Menu

Mode Gelap
Tender Borongan Kemenag, Mukhsin: Buka Dokumen atau Diperiksa P3B Bongkar Dugaan Modus Korupsi Pokir, Desak KPK Usut DPRD Banten Luka Belum Pulih, Pemkab Malang Tegas Tolak Derby Jatim di Kanjuruhan 200 Ribu Hektare Rusak, Arif Rahman: Banten Tidak Boleh Terluka Semangat Membara! Halal Bihalal Demokrat Jabar Makin Solid dan Optimis Menang Adde Rosi: Data Akurat Jamin Kebijakan Tepat Sasaran

Nasional

Jokowi Berikan Sinyal Netral di Pilres 2024, Berikut Alasannya


					Keterangan foto : Wakil Ketua 1 Bara JP Banten, Yusuf Reza Soleman saat dihubungi lewat telepon selulernya, Rabu (17/5/2023). Perbesar

Keterangan foto : Wakil Ketua 1 Bara JP Banten, Yusuf Reza Soleman saat dihubungi lewat telepon selulernya, Rabu (17/5/2023).

Teropongistana.com Jakarta – Barisan Relawan Juang Perubahan (Bara JP) Provinsi Banten menangapi tentang adanya Musyawarah Rakyat (Musra) yang digelar oleh beberapa gabungan organisasi relawan di Jakarta. Menurut Bara JP, penyerapan aspirasi ersebut sangat bagus karena dari suara akar rumput paling bawah.

“Bagus sangat ideal Musra yang dilakukan oleh bagungan relawan beberapa hari yang lalu. Tapi, hanya yang menjadi pertanyaan dalam proses pelaksanaanya, kenapa para panitia mendatangi beberapa tokoh partai yang justru nama-nama tersebut telah muncul di Musra trakhir kemarin,” kata Wakil Ketua 1 Bara JP Banten, Yusuf Reza Soleman saat dihubungi lewat telepon selulernya, Rabu (17/5/2023).

Lebih lanjut, Yusuf Reza Soleman menjelaskan bahwa yang harus diperhatikan oleh relawan ialah ketika Presiden Joko Widodo mengikuti konferensi Pers bersama dengan Ketua Umum PDI-P yaitu Megawati Soekarno Putri beberapa pekan kemarin. Hal itu, kata Yures sebenarnya sudah menjadi sinyal ketika Presiden bersama Megawati dalam mengumumkan Ganjar Pranowo maju menjadi Calon Presiden 2024.

“Namun dalam kapasitas sebagai pejabat negara, Jokowi jelas tidak akan sebutkan satu nama untuk diusung sebagai capres. Hal itu terbukti dalam acara Musra terakhir kemarin. Presiden tidak sebutkan satu nama capres pun,” tutur Yusuf Reza Soleman yang kerap disapa Yures.

Selanjutnya, Yures menyebut bahwa beberapa organ relawan Jokowi masih setia menunggu arahannya dalam menentukan Capres di 2024. Bahkan, di acara Musra sekalipun, Presiden Jokowi masih tetap tidak mengumumkan nama Capres untuk maju di 2024.

“Jokowi sangat paham bahwa selama beliau menjabat sebagai Presiden, maka dia tidak akan mengusung dan memgarahkan relawan ke salah satu capres, dan sebagai pejabat negara beliau akan netral dalam penyelenggaraan Pilplres. Jokowi sadar betul, selama masih menjabat sebagai Presiden dia idak akan mengarahkan rekawan kepada salah satu Capres,” tutur Yures menjelaskan.

Sebelumnya, dalam acara Musra kemarin di Istora Senayan Minggu 14 Mei 2023 kemarin. Jokowi telah mengingatkan bahwa konstitusi mensyaratkan yang bisa mencalonkan capres atau cawapres hanya partai atau gabungan partai.

“Sehingga itu bagian saya untuk memberikan bisikan kuat, kepada partai-partai yang sekarang ini koalisinya juga belum selesai. Jadi kalau saya sekarang untuk apa, itu yang namanya strategi, jangan grasa-grusu. Belanda masih jauh.” tegas Jokowi.

Baca Lainnya

Tender Borongan Kemenag, Mukhsin: Buka Dokumen atau Diperiksa

16 April 2026 - 11:46 WIB

Tender Borongan Kemenag, Mukhsin: Buka Dokumen Atau Diperiksa

P3B Bongkar Dugaan Modus Korupsi Pokir, Desak KPK Usut DPRD Banten

16 April 2026 - 10:38 WIB

Ott Inhutani V Meledak: Aktivis Teriak Audit Perhutani, Presiden Ingatkan Jangan Ada Yang Kebal!

Luka Belum Pulih, Pemkab Malang Tegas Tolak Derby Jatim di Kanjuruhan

16 April 2026 - 09:41 WIB

Luka Belum Pulih, Pemkab Malang Tegas Tolak Derby Jatim Di Kanjuruhan
Trending di Nasional