terbuka, FPHI Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​

8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Setahun Berdiri Belum Terbuka, Fphi Sebut Danantara Jadi Kotak Hitam​

Korupsi BGN Mencuat, Pengamat Desak Evaluasi Logika Bisnis di Program MBG

5 Juni 2026 - 10:40 WIB

Korupsi Bgn Mencuat, Pengamat Desak Evaluasi Logika Bisnis Di Program Mbg
Trending di News