Menu

Mode Gelap
Pesona Sania Clarissa, Libero Gemoy Popsivo yang Bikin Lawan Frustrasi Negara Absen Enam Tahun, GMBI Lebak Buka Donasi untuk Warga Cigobang RW 12 Kelurahan Manggarai Gelar Musrenbang 2026, Tiga Usulan Utama Diterima Dugaan Anggaran Pembongkaran 98 Tiang Monorel Rp 100 Miliar dan Berpotensi Mark Up Praperadilan Harianto Ditolak, Penetapan Tersangka Dinilai Sah Billy John Pagara Soroti Mandeknya Dampak TJSPKBL di Kabupaten Sukabumi

News

GMNI Desak APH Periksa BPJN Banten Soal Pemeliharaan Jalan Berlubang di Pandeglang


					Keterangan foto : DPC GMNI Kabupaten Pandeglang, TB Ahmad Afandi, Senin (3/4/2023) Perbesar

Keterangan foto : DPC GMNI Kabupaten Pandeglang, TB Ahmad Afandi, Senin (3/4/2023)

TeropongIstana.com JAKARTA – Terkait banyaknya pemeliharaan jalan raya Sodong, Cisata menyebabkan orang luka atau terjatuh. Hal tersebut disoroti oleh DPC Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI-red) Kabupaten Pandeglang.

“Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPC-GMNI) Kabupaten Pandeglang mengecam keras tindakan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN BANTEN) yang diduga ada unsur kesengajaan dan pembiaran terhadap jalan berlubang yang mengakibatkan salah satu kader GMNI mengalami kecelakaan tunggal,” kata Ketua DPC GMNI Kabupaten Pandeglang, TB Ahmad Afandi melalui pernyataanya, Senin (3/4/2023).

Baca juga : GMNI Pandeglang Memperingati DISNATALIS ke 69 Tahun, Berikut Temanya

Lebih lanjut, kata Afandi, pihaknya nmengatakan bahwa harus ada pemeriksaan lebih lanjut dari pihak Aparat Penegak Hukum (APH) dengan banyaknya kecelakaan yang terjadi akibat jalan nasional yang berlubang.

Kata Apandi, Floating anggaran untuk pemeliharaan anggaran jalan nasional sudah ada tetapi pelaksanaan dari pemeliharaan terkesan lambat dan masih banyak terdapat jalan yang penuh lubang.

“Seharusnya untuk memperbaiki jalan yang berlubang harus segera diperbaiki jangan ini lubang diyang digali terus ditinggal belum diperbaiki sehingga mengakibatkan mengguna jalan kecelakaan. Apalagi cuaca yang sering Hujan sehingga jalan yang berlubang tidak terlihat,” jelas Afandi.

“Kader kami yang bernama Andi Rustandi mengalami kecelakaan tunggal pada Minggu malam tepatnya dijalan raya Sodong sehingga perlu mendapatkan perawatan di PKM Puskesmas Cisata dan harus dijahit karena mengalami banyak pendarahan,” sebut Afandi lagi. (Wawan)

Baca Lainnya

Diklat Petugas Haji Hendaknya tidak Sekadar Formalitas

12 Januari 2026 - 23:42 WIB

Anggota Komisi Viii Dpr Ri, Dini Rahmania.

KPK Tetap Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Komisi VIII: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik

12 Januari 2026 - 12:58 WIB

Kpk Tetap Eks Menag Yaqut Jadi Tersangka, Komisi Viii: Penyelenggaraan Haji Harus Lebih Baik

Ketua DPRD Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta ASN

5 Januari 2026 - 16:50 WIB

Ketua Dprd Kota Serang Dorong Penerapan Manajemen Talenta Asn
Trending di Daerah