Menu

Mode Gelap
Kenaikan Pangkat Luar Biasa Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Sudah Tepat Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

News

Ringankan Beban Balita dengan Kelainan Ganda, Mensos Berikan Bantuan Operasional dan Modal Usaha


					Ringankan Beban Balita dengan Kelainan Ganda, Mensos Berikan Bantuan Operasional dan Modal Usaha Perbesar

GRESIK- Muhammad Nazril Maulana tertawa saat saat Menteri Sosial Tri Rismaharini mengajaknya bercanda. Sambil memberikan mainan berbentuk bola, Mensos bergantian dengan Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani memberikan stimulasi mengajak bayi enam bulan itu berkomunikasi.

Mensos dan Bupati Gresik hadir di Kantor di Kantor Bupati Gresik pada Minggu (13/10) untuk memberikan bantuan ATENSI dan hasil donasi kitabisa.com kepada anak dari pasangan Lindi Febrianti dan Mochamad Nadif.

Nazril menderita _multiple congenital malformation_ atau kondisi bayi lahir dengan kelainan lebih dari satu. Nazril harus menjalani beberapa kali operasi agar tumbuh dan berkembang seperti bayi lainnya. Kisahnya lantas viral di berbagai platform media dan media sosial.

Untuk penyembuhan penyakit yang dideritanya, Nazril telah mendapat dukungan bantuan dari kepesertaan orangtuanya dalam Bantuan Peserta Jaminan Kesehatan (BPJS). Namun demikian, kebutuhan operasional seperti pembelian kebutuhan sehari-hari, transportasi dan sebagainya, bukan biaya yang ringan untuk orangtuanya yang mengandalkan ayahnya yang bekerja sebagai buruh pabrik.

Untuk mendukung kelancaran selama proses pengobatan, keluarga kecil ini tetap memerlukan bantuan. Mensos menyatakan, anggaran Kemensos tidak didesain untuk mendukung pengobatan penyakit yang membutuhkan penanganan medis berkelanjutan seperti diderita Nazril.

“Kami kan tidak bisa anggarannya untuk pengobatan seperti ini. Itu bisa dibantu oleh para dermawan. Tapi kan ada biaya operasional, untuk makan, transportasi, dan sebagainya. Nah itu kan tidak sedikit juga. Kami bantu itu,” kata Mensos.

Untuk meringankan beban orantuanya, Kemensos bersama kitabisa.com menginisiasi pendampingan layanan dukungan psikososial serta penggalangan dana untuk mendukung biaya operasional Nazril selama proses pengobatan hingga ia sembuh.

“Terima kasih kepada rekan-rekan media maupun media sosial yang menginformasikannya ada berita tentang adik Muhammad Nazril sehingga kami dapat mengetahui dari cerita itu,” katanya saat memberikan keterangan di hadapan awak media.

Saat berita tentang bayi Nazril mencuat ke media, Kemensos melalui Sentra Margolaras di Pati telah memberikan bantuan berupa keperluan perawatan kolostomi, peralatan bayi, sembako dan pemenuhan nutrisi, dan biaya operasional pengobatan.

Tidak hanya itu, Kemensos melalui Direktorat Pemberdayaan Masyarakat memberikan bantuan usaha kepada orang tua Nazril yaitu peralatan untuk berjualan minuman dan sosis. Hal ini agar orangtua Nazril bisa mandiri dan dapat membantu perekonomian keluarga. Bantuan tersebut berupa lemari es, kompor gas, blender multifungsi, peralatan makan, peralatan masak, etalase, sealer, dan berbagai jenis bahan makanan.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama, Bupati Gresik menyampaikan apresiasinya kepada Kemensos yang telah memberikan perhatian kepada warganya. Mantan Ketua DPRD Gresik ini menyambut baik kerjasama dengan Kemensos dalam upaya membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Saya yakin dengan sinergitas ini, kami bisa terus memberikan pelayanan yang terbaik untuk seluruh masyarakat Kabupaten Gresik,” katanya.

Adapun total bantuan dari Kemensos yang diberikan kepada keluarga Nazril senilai Rp22,4 juta dan bantuan hasil donasi dari kitabisa.com senilai Rp59,9 juta.

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

20 Desember 2025 - 11:51 WIB

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

Pamitan, Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

16 Desember 2025 - 21:51 WIB

Penyelenggaraan Haji 2025 Menjadi Tugas Terakhir Ditjen Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (Phu) Kementerian Agama. Mulai Tahun Depan, Tanggung Jawab Mengurus Haji Diemban Oleh Kementerian Haji Dan Umrah.
Trending di News