Menu

Mode Gelap
Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang Chaos! Alun-Alun Lebak Rp4,9 Miliar Amburadul, PUPR Diduga Cawe-Cawe Diduga Ada Backing, JAN Desak Satgas PKH Bongkar Tambang Ilegal Curugbitung–Maja

Hukum

Sri Mulyani Tak Hadir Dalam Rapat, Begini Penjelasan Pimpinan Komisi III DPR RI


					Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menjelaskan soal ketidakhadiran Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI antara Menkopolhukam dengan PPATK, Rabu (29/3) Perbesar

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menjelaskan soal ketidakhadiran Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI antara Menkopolhukam dengan PPATK, Rabu (29/3)

Teropongistana.com JAKARTA – Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni menjelaskan soal ketidakhadiran Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) Komisi III DPR RI antara Menkopolhukam dengan PPATK, membahas isu temuan transaksi mencurigakan Rp 349 Triliun.

Disela sela dalam awal rapat Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra Habiburokhman pertanyakan ketidakhadiran Sri Mulyani sebagai Aggota Komite Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Saya ingin konsfirmasi dahulu kehadiran anggota komite, karena tidak ada dia di sini,” tanya Habiburokhman kepada pimpinan Komisi III DPR RI saat Rapat, Rabu 29 Maret 2023.

Baca juga : Mahfud MD Tegaskan Pemerintah dan DPR Sejajar Jangan Saling Tuding

 

Menjawab hal tersebut Ahmad Sahroni sebagai pimpinan dalam rapat tersebut, menjelaskan bahwa Anggota TPPU Menteri Keuangan ada kegiatan lain sehingga tak bisa hadir.

” Bu Sri Mulyani ada kegiatan lain, cuman ketua Komite sudah hadir mungkin di kesempatan kalau memang Bu Sri Mulyani di kesempatan lain mungkin kita akan undang, Tapi dalam forum ini isu Rp349 triliun perdalam, kita sikapi agar publik tidak bertanya-tanya,” ucap Ahmad Sahroni.

“Justru itu pimpinan, dialog kita ingin mencari penjelasan di hari ini. Karena itu kan menyangkut persoalan tiga pihak. Pak mahfud, Sri Mulyani, dan PPATK,Karena itu pentingnya kehadiran ibu Sri Mulyani hari ini,” lanjut Habiburokhman.

Baca Lainnya

Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

11 Januari 2026 - 10:13 WIB

Matahukum : Data Di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah Kpk Terkait Kasus Tambang

PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

10 Januari 2026 - 09:05 WIB

Ppbn Ri–Lvri Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar

9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Audiensi Mandek, Kompas-R Ultimatum Kementerian Pu Soal Proyek Rp9,6 Miliar
Trending di Nasional