Menu

Mode Gelap
Kapolresta Tangerang: Pancasila Tak Hanya Simbol, Tapi Fondasi Hidup Bernegara APK Kuliah Masih di Bawah 40 Presen, Anggota DPR Desak Pemerintah Perluas Akses Ikuti Jejak Ayah, Vanny Yulia Eka Sari Resmi Jabat Kabag TU Kejati Sumsel TNI Bantu Polri Tangani Begal, Anton Suratto: Tetap Berjalan Sesuai Koridor Hukum Rp1 Miliar untuk Pakaian Dinas, CBA Soroti Lonjakan Anggaran Gubernur Sherly Tjoanda Polres Serang dan DLH Bidik Aktor di Balik Limbah Cemplang

Nasional

Mantul, Kemenkumham RI Raih Opini WTP 14 kali Beruntun


					Keterangan foto : Menteri Hukum dan HAM Yassona laoly Raih Opini WTP 14 kali berturut-turut, (Jum'at, 4/8/2023) Perbesar

Keterangan foto : Menteri Hukum dan HAM Yassona laoly Raih Opini WTP 14 kali berturut-turut, (Jum'at, 4/8/2023)

Teropongistana.com, Jakarta – Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas pemeriksaan yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan Kemenkumham tahun 2022. Opini WTP ini merupakan capaian ke-14 kali secara berturut-turut sejak tahun 2009.

Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly meminta segenap jajaran Kemenkumham untuk mempertahankan opini WTP, serta menindaklanjuti temuan dan rekomendasi BPK. Yasonna tidak ingin ada temuan berulang pada pemeriksaan laporan keuangan tahun-tahun berikutnya.

Baca Juga : Kemenkumham RI Raih Penghargaan dengan Pengadaan ASN Terbaik 2023

“Masih ada temuan dan rekomendasi BPK yang harus diselesaikan dalam jangka waktu yang telah ditentukan. Temuan-temuan tersebut agar segera ditindaklanjuti agar tidak menjadi temuan berulang,” ujarnya di gedung Graha Pengayoman, Jumat (04/08/2023).

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tindak lanjut Kemenkumham terhadap temuan BPK per semester II tahun 2022 mencapai 91.8% dengan status telah sesuai rekomendasi. Angka ini lebih tinggi dari standar nasional yang berada di posisi 75%.

Yasonna mengatakan Kemenkumham terus berupaya mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan dan Barang Milik Negara (BMN).

Kemenkumham telah melakukan sejumlah langkah agar laporan keuangan Kemenkumham andal dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ini Juga : Kemenkumham dan Kemenkeu Temu Bisnis Tahap VI Tingkatkan Penggunaan Produk Lokal

“Kemenkumham melakukan langkah-langkah agar pengelolaan keuangan dan BMN transparan dan akuntabel.

Di antaranya meningkatkan kecermatan dan konsistensi dalam melakukan pengawasan dan pengendalian. Selain itu, meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,” tuturnya.

Kemenkumham juga melakukan penertiban, pengawasan dan pengendalian atas penatausahaan persediaan dan aset. Kemudian, Kemenkumham melakukan proses inventarisasi dan verifikasi atas properti investasi.

Langkah terakhir yang diambil Kemenkumham adalah koordinasi dengan pihak internal dan eksternal dalam rangka percepatan penyelesaian tindak lanjut dan rekomendasi.

Sementara itu Anggota I BPK RI, Nyoman Adhi Suryadnyana mengungkapkan BPK menemukan bahwa Kemenkumham terus melakukan pembenahan dari tahun ke tahun agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Pada laporan keuangan tahun 2022 BPK tidak menemukan permasalahan signifikan yang berdampak pada penilaian opini dari BPK.

Baca Ini : Menkumham RI Yasonna Laoly Hadiri Konferensi Dukungan Global di Oxford

“BPK tidak menemukan permasalahan signifikan yang berdampak pada penilaian kewajaran. Semua penyajian laporan keuangan telah sesuai SAP sehingga tahun 2022 Kemenkumham kembali mendapat opini WTP,” jelasnya. (Deni/red) 

Baca Lainnya

APK Kuliah Masih di Bawah 40 Presen, Anggota DPR Desak Pemerintah Perluas Akses

1 Juni 2026 - 21:41 WIB

Apk Kuliah Masih Di Bawah 40 Presen, Anggota Dpr Desak Pemerintah Perluas Akses

Ikuti Jejak Ayah, Vanny Yulia Eka Sari Resmi Jabat Kabag TU Kejati Sumsel

1 Juni 2026 - 20:58 WIB

Ikuti Jejak Ayah, Vanny Yulia Eka Sari Resmi Jabat Kabag Tu Kejati Sumsel

Rp1 Miliar untuk Pakaian Dinas, CBA Soroti Lonjakan Anggaran Gubernur Sherly Tjoanda

1 Juni 2026 - 19:12 WIB

Polemik Sherly Tjoanda Sebagai Siti Khadijah Istri Rasulullah Menuai Kecaman Para Ulama
Trending di Nasional