Menu

Mode Gelap
Kenaikan Pangkat Luar Biasa Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Sudah Tepat Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

News

Mantap…! Medsos Bagikan 4 Jurus Rahasia Meraih Sukses


					Mantap…! Medsos Bagikan 4 Jurus Rahasia Meraih Sukses Perbesar

Teropongistana.com – Menteri Sosial Tri Rismaharini punya jurus rahasia agar masyarakat yang tengah mengembangkan usaha mandiri, meraih sukses. Rahasia itu dia ungkapkan saat bertemu para perintis usaha rumahan yang dulu diasuh dalam Program Pahlawan Ekonomi (20/11).

Pertama, harus bergerak, tidak boleh malas agar kehidupan menjadi lebih baik. Mensos juga menekankan untuk tidak menyerah terhadap berbagai kondisi.

Kedua, harus bisa eksis penjualannya di mana pun, tidak hanya di Surabaya. Kepada para peserta program Pahlawan Ekonomi, ia menekankan untuk tidak hanya jago kandang. “Jangan jago di Surabaya saja. Harus jago di mana pun,” kata Mensos saat menghadiri acara HUT Pahlawan Ekonomi ke-12, di Kaza City Mall, Surabaya, Minggu (20/11).

Kemudian yang ketiga, harus cerdas. Para pahlawan ekonomi harus mau belajar dan jeli melihat permintaan pasar. “Misalnya dalam hal produksi makanan ringan untuk anak-anak. Perlu survey. Rasa apa yang paling disukai anak-anak,” katanya.

Keempat, ekspansi penjualan untuk menjangkau lebih banyak pelanggan dengan menggunakan toko online. “Kalau kita mau pasar besar, jualan online. Nanti diajari. Karena pasar kita akan lebih luas jika menggunakan toko online,” katanya.

Sejak 2010, ia mengaku tidak mau para pahlawan ekonomi jualannya biasa-biasa saja. “Contoh bu Ja’i yang dibantu anaknya jualan online. tidak punya toko tidak apa-apa. yang penting ada toko online,” kata Mensos. Bu Ja’i adalah peserta program Pahlawan Ekonomi di Surabaya yang kini sukses mengembangkan usaha Lapis Surabaya dan Brownies.

Pahlawan Ekonomi merupakan program pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas dan atau keluarga melalui re-engineering proses dengan menghidupi mesin ekonomi kedua dalam keluarga “kurang mampu”.

Saat Mensos Risma menjabat, pemberdayaan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) bantuan sosial Kementerian Sosial, dikolaborasikan dengan program Pahlawan Ekonomi. Mensos mengadaptasi berbagai langkah pemberdayaannya. Mulai dari mengasesmen kebutuhan dan potensi KPM, peningkatan kapasitas dan keterampilan, memberi fasilitas penunjang usaha dan dukungan lainnya hingga KPM mandiri.

“Awal saya menjadi menteri. Saya menemukan banyak para pemulung di tepi jalan. Lalu saya cari informasi. suaminya saya coba ajari kerja dan beberapa saya pekerjakan. Tapi biaya hidup di Jakarta tidak murah, maka saya ajak istrinya untuk tinggal sementara di Sentra milik Kemensos dan dilatih berwirausaha,” katanya.

Para KPM ini, lanjut Mensos, kemudian memiliki keterampilan khusus sesuai potensinya. Pemerintah pun memberi dukungan berupa peralatan maupun bahan baginya untuk memulai usaha. Akhirnya banyak yang bisa membuka usaha di kampungnya masing-masing. Mereka mulai meniti usaha dari nol dan berhasil menjalaninya hingga saat ini.

Dengan model ini, dalam waktu dekat Mensos akan melaunching Pahlawan Ekonomi Nusantara dan meminta para Pahlawan Ekonomi Surabaya menjadi motor penyemangat. “Saya ingin panjenengan menyemangati saudara-saudara kita di seluruh indonesia. Panjenengan jadi motor penyemangat seluruh saudara kita di Indonesia,” kata Mensos.

Baca Lainnya

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

20 Desember 2025 - 11:51 WIB

Berani Mengangkat Perbedaan, Ragu Menyelesaikannya

Pamitan, Ditjen PHU Persembahkan Buku Memori Kolektif 75 Tahun Kemenag Kelola Haji

16 Desember 2025 - 21:51 WIB

Penyelenggaraan Haji 2025 Menjadi Tugas Terakhir Ditjen Penyelenggaraan Haji Dan Umrah (Phu) Kementerian Agama. Mulai Tahun Depan, Tanggung Jawab Mengurus Haji Diemban Oleh Kementerian Haji Dan Umrah.
Trending di News