Menu

Mode Gelap
Kenaikan Pangkat Luar Biasa Atlet TNI Peraih Emas SEA Games Sudah Tepat Ketua DPRD Kota Serang Sosialisasikan Normalisasi Saluran Sungai di Banten Lama Alun-Alun Rangkasbitung Terus Disorot, GMBI Minta Audit Anggaran Rp4,9 Miliar Veteran Pejuang Kemerdekaan Terima Bantuan Wali Kota Palembang DPRD Lebak Dinilai Mandul Awasi Proyek Alun-alun Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

Nasional

Pengasuh Ponpes Al Mizan, Kiai Maman Gembira Kedatangan Sahabat Karib Cek Selengkapnya


					Keterangan Poto: Pondok Pesantren Al Mizan Jatiwangi Kedatangan Gus Miftah. Perbesar

Keterangan Poto: Pondok Pesantren Al Mizan Jatiwangi Kedatangan Gus Miftah.

Teropongistana.com

MAJALENGKA – Pondok Pesantren Al Mizan Jatiwangi, Majalengka, hari ini, Jumat (21/7), kedatangan mubaligh kenamaan, Gus Miftah.

Kehadiran Pengasuh Pesantren Ora Aji Sleman, itu disambut ribuan para siswa-siswi SLTA, SLTP dan Jamaah Fatayat Muslimat NU Majalengka.

Pengasuh Ponpes Al Mizan, Kiai maman, begitu gembira kedatangan sahabat karib nya ini.

Menurutnya, Gus Miftah adalah fenomena unik yang banyak membawa dampak positif. Maka wajar, imbuh Kiai Maman, sosok Gus Miftaf cepat mendapat sambutan besar dari publik Tanah Air.

“Alhamdulillah Al Mizan bisa dikunjungi oleh Gus Miftah yang kini sosoknya begitu digandrungi oleh masyarakat. Santri dan masyarakat begitu antusias mendengarkan pandangan-pandangan Gus Miftah khususnya tentang nilai kebangsaan,” kata Kiai Maman kepada wartawan.

Seperti biasanya, Gus Miftah, pada kesempatan itu menyampaikan tausiahnya tentang wawasan kebangsaan kepada para santri. Talk Show ini, pun diangkat untuk memberikan pemahaman tentang wawasan kebangsaan serta meningkatkan rasa nasionalisme kepada generasi milenial.

Guyonan serta cara dakwah Gus Miftah yang jadi ciri khasnya mampu membuat para santri Al Mizan dan juga masyarakat yang hadir terhanyut dengan isi ceramahnya. Sesekali Gus Miftah pun mengajak para jemaah untuk mendendangkan salawat, mengagungkan kebesaran Nabi Muhammad SAW.

Terakhir, Gus Miftah mengingatkan publik untuk hati-hati terhadap paparan paham radikalisme yang kini banyak beredar di tengah masyarakat. Menurutnya, salah satu ciri seseorang terpapar radikalisme adalah tidak mau menerima perbedaan dalam hal beragama.

Sebagai upaya untuk membentengi diri dari paparan radikalisme, pesan Gus Miftah antara lain adalah memberikan pemahaman keagamaan yang benar. Salah satu caranya adalah tidak keliru dalam memilih guru.

Baca Lainnya

Matahukum : Data di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah KPK Terkait Kasus Tambang

11 Januari 2026 - 10:13 WIB

Matahukum : Data Di Kemenhut Pintu Masuk Kejagung Gledah Kpk Terkait Kasus Tambang

PPBN RI–LVRI Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

10 Januari 2026 - 09:05 WIB

Ppbn Ri–Lvri Perkuat Warisan Nilai Kejuangan 1945

Audiensi Mandek, KOMPAS-R Ultimatum Kementerian PU Soal Proyek Rp9,6 Miliar

9 Januari 2026 - 18:06 WIB

Audiensi Mandek, Kompas-R Ultimatum Kementerian Pu Soal Proyek Rp9,6 Miliar
Trending di Nasional